Rabu
22 Juli 2026 | 5 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangkit dari Peringkat 386 Nasional, PDIP Bondowoso Dorong Hidupkan Gerakan Rakyat Peduli Sampah

pdip-portal-1772548165751

BONDOWOSO – Peringkat 386 dari 420 kabupaten/kota dalam indeks kinerja pengelolaan sampah nasional 2025 menjadi tamparan bagi Kabupaten Bondowoso. Namun, kondisi itu justru didorong menjadi momentum kebangkitan melalui gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen, terutama komunitas pegiat lingkungan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, menilai persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Menurutnya, pembenahan harus dimulai dari gerakan kolektif yang menghidupkan kembali semangat gotong royong masyarakat.

“Ini bukan sekadar soal angka peringkat. Ini soal masa depan lingkungan dan kesehatan masyarakat kita. Kalau semua elemen bergerak, Bondowoso bisa bangkit,” ujar Sinung, Selasa (3/3/2026).

Wakil Ketua DPRD Bondowoso itu menegaskan pentingnya melibatkan komunitas pegiat lingkungan sebagai ujung tombak perubahan perilaku masyarakat.

Ia menyebut kelompok seperti Sarkaspace dan komunitas lain memiliki daya gerak sosial yang kuat hingga ke tingkat akar rumput.

“Mereka bergerak karena kepedulian, bukan karena anggaran. Energi seperti ini harus dirangkul dan difasilitasi. Inilah esensi gotong royong yang menjadi jati diri kita,” tegasnya.

Bangkit dari Hulu

Data DLH menunjukkan skor Bondowoso berada di angka 20,86, dengan kontribusi terbesar berasal dari rendahnya pemilahan sampah di tingkat rumah tangga. Bagi Sinung, kondisi tersebut justru menjadi titik awal perubahan.

“Kalau sumber masalahnya di hulu, maka gerakan edukasi dan penyadaran harus dimulai dari rumah tangga. Pemerintah desa, kecamatan, komunitas, semuanya bisa menjadi agen perubahan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar regulasi pengelolaan sampah yang sudah ada tidak berhenti sebagai formalitas administratif. Menurutnya, perda dan perbup harus dihidupkan melalui aksi nyata di lapangan.

“Regulasi tanpa gerakan hanya jadi dokumen. Yang kita butuhkan sekarang adalah aksi dan inovasi,” ujarnya.

Target 200 Besar Nasional

Sinung optimistis, jika gerakan ini dijalankan secara masif dan berkelanjutan, Bondowoso mampu memperbaiki posisinya secara signifikan, bahkan menembus 200 besar nasional.

“Jangan sampai Bondowoso dilekatkan sebagai daerah dengan tata kelola sampah terburuk. Justru dari posisi ini kita bisa membuktikan bahwa Bondowoso mampu bangkit melalui kekuatan rakyatnya,” pungkasnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...