Selasa
10 Maret 2026 | 5 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangkit dari Peringkat 386 Nasional, PDIP Bondowoso Dorong Hidupkan Gerakan Rakyat Peduli Sampah

pdip-portal-1772548165751

BONDOWOSO – Peringkat 386 dari 420 kabupaten/kota dalam indeks kinerja pengelolaan sampah nasional 2025 menjadi tamparan bagi Kabupaten Bondowoso. Namun, kondisi itu justru didorong menjadi momentum kebangkitan melalui gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen, terutama komunitas pegiat lingkungan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, menilai persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Menurutnya, pembenahan harus dimulai dari gerakan kolektif yang menghidupkan kembali semangat gotong royong masyarakat.

“Ini bukan sekadar soal angka peringkat. Ini soal masa depan lingkungan dan kesehatan masyarakat kita. Kalau semua elemen bergerak, Bondowoso bisa bangkit,” ujar Sinung, Selasa (3/3/2026).

Wakil Ketua DPRD Bondowoso itu menegaskan pentingnya melibatkan komunitas pegiat lingkungan sebagai ujung tombak perubahan perilaku masyarakat.

Ia menyebut kelompok seperti Sarkaspace dan komunitas lain memiliki daya gerak sosial yang kuat hingga ke tingkat akar rumput.

“Mereka bergerak karena kepedulian, bukan karena anggaran. Energi seperti ini harus dirangkul dan difasilitasi. Inilah esensi gotong royong yang menjadi jati diri kita,” tegasnya.

Bangkit dari Hulu

Data DLH menunjukkan skor Bondowoso berada di angka 20,86, dengan kontribusi terbesar berasal dari rendahnya pemilahan sampah di tingkat rumah tangga. Bagi Sinung, kondisi tersebut justru menjadi titik awal perubahan.

“Kalau sumber masalahnya di hulu, maka gerakan edukasi dan penyadaran harus dimulai dari rumah tangga. Pemerintah desa, kecamatan, komunitas, semuanya bisa menjadi agen perubahan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar regulasi pengelolaan sampah yang sudah ada tidak berhenti sebagai formalitas administratif. Menurutnya, perda dan perbup harus dihidupkan melalui aksi nyata di lapangan.

“Regulasi tanpa gerakan hanya jadi dokumen. Yang kita butuhkan sekarang adalah aksi dan inovasi,” ujarnya.

Target 200 Besar Nasional

Sinung optimistis, jika gerakan ini dijalankan secara masif dan berkelanjutan, Bondowoso mampu memperbaiki posisinya secara signifikan, bahkan menembus 200 besar nasional.

“Jangan sampai Bondowoso dilekatkan sebagai daerah dengan tata kelola sampah terburuk. Justru dari posisi ini kita bisa membuktikan bahwa Bondowoso mampu bangkit melalui kekuatan rakyatnya,” pungkasnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Banyak Aset BUMD Belum Bersertifikat, Hambat Pengembangan Bisnis

SURABAYA – Komisi C DPRD Jawa Timur menyoroti banyaknya aset strategis milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ...
KRONIK

Seleksi Terbuka Banteng Jatim FC U-17 di Bangkalan, Bupati Lukman: Panggung Emas untuk Atlet Muda

BANGKALAN – Kabupaten Bangkalan bersiap menjadi pusat perhatian talenta muda sepakbola di Pulau Madura. DPD PDI ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Pengembangan Wisata Blitar, Sertifikasi Pelaku Wisata Jadi Kunci

BLITAR – Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Blitar dinilai perlu terus dioptimalkan agar mampu memberikan ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Tindaklanjuti Laporan Makanan Bermasalah dalam Program MBG

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita memastikan pihaknya akan menindaklanjuti temuan ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi: Wisata Kota Harus Berdampak Ekonomi bagi UMKM dan Warga

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong pengembangan destinasi wisata yang tidak hanya menarik ...
KRONIK

Bukber Tanpa Sekat di Pendopo Nganjuk, Ribuan Warga Duduk Bersila Bersama Bupati

NGANJUK – Menjelang senja di bulan Ramadan, Pendopo KRT Sosro Koesoemo Nganjuk tampak berbeda dari biasanya. Jika ...