Selasa
08 September 2026 | 12 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Perluas Jemput Bola Layanan Kesehatan dengan Pemeriksaan USG dan Jantung

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-06022025.

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus mengintensifkan program jemput bola layanan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tidak hanya memberikan layanan kesehatan dasar, pemkab juga rutin menggelar pemeriksaan USG bagi ibu hamil serta pemeriksaan jantung di desa-desa.

Salah satunya layanan pemeriksaan kesehatan serta USG gratis bagi ibu-ibu hamil yang dilaksanakan di desa-desa. Seperti yang terlihat saat pelaksanaan program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) di Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh, Kamis (6/2/2025).

“Sebenarnya di setiap puskesmas di Banyuwangi sudah ada layanan USG untuk ibu hamil, namun kadang ada yang merasa jauh untuk periksa ke puskesmas. Jadi, kami gelar di desa untuk memudahkan mereka periksa,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat ngantor di Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh.

Program Ngantor di Desa dilakukan Bupati Ipuk sejak 2021. Saat ngantor di desa, Ipuk membuka ratusan layanan pemerintahan untuk memudahkan warga desa setempat dan sekitarnya. Mulai pengurusan dokumen kependudukan, pajak daerah, kesehatan gratis, konsultasi hukum, hingga pengurusan ijin usaha mikro.

“Tidak semua warga bisa mengakses layanan online, dan tidak semua warga memiliki kesempatan untuk mengakses ke kota. Jadi, kami memberikan pilihan dengan mendekatkan layanan ke desa-desa,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, menambahkan bahwa jemput bola layanan kesehatan juga hadir di desa-desa dengan tingkat kasus penyakit tidak menular (PTM) tinggi, seperti hipertensi, jantung dan stroke.

Di daerah yang PTM-nya tinggi, imbuhnya, secara berkala didatangkan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (Sp.JP) untuk memberikan layanan sekaligus sharing kepada dokter dan tenaga kesehatan di puskesmas setempat.

“Banyak warga yang memanfaatkan layanan pemeriksaan jantung di desa ini. Pasiennya meluber juga. Jadi, rutin memang akan kami gelar,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...
KRONIK

Widarto Tolak Utang Rp786 Miliar, Warga Hadiahi Tumpeng

JEMBER – Sepotong tumpeng dibawa warga ke gedung DPRD Jember pada Senin (7/9/2026). Tumpeng tersebut untuk ...
LEGISLATIF

DPRD dan Pemkab Magetan Sepakati KUA-PPAS Perubahan 2026, Porsi Sektor Infrastruktur Terbesar

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan bersama Pemerintah Kabupaten Magetan resmi ...
LEGISLATIF

Anggaran KONI Belum Jelas, DPRD Kota Blitar Desak Wali Kota Segera Bertindak

BLITAR – DPRD Kota Blitar mendesak Wali Kota segera mencarikan solusi atas persoalan anggaran KONI Kota Blitar. ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Run Diikuti 1.700 Pelari, Dewi Dorong Jadi Sport Tourism Unggulan

Sebanyak 1.700 pelari mengikuti Kediri Run di SLG. Pemkab Kediri mendorong event tersebut berkembang menjadi daya ...
EKSEKUTIF

Bupati Sanusi Perketat Pengawasan MBG, Pengelola SPPG Wajib Lapor Real-Time

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi memperingatkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak ...