Selasa
20 Oktober 2026 | 3 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangun Pusat Pendidikan Pengolahan Sampah dan Pertanian, Legislator Banteng Ini Ingin Kembangkan Sektor Wisata Baru

PDIP-Jatim-Anwar-18062021

MOJOKERTO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mojokerto, H. Achmad Anwar membuat Pusat  Pendidikan Pengolahan Sampah (P3S) di Dusun, Jurangsari, Desa Karangdieng, Kabupeten Mojokerto.

Menurutnya, di dalam Pusat Pendidikan Pengolahan Sampah ini nantinya akan menjadi percontohan pengolahan sampah yang baik di kabupaten Mojokerto, bahkan di Jawa Timur yang bisa mengangkat taraf hidup masyarakat sekitar.

“Kami bersama Pak Mindo Sianipar (Anggota DPR RI-red) dan Mas Nugroho (Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur-red) membuat Pusat Pendidikan Pengolahan Sampah yang memadukan antara pertanian, peternakan, dan perikanan,” jelas Anwar usai melakukan pengukuran lokasi yang akan dibangun menjadi Pusat Pendidikan dan Pengolahan Sampah ini, Kamis,(17/6/2021).

Anwar juga menjelaskan, di Pusat Pendidikan Pengolahan Sampah dan pertanian itu, akan ada kolam lele, kandang sapi, kandang ayam, ada maggot, dan lainnya.

“Jika suatu waktu, misalkan dari DPD atau DPC lain berminat untuk melaksanakan pendidikan pertanian, bisa datang ke kabupaten Mojokerto,” tambah Anwar.

Tak hanya itu, Ketua Masyarakat Sejahtera Petani (MSP) Kabupaten Mojokerto itu, juga menerangkan di atas tanah seluas 3 hektar ini, Pusat Pendidikan Pengolahan Sampah, akan dikembangkan menjadi sektor pariwisata pertanian.

“Masterplannya, setelah pusat pendidikan pengolahan sampah ini berhasil, kita akan mengembangkan menjadi sektor pariwisata baru di Kabupaten Mojokerto. Sekitar wilayah ini masih alami. Bisa juga kita kembangkan menjadi lokasi wisata. Intinya setiap potensi yang dimiliki dan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat pasti akan kita lakukan,” tegas Anwar.

Sementara itu, Wakabid Industi, Tenaga Kerja, Jaminan Sosial dan UMKM DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, Elia Joko Sambodo menyampaikan bahwa rencana ini berawal dari pemikiran tim 9 yang di dalamnya ada Pak Mindo Sianipar dan SW. Nugroho tentang bagaimana caranya mengolah sampah yang efektif.

“Kemudian terpikirkanlah yang namanya budidaya maggot, karena magot itu salah satu hewan yang bisa mengurai sampah secara cepat, sedangkan di sisi lain banyak TPA itu menimbulkan bau dan terus menerus sampahnya semakin menumpuk,” beber Joko.

“Intinya kami ingin memberikan pemahaman baru terkait pengelolaan sampah. Sampah anorganik berupa sampah plastik itu bisa diambil dan dijual. Sedangkan sampah organik seperti sayur, buah bisa diolah dengan cara disatukan dengan maggot,” tambah Joko.

Selain itu, Maggot bisa menjadi usaha pertanian produktif dan bisa menjadi salah satu sumber penghasilan bagi masyarakat. Belum lagi, tambah Joko, jika masyarakat bisa mengelola maggot ini dengan baik tentu akan menimbulkan dampak postif bagi perekonomian masyarakat.

“Kemudian pikiran kita berkembang, bagaimana mengelola maggot ini dengan baik, dijadikan tepung dan menjadi pakan ternak yang memiliki kualitas tinggi. Sehingga kita putuskan untuk membuat menjadi pertanian terpadu,” beber Pria yang menjabat sebagai Sekretaris MSP ini. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...