Kamis
20 Agustus 2026 | 7 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Teratas sebagai Kabupaten Berkinerja Terbaik

pdip-jatim-anas-and-jokowi
Bupati Abdullah Azwar Anas saat menerima penghargaan dari Presiden Jokowi karena dinilai berhasil mengembangkan sektor pertanian pada Mei 2017 lalu.

BANYUWANGI – Kemendagri menetapkan Banyuwangi sebagai peringkat pertama kabupaten/kota dengan kinerja terbaik di Indonesia. Penetapan status ”sangat tinggi” itu sesuai Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) Kemendagri tahun 2019 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Banyuwangi.

Evaluasi terhadap 541 kabupaten/kota itu dilakukan Kemendagri sebagai proses monitoring dan evaluasi untuk mengukur tingkat keberhasilan Pemda dalam penerapan prinsip otonomi daerah dan penyelenggaraan urusan pemerintahan. Banyuwangi meraih nilai skor tertinggi 3,5592.

Direktur Evaluasi Kinerja Pemerintahan Daerah dan Peningkatan Kapasitas Daerah Kemendagri Dr. Akbar Ali mengatakan, evaluasi LPPD dilakukan pada enam urusan pemerintahan. Seperti pendidikan, kesehatan, PUPR, pertanian, pariwisata hingga urusan penanganan kemiskinan.

Dari enam indikator tersebut, dirinci lagi lebih detail menjadi 800 lebih indikator kinerja daerah yang menjadi poin penilaian.

“Ini menunjukkan, kinerja Banyuwangi berjalan terukur. Banyuwangi juga sukses mensinergikan program pembangunannya dengan program provinsi dan Nawacita nasional,” ujar Akbar.

Dia menjelaskan, penilaian kinerja yang tinggi juga menunjukkan Banyuwangi mampu melaksanakan reformasi birokrasi, baik aspek reorientasi, reorganisasi, maupun restrukrurisasi. “Intinya, Pemkab Banyuwangi sudah berada di rel good governance yang benar,” terangnya.

Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan terima kasih atas penilaian terbaik yang diraih Banyuwangi. Anas menyebut, prestasi itu merupakan hasil kerja dan sinergi segenap perangkat daerah bersama elemen masyarakat.

“Ujung dari pembenahan-pembenahan yang dilakukan di Banyuwangi tentu bukan penghargaan, tapi setidaknya penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan ke depan,” kata Anas, kemarin.

“Terima kasih kepada Mendagri dan Gubernur Jatim Bu Khofifah yang memberikan bimbingan kepada Banyuwangi dalam menjalankan program-program pembangunan. Selamat juga kepada Gubernur Jatim dan jajarannya yang juga meraih peringkat tertinggi kategori pemerintahan provinsi,” ucapnya.

Secara bertahap, hasil evaluasi kinerja Pemkab Banyuwangi terus menanjak. Pada 2010 di posisi 156 dari seluruh daerah di Tanah Air, meningkat ke posisi 20 pada 2015, lalu 2016 di posisi 16, 2017 di posisi ke-6, hingga tahun 2018 lalu di rangking 4.

“Alhamdulillah, setiap tahun peringkat kinerja terus meningkat. Tahun ini bisa peringkat pertama. Ini menunjukkan program yang kami susun tidak hanya berkutat pada rutinitas, tapi juga inovasi dengan kinerja yang terukur,” ujar dia.

Dampak kinerja dan program pembangunan terhadap perekonomian warga Banyuwangi pun cukup positif. Kemiskinan berhasil diturunkan ke level 7,52 persen, padahal sebelumnya selalu di atas dua digit.

Pendapatan per kapita warga melonjak menjadi Rp 51,80 juta per orang per tahun dibanding awalnya Rp20 juta. PDRB juga terus naik menjadi Rp 83,61 triliun dari sebelumnya Rp 32,46 triliun. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...
HEADLINE

Banteng Jatim Pesta 6 Gol, Lolos Semifinal Soekarno Cup dan Bidik Juara Lagi

SURABAYA – Banteng Jawa Timur (Jatim) tampil menggila di babak perempat final Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Benahi Perizinan Aset Daerah Usai Polemik Izin Alun-Alun

MAGETAN — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito: Toleransi Beragama di Sekolah Harus Diteruskan Antar Generasi

Mas Dhito berpesan agar semangat toleransi antarumat beragama di sekolah terus dijaga dan diwariskan kepada ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Pergub Dipercepat agar Perda Tak Mandek di Aturan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur menekankan pentingnya percepatan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai aturan ...
LEGISLATIF

Martin Dorong Pemprov Jatim Bangun Cadangan Air di Wilayah Rawan Kekeringan Bondowoso

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, mendesak Pemprov Jatim mengubah pola penanganan ...