Kamis
18 Juni 2026 | 5 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Nganjuk Siap Kawal, Tatit: Jangan Sampai Lahan Produktif Jadi Industri

pdip-jatim-tatit-170321

NGANJUK – Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono S.Sos mengapresiasi para petani yang tergabung dalam KTNA (Kelompok Tani Nelayan Andalan). Pasalnya, di masa sulit akibat pandemi Covid-19, mereka tetap semangat menjalin tali silaturahmi dan berdiskusi. 

Ketua KTNA Kabupaten Nganjuk Sugito mengatakan, pihaknya rutin mengadakan pertemuan. Selain silaturahmi, para petani KTNA berdiskusi terkait dengan pengembangan usaha pertanian.

Pertemuan terakhir, sebut Sugito, digelar di Kecamatan Ngluyu pada Minggu (14/3/2021) lalu. Dalam pertemuan itu, kata Sugito, juga dihadiri Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono.

“Suatu kehormatan bagi kami para kelompok tani, dengan kedatangan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk. Saya mewakili teman-teman mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Tatit dan sangat mengapresiasi kehadirannya dalam kegiatan KTNA,” kata Gito, Selasa (16/3/2021).

Dia mengatakan, pada dasarnya para kelompok tani tergabung dalam KTNA ataupun kelompok yang lain ingin diayomi serta difasilitasi. Perlu diketahui bahwa di Kabupaten Nganjuk ada 1.300-an kelompok tani.

Selaku Ketua DPRD, Tatit mengatakan siap memback-up dan memfasilitasi apa-apa yang dibutuhkan petani asalkan sesuai dengan LPJM yang dilakukan oleh Bupati Nganjuk.

Dia mencontohkan KING (Kawasan Industri Nganjuk) yang masuk dalam lima proyek strategis nasional (PSN), itu nantinya akan berdampak pada lahan pertanian.

Menurutnya, untuk King 1 akan memakan lahan 300 hektar, sedangkan King 2 akan memakan lahan kurang lebih 400 hektar. 

“Oleh sebab itu, yang pertama, untuk penentuan lokasi harus bisa melihat daerah mana yang kurang produktif. Yang kedua bisa dilakukan dengan bekerja sama dengan Perhutani seperti yang dilakukan pada Bendungan Semantok,” kata pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk ini.

Menurutnya, Nganjuk adalah salah satu penyangga lumbung pangan Jawa Timur. Karena itu, kata Tatit, untuk daerah-daerah yang produktif harus diproteksi.

Pihaknya siap mengawal agar jangan sampai lahan-lahan produktif menjadi lahan industri. Tatit juga menginstruksikan kepada Fraksi PDI Perjuangan DPRD setempat untuk.mengawal sesuai dapilnya masing-masing. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Siap Gelar RedTalk 2026, PAC PDIP Prajurit Kulon Ajak Pemuda Naik Kelas Jadi Pemimpin Masa Depan

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, akan menggelar RedTalk 2026 sebagai forum diskusi ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Semua Pihak Menahan Diri Terkait Polemik Batalyon TP di Silo

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta seluruh pihak menahan diri terkait polemik pembangunan Batalyon Teritorial ...
LEGISLATIF

Empat Masalah Serius Sektor Pertanian Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti empat persoalan utama yang dinilai ...
KABAR CABANG

PAC Ngariboyo Magetan Salurkan Bantuan untuk Warga Lansia

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngariboyo menggelar ...
KRONIK

Novita Hardini Siapkan Jalan bagi Talenta Muda Lewat UPRINTIS Futsal League 2026

Anggota DPR RI Novita Hardini menggelar UPRINTIS Futsal League 2026 sebagai wadah pembinaan talenta muda ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...