Selasa
07 Juli 2026 | 4 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyak ASN Sakit, Bupati Maryoto Instruksikan WFO Hanya 25 Persen

pdip-jatim-maryoto-120721

TULUNGAGUNG – Bupati Maryoto Birowo menginstruksikan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Tulungagung untuk bekerja di kantor hanya 25 persen. Instruksi ini menyusul semakin banyaknya ASN yang sakit dan terkonfirmasi Covid-19.

“Saat ini banyak ASN kita yang sakit. Karena itu, untuk WFO (work from office) tidak lagi 50 persen bagi OPD yang jumlah ASN-nya banyak, tetapi sudah 25 persen,” ungkap Bupati Maryoto di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (12/7/2021).

Menurut kader PDI Perjuangan ini, WFO 25 persen bagi OPD dengan jumlah ASN banyak di lingkungan Pemkab Tulungagung tersebut akan berlaku mulai Selasa (13/7/2021). “Jadi besok sudah saya instruksikan dimulai,” tandasnya.

Pihaknya mengakui pula jika wafatnya Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Tulungagung, Haryo Dewanto Wicaksono (Yoyok) setelah terkonfirmasi Covid-19.

Meski Pemkab Tulungagung sudah berupaya semaksimal mungkin dalam memproteksi dengan penerapan protokol kesehatan ketat mulai tingkat staf sampai pejabat eselon II. “Ya ada indikasinya (terkonfirmasi positif Covid-19) begitu,” beber Maryoto.

Yoyok yang selama ini menderita sakit ginjal meninggal dunia pada Minggu (11/7/2021) pukul 21.15 WIB setelah mendapat perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung.

Sebelumnya, di hari yang sama pada pukul 18.00 WIB, Kabid Pasar Disperindag Kabupaten Tulungagung, Junaedi, juga meninggal dunia.

Menurut Maryoto, jabatan Kepala Dindikpora Kabupaten Tulungagung yang ditinggal Yoyok segera diisi pejabat pelaksana tugas (Plt). Apalagi untuk jabatan Sekretaris Dindikpora Kabupaten Tulunaggung juga belum terisi.

“Nanti kan banyak ada Asisten Sekda, ada siapa yang eselon II, nanti kita posisikan di sana (sebagai Plt Kepala Dindikpora),” sambung dia.

Dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Tulungagung, imbuh Maryoto, saat ini sedang diupayakan penambahan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di seluruh fasilitas kesehatan. Termasuk di Puskesmas.

“Ini juga sudah ditambah Rusunawa Jepun dan dioptimalkan lagi kampung tangguh. Untuk sementara 10 puskesmas penyangga masih mampu menampung. Kalau sudah tidak bisa menampung akan ditambah lagi puskesmas penyangga,” pungkasnya. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Kota Pasuruan Gelar Rakorcab Sosialisasi Pembentukan Ranting

KOTA PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Pasuruan mulai mematangkan konsolidasi organisasi ...
LEGISLATIF

DPRD Bondowoso Desak Penambahan Pos Damkar, Respons Kebakaran Dinilai Belum Optimal

Komisi I DPRD Bondowoso mendesak pemerintah daerah menambah pos dan armada pemadam kebakaran setelah insiden ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Batu Perkuat Penegakan Kode Etik, Khamim Pimpin Pansus Tata Beracara BK

DPRD Kota Batu mulai menyusun regulasi baru tentang Kode Etik dan Tata Cara Beracara Badan Kehormatan. Pansus yang ...
SEMENTARA ITU...

Persinga Promosi ke Liga 3, Mas Antok Minta Warga Berikan Dukungan dan Doa

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ngawi untuk terus memberikan ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Satu Data RTLH Harus Jadi Dasar Kebijakan, Bukan Sekadar Pendataan

Komisi D DPRD Jawa Timur mendorong pemerintah menjadikan Satu Data Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai dasar ...
KABAR CABANG

Di Ujung Tanjakan Candijati, Ambulans Gratis Mengantar Harapan bagi Holimatus

SIRENE ambulans memecah sunyi pagi di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Jember, Senin (6/7/2026). Namun perjalanan ...