Sabtu
05 September 2026 | 4 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Jember Minta PMI Tingkatkan Layanan Donor Plasma Convalesen

PDIP-Jatim-Edi-Cahyo-Purnomo-19072021

JEMBER -Meningkatnya kebutuhan masyarakat pada pelayanan donor plasma convalesen di tengah pandemi Covid-19, membuat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta PMI untuk meningkatkan pelayanan terhadap kebutuhan plasma convalesen.

Menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan Jember, Edi Cahyo Purnomo, pihaknya akan berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jember untuk membahas persoalan kesiapan PMI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat soal plasma convalesen.

“Saya harap PMI bisa lebih profesional dalam memberikan pelayanan untuk kebutuhan donor plasma Convalesen ini. Soalnya, banyak keluhan dari masyarakat perihal lambannya proses pelayanan di PMI untuk mendapatkan plasma convalesen ini. Maka dari itu, nanti kami akan coba berkoordinasi dengan PMI terkait persoalan ini” Kata Edi Cahyo Purnomo di Jember, saat dikonfirmasi pada Selasa (10/8/2021).

Kader Banteng yang akrab disapa Ipung tersebut juga meminta kepada pihak PMI untuk membuka pelayanan hingga 24 Jam. Menurut Ipung, rencana ini diambil pasca munculnya sejumlah keluhan dari masyarakat yang terkendala batasan waktu untuk mendapatkan plasma convalesen.

“Banyak pengaduan dari masyarakat yang sedang melakukan proses pelayanan PMI terkait kebutuhan plasma convalesen yang terpaksa harus menunggu lama, sedangkan jam pelayanannya juga terbatas,” tuturnya

Wakil ketua bidang Organisasi DPC PDI Perjuangan Jember tersebut mengungkapkan, bahwa saat ini pelayanan di PMI hanya dibatasi hingga pukul 21.00 wib saja. Seharusnya di situasi darurat Covid-19, pihak PMI sudah menyiapkan tenaga medis yang menangani pelayanan plasma convalesen selama 24 jam.

”Dalam kondisi darurat Covid-19 seperti ini, PMI memerlukan ada penambahan sif hingga 24 jam bagi tenaga pelayanan plasma convalesen,” ujarnya.

Akibat dari keterbatasan jam pelayanan tersebut, tambah Ipung, banyak keluarga pasien Covid-19 yang membutuhkan plasma convalesen dari Jember harus mencari ke Kabupaten Lumajang.

”Padahal pendonor dan keluarga sudah siap, namun karena PMI tutup, akhirnya keluarga pasien yang akan mengurusi proses donor plasma akhirnya pergi ke Lumajang. Ini urusan kemanusiaan tidak boleh dipersulit. Untuk itu, dalam waktu dekat ini kami akan berkomunikasi dengan PMI Jember agar mereka bisa membuka layanan donor plasma convalesen ini selama 24 Jam,” pungkasnya dengan nada tegas. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...