Selasa
28 April 2026 | 11 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Nganjuk Siap Kawal, Tatit: Jangan Sampai Lahan Produktif Jadi Industri

pdip-jatim-tatit-170321

NGANJUK – Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono S.Sos mengapresiasi para petani yang tergabung dalam KTNA (Kelompok Tani Nelayan Andalan). Pasalnya, di masa sulit akibat pandemi Covid-19, mereka tetap semangat menjalin tali silaturahmi dan berdiskusi. 

Ketua KTNA Kabupaten Nganjuk Sugito mengatakan, pihaknya rutin mengadakan pertemuan. Selain silaturahmi, para petani KTNA berdiskusi terkait dengan pengembangan usaha pertanian.

Pertemuan terakhir, sebut Sugito, digelar di Kecamatan Ngluyu pada Minggu (14/3/2021) lalu. Dalam pertemuan itu, kata Sugito, juga dihadiri Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono.

“Suatu kehormatan bagi kami para kelompok tani, dengan kedatangan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk. Saya mewakili teman-teman mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Tatit dan sangat mengapresiasi kehadirannya dalam kegiatan KTNA,” kata Gito, Selasa (16/3/2021).

Dia mengatakan, pada dasarnya para kelompok tani tergabung dalam KTNA ataupun kelompok yang lain ingin diayomi serta difasilitasi. Perlu diketahui bahwa di Kabupaten Nganjuk ada 1.300-an kelompok tani.

Selaku Ketua DPRD, Tatit mengatakan siap memback-up dan memfasilitasi apa-apa yang dibutuhkan petani asalkan sesuai dengan LPJM yang dilakukan oleh Bupati Nganjuk.

Dia mencontohkan KING (Kawasan Industri Nganjuk) yang masuk dalam lima proyek strategis nasional (PSN), itu nantinya akan berdampak pada lahan pertanian.

Menurutnya, untuk King 1 akan memakan lahan 300 hektar, sedangkan King 2 akan memakan lahan kurang lebih 400 hektar. 

“Oleh sebab itu, yang pertama, untuk penentuan lokasi harus bisa melihat daerah mana yang kurang produktif. Yang kedua bisa dilakukan dengan bekerja sama dengan Perhutani seperti yang dilakukan pada Bendungan Semantok,” kata pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk ini.

Menurutnya, Nganjuk adalah salah satu penyangga lumbung pangan Jawa Timur. Karena itu, kata Tatit, untuk daerah-daerah yang produktif harus diproteksi.

Pihaknya siap mengawal agar jangan sampai lahan-lahan produktif menjadi lahan industri. Tatit juga menginstruksikan kepada Fraksi PDI Perjuangan DPRD setempat untuk.mengawal sesuai dapilnya masing-masing. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Driver Online Desak Perda Aplikator, DPRD Jatim Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Dobrak

Driver online di Jatim desak perda aplikator, DPRD siap bahas regulasi untuk lindungi kesejahteraan driver. ...
LEGISLATIF

Romy dan Pulung Turun ke Blitar, Konsolidasi Akar Rumput hingga Garap Ruang Digital Hadapi 2029

Romy Soekarno dan Pulung Agustanto konsolidasi PDIP di Blitar, dorong penguatan akar rumput dan strategi digital ...
LEGISLATIF

Kasus Bunuh Diri Remaja Meningkat, DPRD Jatim Dorong Hotline Kesehatan Mental 24 Jam

DPRD Jatim dorong hotline kesehatan mental 24 jam dan layanan konselor di Puskesmas untuk tangani kasus bunuh diri ...
KABAR CABANG

Juventus, Anak Muda dari Blimbing yang Memilih Masuk Politik

Cerita Juventus Ronaldo, kader muda PDI Perjuangan Kota Malang yang masuk politik untuk mengajak generasi muda ...
EKSEKUTIF

Eri Tegaskan Pasar Tumpah Harus Ditertibkan, Pedagang Diarahkan ke Pasar Resmi

Eri Cahyadi tegaskan pasar tumpah di Surabaya harus ditertibkan dan pedagang diarahkan ke pasar resmi demi ...
KRONIK

Kelompok Seni Tiban di Blitar Tumbuh Pesat sejak 2021, Jadi Tanda Kuatnya Kesadaran Budaya

Jumlah kelompok seni tiban di Blitar meningkat dari 6 menjadi 20 sejak 2021, didorong kesadaran masyarakat dan ...