Rabu
22 Juli 2026 | 6 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangun Jiwa Kepemimpinan Santri, Mahfud: Akhlak Karimah Kata Kunci Memimpin

PDIP-Jatim-Mahfud-11062022

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Mahfud, S. Ag., menggelar silaturrahim dan diskusi Wawasan Kebangsaan dengan tema “Tantangan Pondok Pesantren di Era Revolusi Industri 4.0.” di salah satu rumah makan di Jalan Halim Perdana Kusuma di kelurahan Mlajah, Bangkalan, Sabtu (11/6/2022).

Hadir dalam acara tersebut, di antaranya, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hidayah II Bangkalan, KH Fauzi, guru ngaji, dan kiai dari berbagai pondok pesantren (ponpes) di Kota Bangkalan.

“Kegiatan ini menjadi penting, jika kemudian berbicara tentang calon pemimpin bangsa nantinya, sehingga kami perlu mendengar dan berdiskusi apa saja yang saat ini yang menjadi tantangan pondok pesantren,” ujar Mahfud.

Menurut Mahfud, dalam upaya untuk menyiapkan santri menjadi calon pemimpin yang memiliki jiwa berakhlak karimah, dibutuhkan berbagai persiapan, sehingga perlu dilakukan diskusi dan musyawarah bersama.

“Kami turut mengundang sejumlah ulama untuk kemudian berbagi wawasan untuk bersama-sama membekali santri tentang kepemimpinan yang berjiwa akhlak karimah,” jelas Mahfud.

Anggota Komisi C DPRD Jatim itu juga mengingatkan, agar di era digital, masyarakat pondok pesantren melakukan adaptasi terhadap perkembangan zaman dengan berpegang teguh pada prinsip ‘menjaga tradisi lama dan mengambil sesuatu yang baru yang lebih baik.’

“Tidak salah jika kita mengikuti kemajuan teknologi, tetapi juga tidak boleh meninggalkan tradisi dan kebiasaan lama yang juga memiliki peran penting,” terangnya.

Pentingnya akhlak karimah memang harus ditekankan. Karena di era digital, akses terhadap ilmu pengetahuan begitu melimpah. Hanya saja, terang Mahfud, persoalan karakter dan moralitas generasi muda menjadi poin penting dalam membangun peradaban.

“Kalau soal ilmu pengetahuan tinggal kita klik di google. Pasti kita akan tahu semuanya,” tuturnya.

Sedangkan santri, jelas Mahfud, sebagai calon pempimpin di masa yang akan datang, tentu tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan saja. Akan tetapi, mereka juga harus memiliki karakter kepemimpinan yang bisa jadi teladan masyarakatnya.

“Peran ini harus terus dipantau oleh pondok pesantren, kemudian memberikan edukasi secara konsisten terkait dua hal tersebut, yakni ilmu pengetahuan dan akhlak karimah,” pungkasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...