Kamis
17 September 2026 | 10 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Nganjuk Siap Kawal, Tatit: Jangan Sampai Lahan Produktif Jadi Industri

pdip-jatim-tatit-170321

NGANJUK – Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono S.Sos mengapresiasi para petani yang tergabung dalam KTNA (Kelompok Tani Nelayan Andalan). Pasalnya, di masa sulit akibat pandemi Covid-19, mereka tetap semangat menjalin tali silaturahmi dan berdiskusi. 

Ketua KTNA Kabupaten Nganjuk Sugito mengatakan, pihaknya rutin mengadakan pertemuan. Selain silaturahmi, para petani KTNA berdiskusi terkait dengan pengembangan usaha pertanian.

Pertemuan terakhir, sebut Sugito, digelar di Kecamatan Ngluyu pada Minggu (14/3/2021) lalu. Dalam pertemuan itu, kata Sugito, juga dihadiri Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono.

“Suatu kehormatan bagi kami para kelompok tani, dengan kedatangan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk. Saya mewakili teman-teman mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Tatit dan sangat mengapresiasi kehadirannya dalam kegiatan KTNA,” kata Gito, Selasa (16/3/2021).

Dia mengatakan, pada dasarnya para kelompok tani tergabung dalam KTNA ataupun kelompok yang lain ingin diayomi serta difasilitasi. Perlu diketahui bahwa di Kabupaten Nganjuk ada 1.300-an kelompok tani.

Selaku Ketua DPRD, Tatit mengatakan siap memback-up dan memfasilitasi apa-apa yang dibutuhkan petani asalkan sesuai dengan LPJM yang dilakukan oleh Bupati Nganjuk.

Dia mencontohkan KING (Kawasan Industri Nganjuk) yang masuk dalam lima proyek strategis nasional (PSN), itu nantinya akan berdampak pada lahan pertanian.

Menurutnya, untuk King 1 akan memakan lahan 300 hektar, sedangkan King 2 akan memakan lahan kurang lebih 400 hektar. 

“Oleh sebab itu, yang pertama, untuk penentuan lokasi harus bisa melihat daerah mana yang kurang produktif. Yang kedua bisa dilakukan dengan bekerja sama dengan Perhutani seperti yang dilakukan pada Bendungan Semantok,” kata pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk ini.

Menurutnya, Nganjuk adalah salah satu penyangga lumbung pangan Jawa Timur. Karena itu, kata Tatit, untuk daerah-daerah yang produktif harus diproteksi.

Pihaknya siap mengawal agar jangan sampai lahan-lahan produktif menjadi lahan industri. Tatit juga menginstruksikan kepada Fraksi PDI Perjuangan DPRD setempat untuk.mengawal sesuai dapilnya masing-masing. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...