Jumat
23 Januari 2026 | 8 : 28

Bantuan untuk Warga Kota Mojokerto Tak Kunjung Terealisasi, Ery: Pemkot Jangan Tunggu Bantuan Pusat dan Provinsi

PDIP-Jatim-Ery-10082021

MOJOKERTO – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti, kembali mengingatkan Wali Kota Mojokerto agar segera merealisasikan bantuan bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19. Menurutnya, Pemerintah Kota tidak harus menunggu bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi. Pemkot harus mempunyai solusi untuk membantu warganya yang sedang susah.

“Selama anggarannya tersedia mestinya bantuan itu tidak menjadi persoalan, misalnya kita dapat melalukan penundaan terkait pembangunan fisik yang tidak begitu urgent,” ujar Ery Purwanti saat membacakan Pandangan Umum Fraksi pada Rapat Paripurna di hadapan Wali Kota Mojokerto, Selasa (10/8/2021).

“Karena bagaimanapun juga keselamatan jiwa manusia harus kita kedepankan daripada membangun sesuatu yang tidak urgent dilakukan saat pandemi masih marak,” tambah Ery.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menekankan agar Wali Kota Mojokerto berani mengambil kebijakan dengan menggelontorkan dana APBD untuk seluruh warga Kota Mojokerto.

“Total KK di Kota Mojokerto ini hanya 46.041. Saya kira cukuplah untuk memberi bantuan 1 sampai 2 juta perkepala keluarga atau kalau tidak mampu bisa disesuaikan dengan kemampuan anggaran kita,” bebernya.

Pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak juga tak luput dari perhatiannya. Di hadapan Wali Kota dan seluruh anggota DPRD Kota Mojokerto, Ery meminta Pemkot memberi ganti untung pada PKL yang terdampak pemberlakuan PPKM, baik sejak PPKM darurat sampai PPKM level 4 yang sampai saat ini masih berjalan.

“Utamanya untuk PKL yang berjualan di malam hari. Mereka tentu sangat merasakan dampak pemberlakuan PPKM. Kami meminta agar Wali Kota bisa memberikan bantuan 2 sampai 3 juta untuk PKL tersebut,” terangnya.

Tak hanya pemberian vitamin, masker untuk warga, Ery juga menekankan agar pemerintah bisa memberi insentif pada tenaga kesehatan yang bertugas.

“Kita sebelumnya telah menyepakati dalam rapat ada pemberian vitamin juga masker, ini belum terealisasi. Pemberian insentif nakes yang bertugas itu jangan dilupakan, segera ambil tindakan,” tegasnya.

Sementara itu, fraksi PDI Perjuangan juga menanyakan urgensi dari pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang mencapai 100 Milyar.

“Apa urgensinya ambil pinjaman sebesar itu? Ini harus betul-betul dikaji. Pengambaliannya dibebankan pada APBD selama 5 tahun loh ini. Kalau gak dikaji bener, ya ajor (hancur, red),” tutup politisi perempuan ini. (arul/set)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

HUT ke-79 Megawati, DPC Gresik Tanam Pohon dan Tumpengan Bersama Rakyat

GRESIK – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (H.C.) Megawati ...
HEADLINE

Peringati HUT ke-79 Megawati, PDIP Jatim Gelar Aksi “Merawat Pertiwi” Serentak di 38 Kabupaten/Kota

SURABAYA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum PDI ...
KABAR CABANG

Peringati Ultah Ketua Umum, Banteng Jember Potong Tumpeng di Bantaran Sungai Bedadung

JEMBER – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof DR (H.C) Megawati Soekarnoputri, DPC ...
KRONIK

Merawat Pertiwi, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kali Konang

LAMONGAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan. ...
KABAR CABANG

Selaras dengan RPJPD, DPC PDI Perjuangan Trenggalek Tanam Pohon Peringati HUT ke-79 Megawati

TRENGGALEK – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Prof. Dr. (H.C) Hj. Megawati Soekarnoputri, Presiden kelima RI ...
KABAR CABANG

DPC Kota Malang Tanam Pohon Sukun, Amithya: Kado Hijau untuk Ultah Ibu Megawati

MALANG – Memperingati HUT ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, DPC PDIP Kota ...