Jumat
04 September 2026 | 9 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Mberot Marakkan Hajatan Rakyat Malang Raya, Pedagang Pun Bahagia

pdip-jatim-240130-bantengan-malang-02

MALANG – Penampilan seni Bantengan secara massal di Hajatan Rakyat Malang Raya bersama Calon Presiden Ganjar Pranowo, tidak hanya membuat acara kampanye capres nomor urut 03 makin meriah.

Sajian seni tradisional itu juga mengimbas para pedagang yang membuka lapak di sekitaran lapangan Kedung Kandang, Jl. Raya Ki Ageng Gibrig, Kota Malang, lokasi Hajatan Rakyat.

Adalah Wahyu, salah seorang pedagang panganan cilok, yang ikut merasakan kebahagiaan kerena mendapat keuntungan lebih saat berjualan di momen Hajatan Rakyat Malang Raya.

Baca juga: Silaturahmi dengan Penggagas Hari Santri, Ganjar: Kita Berbincang Soal Bagaimana Berbangsa dan Bernegara

“Hasilnya lumayan hari ini, biasanya dapat 200-300 ribu, tapi hari ini 500-an ribu lebih,” ungkap Wahyu.

Dia juga mengaku, pengaruh Ganjar Pranowo sangat luas di bidang budaya dan seni terutama Bantengan.

Bahkan, anak-anak muda pelaku seni tradisional yang menggunakan atribut banteng itu begitu antusias mendengar bakal hadirnya Capres 03, Ganjar Pranowo.

“Saya tahu ini (acara hajatan rakyat) dari warga, terus anak juga kasih kabar karena dia ikut Banteng Mberot,” bebernya.

“Keluarga dukung Pak Ganjar. Wong Bantengan tradisine Ngalaman (orang Bantengan itu tradisinya Malang, red),” tandasnya.

Kehadiran sosok Ganjar Pranowo di Kota Malang memang berhasil menggaet puluhan ribu simpatisan, serta menarik perhatian 3.000 personel seniman Banteng Mberot yang turut memeriahkan.

Ketua Tim Pemenangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD Cabang Koalisi Kota Malang, Ahmad Wanedi menyebut hal itu adalah pengaruh daya tarik suami dari Siti Atikoh Supriyanti tersebut.

“Tentunya kehadiran Pak Ganjar ini yang paling dinantikan di bumi Arema,” sebut Wanedi.

Legislator Banteng DPRD Kota Malang ini juga menyatakan, alasan digelarnya 3.000 Bantengan Mberot adalah upaya pelestarian budaya dan seni tradisional di Kota Malang.

“Karena ini bagian dari pelestarian budaya yang tumbuh kembang di Bumi Arema,” imbuhnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...