Minggu
19 Juli 2026 | 12 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Perluas Jemput Bola Layanan Kesehatan dengan Pemeriksaan USG dan Jantung

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-06022025.

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus mengintensifkan program jemput bola layanan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tidak hanya memberikan layanan kesehatan dasar, pemkab juga rutin menggelar pemeriksaan USG bagi ibu hamil serta pemeriksaan jantung di desa-desa.

Salah satunya layanan pemeriksaan kesehatan serta USG gratis bagi ibu-ibu hamil yang dilaksanakan di desa-desa. Seperti yang terlihat saat pelaksanaan program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) di Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh, Kamis (6/2/2025).

“Sebenarnya di setiap puskesmas di Banyuwangi sudah ada layanan USG untuk ibu hamil, namun kadang ada yang merasa jauh untuk periksa ke puskesmas. Jadi, kami gelar di desa untuk memudahkan mereka periksa,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat ngantor di Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh.

Program Ngantor di Desa dilakukan Bupati Ipuk sejak 2021. Saat ngantor di desa, Ipuk membuka ratusan layanan pemerintahan untuk memudahkan warga desa setempat dan sekitarnya. Mulai pengurusan dokumen kependudukan, pajak daerah, kesehatan gratis, konsultasi hukum, hingga pengurusan ijin usaha mikro.

“Tidak semua warga bisa mengakses layanan online, dan tidak semua warga memiliki kesempatan untuk mengakses ke kota. Jadi, kami memberikan pilihan dengan mendekatkan layanan ke desa-desa,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, menambahkan bahwa jemput bola layanan kesehatan juga hadir di desa-desa dengan tingkat kasus penyakit tidak menular (PTM) tinggi, seperti hipertensi, jantung dan stroke.

Di daerah yang PTM-nya tinggi, imbuhnya, secara berkala didatangkan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (Sp.JP) untuk memberikan layanan sekaligus sharing kepada dokter dan tenaga kesehatan di puskesmas setempat.

“Banyak warga yang memanfaatkan layanan pemeriksaan jantung di desa ini. Pasiennya meluber juga. Jadi, rutin memang akan kami gelar,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. ...
HEADLINE

PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli, Simbol Perjuangan Demokrasi dan Tolak Kekerasan Negara

PDI Perjuangan akan meresmikan Monumen Kudatuli pada 27 Juli 2026 sebagai simbol penghormatan terhadap pejuang ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Organisasi Pencak Silat Kedepankan Rasaning Ati dan Persaudaraan

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi mengajak seluruh organisasi pencak silat mengedepankan rasaning ati, menjaga ...
KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Minta Aspirasi Reses Menjadi Pijakan Utama dalam Penyusunan Kebijakan

SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, meminta semua aspirasi masyarakat harus jadi pijakan utama dalam ...