Kamis
15 Oktober 2026 | 9 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Belasan Ribu Data Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, Apa yang Terjadi?

IMG-20260120-WA0018_copy_605x400

MAGETAN – Anggota Komisi C DPRD Magetan, yang juga Wakil Ketua Bidang Politik, Pemerintahan, dan Kebijakan Publik DPC PDI Perjuangan Magetan Hendrad Subiyakto mendatangi Kantor BPJS.

Ini setelah dia mendapat aduan masyarakat kalau BPJS Kesehatan PBI (Penerima Bantuan Iuran) Pusat atau Daerah sudah tidak aktif.

“Setiap reses, kami mendapatkan aduan tersebut. Mereka yang awalnya menerima bansos namun BPJS PBI sudah tidak aktif,” kata Hendrad Subyakto, Selasa (20/1/2025).

Dia mencontohkan salah satu warga di dapilnya di Takeran, pada pertengahan Januari lalu BPJS Kesehatan PBI-nya masih aktif, namun beberapa hari lalu sudah nonaktif. Saat ini sedang mendapat perawatan di RS Soedono Madiun.

Atas problem warga miskin ini dirinya langsung mengklarifikasi ke kantor BPJS Magetan. Tujuannya, untuk mencarikan solusi bagi warga miskin yang BPJS Kesehatan dinonaktifkan.

“Sembari menunggu aktif kembali, untuk solusi BPJS-nya bisa mendaftar ke BPJS mandiri yang biaya 35 ribu rupiah,” katanya.

Selain solusi tersebut, Hendrad Subyakto mendorong pemkab untuk memaksimalkan kuota penerima bantuan. Pendataan masyarakat yang bisa masuk desil 1 sampai 5 harus dioptimalkan.

“Maksimalkan kuota agar mereka yang kualifikasi masuk dalam penerima bansos tercover BPJS,” katanya.

Sementara itu Kepala Kantor BPJS Kesehatan Magetan, Fathoni Irawan Fuat membenarkan hal ini. Menurut dia, data terakhir PBI mencapai 78 ribu orang. Namun, di Januari turun menjadi 68 ribu orang.

“Sekitar 10 ribu dinonaktifkan. Mereka ini termasuk kelompok di desil 6-10,” ungkapnya.

Desil 6-10 dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) merujuk pada kelompok masyarakat yang umumnya tidak menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial.

Fathoni menyarankan mereka yang dinonaktifkan tapi faktanya tergolong kelompok miskin untuk melapor ke kelurahan/desa agar bisa diusulkan kembali melalui dinas sosial. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...
EKSEKUTIF

Sanusi Siapkan Pendidikan Kesetaraan Gratis untuk 14.565 Anak Tidak Sekolah di Malang

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menyiapkan intervensi pendidikan kesetaraan yang dibiayai penuh melalui APBD untuk ...
KRONIK

Ina Ammania Desak Kasus Dugaan Kekerasan Seksual 13 Mahasiswi Unpas Diusut Transparan

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mendesak pengusutan transparan atas dugaan kekerasan seksual ...
EKSEKUTIF

Pasar Ngadiluwih Kediri Segera Buka 24 Jam, Siapkan 805 Lapak untuk Pedagang

KEDIRI – Pasar Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, segera beroperasi dengan konsep 24 jam setelah revitalisasinya hampir ...