Jumat
04 September 2026 | 11 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangun Pusat Pendidikan Pengolahan Sampah dan Pertanian, Legislator Banteng Ini Ingin Kembangkan Sektor Wisata Baru

PDIP-Jatim-Anwar-18062021

MOJOKERTO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mojokerto, H. Achmad Anwar membuat Pusat  Pendidikan Pengolahan Sampah (P3S) di Dusun, Jurangsari, Desa Karangdieng, Kabupeten Mojokerto.

Menurutnya, di dalam Pusat Pendidikan Pengolahan Sampah ini nantinya akan menjadi percontohan pengolahan sampah yang baik di kabupaten Mojokerto, bahkan di Jawa Timur yang bisa mengangkat taraf hidup masyarakat sekitar.

“Kami bersama Pak Mindo Sianipar (Anggota DPR RI-red) dan Mas Nugroho (Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur-red) membuat Pusat Pendidikan Pengolahan Sampah yang memadukan antara pertanian, peternakan, dan perikanan,” jelas Anwar usai melakukan pengukuran lokasi yang akan dibangun menjadi Pusat Pendidikan dan Pengolahan Sampah ini, Kamis,(17/6/2021).

Anwar juga menjelaskan, di Pusat Pendidikan Pengolahan Sampah dan pertanian itu, akan ada kolam lele, kandang sapi, kandang ayam, ada maggot, dan lainnya.

“Jika suatu waktu, misalkan dari DPD atau DPC lain berminat untuk melaksanakan pendidikan pertanian, bisa datang ke kabupaten Mojokerto,” tambah Anwar.

Tak hanya itu, Ketua Masyarakat Sejahtera Petani (MSP) Kabupaten Mojokerto itu, juga menerangkan di atas tanah seluas 3 hektar ini, Pusat Pendidikan Pengolahan Sampah, akan dikembangkan menjadi sektor pariwisata pertanian.

“Masterplannya, setelah pusat pendidikan pengolahan sampah ini berhasil, kita akan mengembangkan menjadi sektor pariwisata baru di Kabupaten Mojokerto. Sekitar wilayah ini masih alami. Bisa juga kita kembangkan menjadi lokasi wisata. Intinya setiap potensi yang dimiliki dan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat pasti akan kita lakukan,” tegas Anwar.

Sementara itu, Wakabid Industi, Tenaga Kerja, Jaminan Sosial dan UMKM DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, Elia Joko Sambodo menyampaikan bahwa rencana ini berawal dari pemikiran tim 9 yang di dalamnya ada Pak Mindo Sianipar dan SW. Nugroho tentang bagaimana caranya mengolah sampah yang efektif.

“Kemudian terpikirkanlah yang namanya budidaya maggot, karena magot itu salah satu hewan yang bisa mengurai sampah secara cepat, sedangkan di sisi lain banyak TPA itu menimbulkan bau dan terus menerus sampahnya semakin menumpuk,” beber Joko.

“Intinya kami ingin memberikan pemahaman baru terkait pengelolaan sampah. Sampah anorganik berupa sampah plastik itu bisa diambil dan dijual. Sedangkan sampah organik seperti sayur, buah bisa diolah dengan cara disatukan dengan maggot,” tambah Joko.

Selain itu, Maggot bisa menjadi usaha pertanian produktif dan bisa menjadi salah satu sumber penghasilan bagi masyarakat. Belum lagi, tambah Joko, jika masyarakat bisa mengelola maggot ini dengan baik tentu akan menimbulkan dampak postif bagi perekonomian masyarakat.

“Kemudian pikiran kita berkembang, bagaimana mengelola maggot ini dengan baik, dijadikan tepung dan menjadi pakan ternak yang memiliki kualitas tinggi. Sehingga kita putuskan untuk membuat menjadi pertanian terpadu,” beber Pria yang menjabat sebagai Sekretaris MSP ini. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...