Kamis
04 Juni 2026 | 3 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangun Jiwa Kepemimpinan Santri, Mahfud: Akhlak Karimah Kata Kunci Memimpin

PDIP-Jatim-Mahfud-11062022

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Mahfud, S. Ag., menggelar silaturrahim dan diskusi Wawasan Kebangsaan dengan tema “Tantangan Pondok Pesantren di Era Revolusi Industri 4.0.” di salah satu rumah makan di Jalan Halim Perdana Kusuma di kelurahan Mlajah, Bangkalan, Sabtu (11/6/2022).

Hadir dalam acara tersebut, di antaranya, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hidayah II Bangkalan, KH Fauzi, guru ngaji, dan kiai dari berbagai pondok pesantren (ponpes) di Kota Bangkalan.

“Kegiatan ini menjadi penting, jika kemudian berbicara tentang calon pemimpin bangsa nantinya, sehingga kami perlu mendengar dan berdiskusi apa saja yang saat ini yang menjadi tantangan pondok pesantren,” ujar Mahfud.

Menurut Mahfud, dalam upaya untuk menyiapkan santri menjadi calon pemimpin yang memiliki jiwa berakhlak karimah, dibutuhkan berbagai persiapan, sehingga perlu dilakukan diskusi dan musyawarah bersama.

“Kami turut mengundang sejumlah ulama untuk kemudian berbagi wawasan untuk bersama-sama membekali santri tentang kepemimpinan yang berjiwa akhlak karimah,” jelas Mahfud.

Anggota Komisi C DPRD Jatim itu juga mengingatkan, agar di era digital, masyarakat pondok pesantren melakukan adaptasi terhadap perkembangan zaman dengan berpegang teguh pada prinsip ‘menjaga tradisi lama dan mengambil sesuatu yang baru yang lebih baik.’

“Tidak salah jika kita mengikuti kemajuan teknologi, tetapi juga tidak boleh meninggalkan tradisi dan kebiasaan lama yang juga memiliki peran penting,” terangnya.

Pentingnya akhlak karimah memang harus ditekankan. Karena di era digital, akses terhadap ilmu pengetahuan begitu melimpah. Hanya saja, terang Mahfud, persoalan karakter dan moralitas generasi muda menjadi poin penting dalam membangun peradaban.

“Kalau soal ilmu pengetahuan tinggal kita klik di google. Pasti kita akan tahu semuanya,” tuturnya.

Sedangkan santri, jelas Mahfud, sebagai calon pempimpin di masa yang akan datang, tentu tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan saja. Akan tetapi, mereka juga harus memiliki karakter kepemimpinan yang bisa jadi teladan masyarakatnya.

“Peran ini harus terus dipantau oleh pondok pesantren, kemudian memberikan edukasi secara konsisten terkait dua hal tersebut, yakni ilmu pengetahuan dan akhlak karimah,” pungkasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Lari Pagi Sambil Nikmati Suasana di Pantai Cristo Rei Dili

DILI – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memanfaatkan waktu pagi, Kamis (4/6/2026), dengan ...
LEGISLATIF

Candra Ary Flanto Minta Pemkab Jember Jaga Tren Positif PAD Pariwisata pada 2026

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Flanto meminta Pemkab Jember menjaga tren positif PAD sektor pariwisata pada ...
LEGISLATIF

Nila Yani: Pertumbuhan Wisman Positif, Saatnya Perkuat Wisatawan Nusantara

Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti mengapresiasi pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara pada ...
SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...