Minggu
03 Mei 2026 | 8 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Belum Terjamah PDAM, Warga Kedung Baruk Mengeluh ke Adi Sutarwijono

pdip-jatim-220218-awi-reses-1

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengungkapkan, masih ada perkampungan di Kota Pahlawan yang belum terjamah pipa saluran air bersih PDAM. Persoalan air bersih itu dia ketahui saat menggelar reses jaring aspirasi masyarakat di kawasan Rungkut, Rabu (17/2/2022).

Sejumlah warga yang hadir menyampaikan berbagai aspirasinya kepada Adi Sutarwijono. Selain masalah air bersih PDAM, mereka menyampaikan aspirasi terkait pagar makam, bedah rumah, penyediaan toilet sekolah PAUD, bayi stunting, dan hingga pengentasan pengangguran.

Penyediaan air bersih disampaikan perwakilan warga RW 4 Kedung Baruk. Dalam forum tersebut diungkapkan, jika kawasan itu sudah bertahun-tahun tidak terjamah oleh saluran pipa PDAM.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini mengatakan, tanpa jaringan pipa PDAN, kondisi ini menyulitkan warga setempat untuk mendapatkan air bersih.

“Setiap kali Pemilu mereka memberikan hak suara ke TPS, dan sekarang menjadi kewajiban kita untuk memenuhi permintaan warga ini,” tandas Adi Sutarwijono di Kota Surabaya, kemarin.

Soal pembangunan pagar makam yang menjadi permintaan warga, menurutnya, lokasi makam tersebut dekat saluran sungai. “Sekarang sudah dalam tahap pengerjaan,” bebernya.

Aspirasi lainnya, yaitu bedah rumah dan penyediaan toilet juga tak kalah pentingnya. “Saya akan bawa aspirasi masyarakat ini ke Pemerintah Kota Surabaya, terutama satuan-satuan kerja yang berkompeten terhadap masalah ini agar segera ditindak lanjuti,” kata Adi.

Menurutnya, Pemerintah Kota Surabaya sedang berupaya untuk mengentaskan pengangguran, yang jumlahnya bertambah di masa pandemi.

“Melalui berbagai program yang dilakukan secara berkesinambungan seperti job fair, kemudian UMKM di kampung-kampung yang didorong pertumbuhannya. Karena pengangguran ini hanya bisa diatasi dengan pertumbuhan ekonomi yang baik,” ujarnya.

Dirinya bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji, dan mantan Wali Kota Whisnu Sakti Buana, minta kader PDI Perjuangan aktif turun ke lapangan. Salah satu tugasnya, menemukan balita stunting, dan langsung dilaporkan ke kelurahan atau kecamatan untuk mendapatkan intervensi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Tinjau Pantai Bimo Banyuwangi, Soroti Sampah Pesisir dan Dorong Wisata Fishing Center

BANYUWANGI – Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T. Danaparamita, melakukan kunjungan serap aspirasi ke kawasan pesisir ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Kejar Paket A, B, C untuk Tingkatkan Lama Sekolah di Jatim

Sri Untari dorong program kejar paket A, B, C untuk tingkatkan lama sekolah di Jawa Timur yang masih 13,44 tahun. ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Apresiasi Peran Pesantren Al Ma’arif Udanawu Cetak Generasi Berkarakter

Bupati Blitar Rijanto apresiasi MA Ma’arif Udanawu dan Ponpes Al Ma’arif dalam mencetak generasi berkarakter dan ...
HEADLINE

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026. SURABAYA — ...
KABAR CABANG

Dialog Dengan KPU, DPC Tulungagung Tekankan Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilu Bersih

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menekan pentingnya pendidikan ...
LEGISLATIF

Hardiknas 2026, Untari Tegaskan Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Peka Masalah Sosial

Sri Untari tegaskan pendidikan harus lahirkan generasi peka sosial di Hardiknas 2026, bukan sekadar unggul ...