Rabu
12 Agustus 2026 | 10 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini, Aksi Peduli Lingkungan di Sela Reses Andreas di Kabupaten Malang

pdip-jatim-211024-andreas-reses-2

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengajak masyarakat Kabupaten Malang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Hal ini sebagai upaya membantu penyelamatan dunia dari ancaman bencana perubahan iklim.

“Sekecil apapun yang bisa kita lakukan untuk kelestarian lingkungan harus kita lakukan dari sekarang,” tandas Andreas di sela-sela kegiatan reses di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Sabtu (23/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut, legislator dari dapil Malang Raya ini juga menanam bibit pohon kelengkeng di salah satu lereng Sempadan Pantai Sendang Biru di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Selain itu juga dilakukan penandatanganan prasasti di area eco wisata Clungup Mangrove Conservation dan penyaluran bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) untuk pelestarian hutan mangrove peningkatan fasilitas pariwisata.

Andreas memaparkan, keberadaan hutan bisa menjadi aset yang bisa dijual ke perusahaan yang masih menghasilkan Co2 terlebih setelah disahkannya UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

“Indonesia berpeluang menjadi negara super power dalam perdagangan carbon. Untuk itu melalui konservasi hutan mangrove di Malang, kita gaungkan dari Malang untuk Indonesia dan dari Indonesia untuk dunia,” tegasnya.

Untuk itu, ujar Andreas, agar memiliki nilai tambah maka perlu dipikirkan pengembangan lebih luas dalam eco wisata Clungup Mangrove Conservation (MCM) misalnya untuk budidaya kepiting yang memiliki nlai ekonomis tinggi.

“Bisa juga dijadikan wisata edukasi dengan membuat pusat riset lingkungan di area hutan mangrove,” tambah dia.

Keberadaan MCM merupakan upaya sejak 16 tahun lalu yang dilakukan oleh masyarakat dalam wadah Yayasan Bhakti Alam Sendang Biru.

Kesadaran akan pemulihan lingkungan pesisir diawali tahun 2005 (81 ha hutan mangrove rusak), namun hingga saat ini, 77,7 hektare mangrove sudah berhasil dipulihkan dengan capaian nilai serapan karbon senilai 3.600 ton per hektar.

Selain itu, sumber daya alam yg makin lestari ini dijadikan sebagai sumber penghidupan bagi masyarakat lokal dan sebagai tempat belajar bagi para akademisi, praktisi, bahkan dijadikan percontohan bagi instansi terkait. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...