Selasa
21 Juli 2026 | 9 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Jember Minta PMI Tingkatkan Layanan Donor Plasma Convalesen

PDIP-Jatim-Edi-Cahyo-Purnomo-19072021

JEMBER -Meningkatnya kebutuhan masyarakat pada pelayanan donor plasma convalesen di tengah pandemi Covid-19, membuat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta PMI untuk meningkatkan pelayanan terhadap kebutuhan plasma convalesen.

Menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan Jember, Edi Cahyo Purnomo, pihaknya akan berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jember untuk membahas persoalan kesiapan PMI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat soal plasma convalesen.

“Saya harap PMI bisa lebih profesional dalam memberikan pelayanan untuk kebutuhan donor plasma Convalesen ini. Soalnya, banyak keluhan dari masyarakat perihal lambannya proses pelayanan di PMI untuk mendapatkan plasma convalesen ini. Maka dari itu, nanti kami akan coba berkoordinasi dengan PMI terkait persoalan ini” Kata Edi Cahyo Purnomo di Jember, saat dikonfirmasi pada Selasa (10/8/2021).

Kader Banteng yang akrab disapa Ipung tersebut juga meminta kepada pihak PMI untuk membuka pelayanan hingga 24 Jam. Menurut Ipung, rencana ini diambil pasca munculnya sejumlah keluhan dari masyarakat yang terkendala batasan waktu untuk mendapatkan plasma convalesen.

“Banyak pengaduan dari masyarakat yang sedang melakukan proses pelayanan PMI terkait kebutuhan plasma convalesen yang terpaksa harus menunggu lama, sedangkan jam pelayanannya juga terbatas,” tuturnya

Wakil ketua bidang Organisasi DPC PDI Perjuangan Jember tersebut mengungkapkan, bahwa saat ini pelayanan di PMI hanya dibatasi hingga pukul 21.00 wib saja. Seharusnya di situasi darurat Covid-19, pihak PMI sudah menyiapkan tenaga medis yang menangani pelayanan plasma convalesen selama 24 jam.

”Dalam kondisi darurat Covid-19 seperti ini, PMI memerlukan ada penambahan sif hingga 24 jam bagi tenaga pelayanan plasma convalesen,” ujarnya.

Akibat dari keterbatasan jam pelayanan tersebut, tambah Ipung, banyak keluarga pasien Covid-19 yang membutuhkan plasma convalesen dari Jember harus mencari ke Kabupaten Lumajang.

”Padahal pendonor dan keluarga sudah siap, namun karena PMI tutup, akhirnya keluarga pasien yang akan mengurusi proses donor plasma akhirnya pergi ke Lumajang. Ini urusan kemanusiaan tidak boleh dipersulit. Untuk itu, dalam waktu dekat ini kami akan berkomunikasi dengan PMI Jember agar mereka bisa membuka layanan donor plasma convalesen ini selama 24 Jam,” pungkasnya dengan nada tegas. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...