Senin
20 Juli 2026 | 8 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Tulungagung Bagikan Ribuan Paket Sembako untuk Tukang Becak hingga Warga Kurang Mampu

pdip jatim 230419 sembako tulungagung 1

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Tulungagung membagikan ribuan paket sembako untuk masyarakat kurang mampu, Rabu (19/4/2023).

Pembagian sembako yang dilaksanakan serentak di 19 kecamatan itu juga menyasar tukang becak hingga tokoh masyarakat di masing-masing wilayah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung Susilowati mengatakan, sebanyak 2.375 paket sembako telah disalurkan secara serentak kepada masyarakat Tulungagung yang tersebar di seluruh Desa.

Menurutnya, paket sembako adalah bantuan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang disalurkan melalui DPC dan 19 PAC yang ada di Kabupaten Tulungagung.

“Penyaluran sembako dari DPD ini, kita melibatkan PAC se- Tulungagung,” kata Susi sapaan Susilowati di Tulungagung.

Meski jumlahnya tidak banyak, Susi berharap, bantuan paket sembako tersebut bisa membahagiakan warga yang sedang menjalani ibadah puasa sehingga semuanya bisa meraih berkah Ramadhan tahun ini.

Selain itu, penyaluran bantuan paket sembako merupakan bentuk komitmen partai untuk menjawab permasalahan masyarakat serta sebagai salah bukti nyata pengabdian partai pada masyarakat.

“Paket sembako ini dibagikan secara serentak kepada warga kurang mampu yang ada di masing-masing desa di Kabupaten Tulungagung,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Sodik Purnomo menambahkan, paket sembako yang telah disalurkannya diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Menurutnya, penyaluran paket sembako adalah salah satu bentuk implementasi serta menjaga semangat gotong royong yang sudah menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Prinsip gotong royong yang sudah mengakar ini, sudah terbukti mampu menjadi jalan bangsa Indonesia dalam menghadapi situasi apapun. Sehingga prinsip gotong harus terus dilestarikan.

“Gotong royong sebagai watak asli berdirinya bangsa kita, wajib terus dijaga dan dilestarikan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Sodik berharap, budaya gotong royong yang sudah menjadi jati diri bangsa Indonesia jangan sampai hilang dan kalah dengan ideologi transnasional yang bertolak belakang dengan ideologi bangsa Indonesia. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Rampung Sebelum 17 Agustus

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 ...
KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...