Selasa
09 Juni 2026 | 10 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Basarah: Penyebar Propaganda Ganti Pancasila Hanya Ingin Pecah Belah Bangsa

pdip-jatim-basarah-250820

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menegaskan elemen masyarakat yang gemar menyebar propaganda untuk mengganti ideologi Pancasila dan bentuk NKRI perlu diwaspadai. Sebab tujuannya hanya ingin memecah belah bangsa Indonesia.

“Kita berkewajiban senantiasa menjaga kemerdekaan bangsa Indonesia hanya di atas lima sila Pancasila, dan tidak boleh diganti dengan ideologi yang lain,” tandas Basarah.

Hal ini dia sampaikan dalam Sosialisasi Empat Pilar untuk para anggota komunitas otomotif di  Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2020).

Basarah mengingatkan Pancasila adalah dasar dan ideologi negara yang sesuai dengan kepribadian bangsa dengan beragam suku, agama, etnis dan bahasa agar tetap bersatu.

“Dasar dan ideologi mahakarya pendiri bangsa yang diwariskan kepada kita sejak Indonesia merdeka hingga saat ini adalah Pancasila. Ini adalah ideologi negara yang harus kami rawat, kami jaga, dan kami amalkan,” katanya.

Hancurnya negara-negara lain yang gagal mengelola perbedaan, sebut dia, akhirnya berkutat dalam penyelesaian konflik saudara atau bahkan akhirnya bubar dan tinggal nama dalam peta dunia.

Agar tidak mengalami kehancuran akibat perang saudara seperti terjadi di negara-negara lain, ajak legislator dari dapil Malang Raya ini, bangsa Indonesia harus kokoh berpedoman dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

“Hanya Pancasila-lah dasar dan ideologi yang cocok dan mempersatukan bangsa Indonesia,” sebutnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan itu menambahkan, negara yang berpegang teguh pada falsafah bangsa mereka sendiri akan menjadi bangsa yang besar.

Selain itu, Ahmad Basarah mengingatkan bangsa yang mengabaikan sejarah bangsa sendiri dan tidak mampu menyiapkan masa depannya dengan baik akan berujung pada kehancuran.

“Negara yang gagal mengelola dengan baik perbedaan masyarakatnya akan tercabik-cabil dalam perang saudara dan banyak yang akhirnya tinggal nama dalam peta dunia,” terang Basarah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Beramai-ramai Sidak Tambang Sayutan, Pemprov Jatim Janji Penghentian Sementara

MAGETAN – Komisi D DPRD Kabupaten Magetan bersama tim gabungan Pemerintah Kabupaten Magetan dan Dinas Energi dan ...
LEGISLATIF

SPMB, DPRD Ngawi Pantau Ketat dan Buka Layanan Pengaduan

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi memberi perhatian serius terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru ...
KRONIK

Bupati Lukman Evaluasi Menyeluruh Kondisi Pasar Tradisional, Hadirkan Pelayanan Baik untuk Masyarakat

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus berupaya meningkatkan kualitas pasar tradisional sebagai ...
KABAR CABANG

Liga Kampung Bung Karno Jadi Cikal Bakal Pencarian Bibit Unggul Sepak Bola Bondowoso

Liga Kampung Bung Karno resmi bergulir di Bondowoso sebagai ajang pembinaan dan pencarian bibit unggul sepak bola ...
KABAR CABANG

Selendang Semanggi Resmi Hadir di Tunjungan, Ikon Kuliner Surabaya Kian Mendunia

Kuliner khas Surabaya, semanggi, kini memiliki pusat kuliner permanen di Jalan Tunjungan. Kehadiran Selendang ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno, Kader PDIP Kota Madiun Nyekar Makam Pahlawan 

MADIUN – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar ziarah dan tabur bunga ...