Rabu
14 Januari 2026 | 2 : 28

Begini, Aksi Peduli Lingkungan di Sela Reses Andreas di Kabupaten Malang

pdip-jatim-211024-andreas-reses-2

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengajak masyarakat Kabupaten Malang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Hal ini sebagai upaya membantu penyelamatan dunia dari ancaman bencana perubahan iklim.

“Sekecil apapun yang bisa kita lakukan untuk kelestarian lingkungan harus kita lakukan dari sekarang,” tandas Andreas di sela-sela kegiatan reses di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Sabtu (23/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut, legislator dari dapil Malang Raya ini juga menanam bibit pohon kelengkeng di salah satu lereng Sempadan Pantai Sendang Biru di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Selain itu juga dilakukan penandatanganan prasasti di area eco wisata Clungup Mangrove Conservation dan penyaluran bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) untuk pelestarian hutan mangrove peningkatan fasilitas pariwisata.

Andreas memaparkan, keberadaan hutan bisa menjadi aset yang bisa dijual ke perusahaan yang masih menghasilkan Co2 terlebih setelah disahkannya UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

“Indonesia berpeluang menjadi negara super power dalam perdagangan carbon. Untuk itu melalui konservasi hutan mangrove di Malang, kita gaungkan dari Malang untuk Indonesia dan dari Indonesia untuk dunia,” tegasnya.

Untuk itu, ujar Andreas, agar memiliki nilai tambah maka perlu dipikirkan pengembangan lebih luas dalam eco wisata Clungup Mangrove Conservation (MCM) misalnya untuk budidaya kepiting yang memiliki nlai ekonomis tinggi.

“Bisa juga dijadikan wisata edukasi dengan membuat pusat riset lingkungan di area hutan mangrove,” tambah dia.

Keberadaan MCM merupakan upaya sejak 16 tahun lalu yang dilakukan oleh masyarakat dalam wadah Yayasan Bhakti Alam Sendang Biru.

Kesadaran akan pemulihan lingkungan pesisir diawali tahun 2005 (81 ha hutan mangrove rusak), namun hingga saat ini, 77,7 hektare mangrove sudah berhasil dipulihkan dengan capaian nilai serapan karbon senilai 3.600 ton per hektar.

Selain itu, sumber daya alam yg makin lestari ini dijadikan sebagai sumber penghidupan bagi masyarakat lokal dan sebagai tempat belajar bagi para akademisi, praktisi, bahkan dijadikan percontohan bagi instansi terkait. (ace/pr)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Terkait Sistem Pilkada, Puan Maharani Pastikan Tetap Buka Komunikasi dengan Seluruh Fraksi di DPR

JAKARTA – PDI Perjuangan menolak sistem pilkada melalui DPRD. Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan ...
LEGISLATIF

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Ramadan, Eddy Paripurna Sebut Koordinasi Lintas Sektor Sangat Penting

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur minta pemerintah provinsi (Pemprov) terus menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

Soal Pilkada, Widarto: PDI Perjuangan Berkomitmen Jaga Kedaulatan Rakyat!

JEMBER – “Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berkomitmen menjaga kedaulatan rakyat!”. Demikian pernyataan Ketua ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan Laporan Kepada Rakyat

MAGETAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan menyampaikan “Laporan Kepada Rakyat Tahun 2025” sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

Dirikan Rumah Budaya, Rindu Rikat: Wujud Kontribusi PDIP dalam Pengembangan Seni Budaya Daerah

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kota Kediri berusaha mewujudkan komitmen memajukan seni dan budaya lokal sebagai bagian ...
KRONIK

Kalender Event 2026 Digelar di 27 Kecamatan, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menetapkan 110 kegiatan dalam Kalender Event 2026. ...