Selasa
15 September 2026 | 7 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Basarah: Tenaga Medis Ikut Pertaruhkan Nyawa, Jangan Kucilkan Mereka!

pdip-jatim-tenaga-medis-corona-1

JAKARTA – Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah berharap masyarakat menghentikan stigmatisasi terhadap tenaga medis yang menangani pasien virus Corona (Covid-19).

Menurut Basarah, tenaga medis tak hanya sangat berjasa bagi bangsa dan negara atas dedikasi merawat dan menyembuhkan pasien Covid-19, tapi juga layak disebut pahlawan.

Karena itu, sebut Basarah, peran para tenaga medis seharusnya dihormati dan diapresiasi setinggi-tingginya karena dalam kondisi seperti ini. Mereka ikut mempertaruhkan nyawa saat berada di garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19.

“Masyarakat hendaknya memberikan dukungan dengan menunjukkan rasa empati dan simpati, bukan malah mengucilkan dan mengusir mereka,” kata Basarah, Jumat (1/5/2020).

Pria yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengaku prihatin melihat sejumlah besar penolakan warga di berbagai daerah terhadap tenaga medis, khususnya tenaga perawat, untuk tinggal di tengah masyarakat.

Misalnya yang terjadi atas tiga perawat RSUD Bung Karno Solo, Jawa Tengah. Ketiganya diusir oleh induk semang dari tempat mengontrak rumah di kawasan Grogol, Sukoharjo.

Peristiwa serupa juga terjadi Malang, Jakarta, Palembang, Gorontalo, Yogyakarta, dan Bandung.

Para perawat itu, sebut Basarah, pasti melaksanakan tugas mereka dengan protokol kesehatan yang ketat, mulai mengenakan alat perlindungan diri secara maksimal dan berdisiplin.

“Mereka juga tak mau terpapar Covid-19. Jadi mari gunakan hati nurani kita dengan baik, perlakukan mereka layaknya pahlawan,” ajaknya.

Dia menyebut, penolakan terhadap para tenaga medis terjadi karena dua sebab. Pertama, masyarakat kurang paham terkait penularan virus.

Kedua, informasi mengenai Covid-19 lebih banyak diisi dari sisi negatif, sehingga menimbulkan rasa takut yang berlebihan di tengah masyarakat.

“Akibat kombinasi dua faktor itu, muncul proses stigmatisasi bukan saja terhadap penderita Covid-19 tapi juga terhadap mereka yang berada di garis depan merawat dan menyembuhkan para pasien Covid-19 itu,” tutur Basarah.

Dia minta pemerintah, relawan, media massa, serta pihak-pihak terkait untuk lebih banyak mengedukasi publik dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik. Secara khusus terkait penularan dan pencegahan Covid 19, dan tentang peran dan sumbangsih para tenaga medis.

Edukasi dapat dilakukan lewat dialog di media televisi dan radio, iklan di media cetak, pamphlet dan brosur. Basarah menambahkan ada banyak cara yang intinya melarang stigmatisasi terhadap para pasien dan tenaga medis Covid-19.

“Kita adalah bangsa agamis. Agama-agama yang kita anut semuanya mengajarkan kebaikan. Mengusir para perawat itu melawan hati nurani, bukan kebaikan. Seharusnya bukan perawat yang diusir dan dijauhi, tapi bagaimana kita bergotong-royong mengusir virus dari bumi Indonesia,” ujar Sekretaris Dewan Penasihat PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) itu.

Dia menyarankan pemerintah sambil melakukan edukasi juga menyiapkan rumah singgah sementara waktu bagi tenaga medis. Seperti dilakukan Kementerian Riset dan Teknologi yang mengalihfungsikan bangunan di Gedung Wisma Tamu Puspiptek menjadi rumah singgah bagi tenaga kesehatan di Tangerang Selatan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...