Sabtu
05 September 2026 | 3 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini Cara Pemkot Madiun Ringankan Beban Masyarakat Terdampak Pandemi

pdip-jatim-maidi-bansos-070821-1

KOTA MADIUN – Pemkot Madiun terus melakukan tindakan nyata dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi covid-19. Berbagai bantuan terus disalurkan demi masyarakat, seperti yang dilakukan Wali Kota Madiun Maidi pada Sabtu (7/8/2021).

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini berkeliling memberikan bantuan dan santunan secara langsung kepada anak yatim, piatu, dan yatim piatu korban Covid-19, tukang becak, hingga PKL.

“Mereka ini kan sedang susah. Susah karena ditinggalkan anggota keluarga. Terlebih yang yatim piatu karena baru saja ditinggalkan kedua orang tuanya. Kita datang untuk memutus kesedihan mereka agar tidak berlarut-larut. Kita hibur sekaligus kita beri semangat. Jangan sampai malah terpuruk dan patah semangat,” beber Maidi, Minggu (8/8/2021).

Wali kota dari PDI Perjuangan ini ingin memutus kesedihan mereka dengan datang langsung memberikan bantuan dan santunan.

Berbeda dengan giat sebelumnya, kunjungan orang nomor satu di Kota Pendekar kali ini terkonsentrasi di wilayah Kecamatan Kartoharjo. Mulai di Kelurahan Pilangbango, Rejomulyo, Tawangrejo, Kelun, dan Kelurahan Kartoharjo.

Selain memberikan bantuan dan santunan, Maidi juga menyemangati anak yatim, piatu maupun yatim piatu yang masih bersekolah.

‘’Yang masih sekolah jangan sampai putus. Untuk tingkat SD, SMP sudah gratis. Tetapi tetap akan kita pantau terus untuk kebutuhan dan keperluan lainnya. Untuk yang saat ini kuliah, juga jampai sampai berhenti. Kita siapkan anggaran agar mereka tetap bisa menyelesaikan kuliahnya,’’ jelasnya sembari menyebut hasil pendataan ada 168 anak yatim, piatu, dan yatim piatu korban Covid-19.

Tidak hanya menyambangi anak yatim, piatu, dan yatim piatu, Maidi juga membagikan sembako kepada PKL dan tukang becak yang ditemui di pinggir jalan sembari berpesan kepada pedagang penerima bantuan untuk turut membantu sesama yang membutuhkan.

Caranya dengan menggratiskan makan dan minum warga sekitar yang membutuhkan. Pedagang tidak perlu takut merugi, karena sebagian bahan baku berjualan sudah dibantu pemerintah.

“Bantuan ini terus kita salurkan. Yang membutuhkan tetapi belum dapat silahkan melapor kepada RT atau ke kelurahan. Tapi yang benar-benar butuh. Masih ada stok logistik untuk masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya Wali Kota Maidi, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya juga melakukan hal yang sama. Politisi PDI Perjuangan ini rela memberikan seluruh gajinya demi membantu meringankan beban masyarakat.

Inda Raya juga secara door to door membagikan bantuan sembako kepada tenaga kesehatan (nakes), pasien yang sedang isoman, dan anak kos. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...