Selasa
01 September 2026 | 9 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bandara Banyuwangi Raih Aga Khan Award for Architecture, Ini Ungkapan Kebanggaan Bupati Ipuk

PDIP-Jatim-Bandara-Banyuwangi-23092022

BANYUWANGI – “Green Airport” Bandara Banyuwangi meraih penghargaan di bidang arsitektur paling bergengsi di dunia, yaitu The 2022 Aga Khan Award for Architecture (AKAA). Penghargaan ini diumumkan langsung dari Genewa, Swiss, pada Kamis (22/9/2022) waktu setempat.

Bandara Banyuwangi berhasil menyisihkan 463 nominasi bangunan dengan arsitektur terbaik dari seluruh dunia, yang kemudian disaring menjadi 20 nominasi, dan kini ditetapkan 6 pemenang. Bandara berkonsep hijau pertama di Indonesia itu bersanding dengan sejumlah gedung tersohor lainnya di dunia, yang sama-sama mendapatkan penghargaan bidang arsitektur tertua di dunia ini.

Selain Bandara Banyuwangi, peraih AKAA 2022 antara lain, Urban River Spaces (Bangladesh), Community Space in Rohingnya Refugee Response (Bangladesh), Argo Contemporary Art Museum and Cultural Centre (Teheran, Iran), Renovation of Niemeyer Guest House (Tripoli, Lebanon), dan Kamanar Secondary School (Thionck Essyl, Senegal).

Sebagaimana dikutip dari laman resmi Aga Khan Development Network (AKDN), penghargaan tersebut menekankan pada karya arsitektural yang tidak hanya mampu menyediakan kebutuhan fisik, sosial, dan ekonomi masyarakat, tetapi juga merespons aspirasi budaya mereka.

“Bangunan ini memperluas bahasa lanskap yang menggabungkan arsitektur, fungsionalitas dan pengaturan disposisi yang baik. Modern dan efisien dalam segala aspek,” demikian pernyataan AKDN.

Aga Khan Award for Architecture didirikan oleh Aga Khan pada tahun 1977 untuk mengidentifikasi dan mengapresiasi konsep arsitektur yang berhasil mewadahi keperluan dan aspirasi masyarakat. Sejak diluncurkan 45 tahun lalu, tak kurang 121 proyek telah menerima penghargaan dan hampir 10.000 proyek sedunia telah didokumentasikan.

Menanggapi penghargaan itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan kebanggaannya. Menurutnya, hal tersebut akan semakin menasbihkan nama Banyuwangi di tingkat internasional.

“Penghargaan ini menambah prestasi Banyuwangi di level dunia. Setelah Geopark Ijen lolos sidang dan segera ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark beberapa waktu lalu, juga sebagai juara dunia bidang kebijakan pariwisata dari UNWTO. Kini dilengkapi dengan penghargaan tingkat dunia untuk bandara,” ujar Bupati Ipuk, Jumat (23/9/2022).

Bandara Banyuwangi, jelas Bupati Ipuk, merupakan ikon arsitektural di ujung timur Jawa. Dengan mengedepankan konsep gedung ramah lingkungan (green building), tanpa AC kecuali di ruangan tertentu, sekaligus mengedepankan simbol-simbol budaya lokal khas masyarakat setempat. Atap terminal dipenuhi tanaman. Konservasi air menyejukkan suasana. Adapun sunroof dan ruang-ruang terbuka dengan sinaran matahari menjadi sumber cahaya alami di siang hari.

“Jika kita perhatikan, bentuk Bandara Banyuwangi ini mirip dengan udeng khas suku Osing. Ini adalah representasi dari akomodasi simbol-simbol lokal. Melengkapi konsep hijaunya,” ujar Bupati Ipuk.

Bandara Banyuwangi juga menjadi salah satu bukti bagaimana kontinuitas program pembangunan diperlukan. Dimulai penyiapannya sejak era kepemimpinan Bupati Samsul Hadi (2000-2005) dan Bupati Ratna Ani Lestari (2005-2010), lalu dibangun dan dioperasikan di era kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas (2010-2021).

Pada saat akan membangun bandara, Anas sengaja tak ingin seperti bangunan bandara pada umumnya. Dia ingin Bandara Banyuwangi tidak hanya fungsional untuk fasilitas transportasi, tetapi juga estetis, hijau, dan bahkan menjadi landmark destinasi di Banyuwangi.

Maka Anas menggandeng arsitek Andra Matin untuk mewujudkan visinya membangun green airport. Dari upaya tersebut, akhirnya terwujudlah Bandara Banyuwangi saat ini. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 ...
KRONIK

Novita: Semangat Kebersamaan Hari Jadi Trenggalek Harus Jadi Energi Percepat Pembangunan

TRENGGALEK — Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten ...
LEGISLATIF

Raperda Disabilitas Jatim: Pemprov dan BUMD Wajib Pekerjakan Penyandang Disabilitas Minimal 2%

SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan diwajibkan menjadi pelopor dalam ...
KABAR CABANG

DPC Gresik Bantu 20.000 Liter Air Bersih Warga Pesisir Terdampak Kekeringan

GRESIK – Kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di wilayah pesisir utara Kabupaten Gresik. ...
LEGISLATIF

PAK APBD 2026 Naik Rp149,62 M, DPRD Kota Malang Minta Anggaran Dikembalikan ke Rakyat

MALANG — Proyeksi kenaikan belanja daerah Kota Malang sebesar 6,03 persen atau Rp149,62 miliar dalam Perubahan APBD ...
LEGISLATIF

Komisi C DPRD Jatim Suntik Rp4,6 Miliar ke 23 OPD, Fuad: Untuk Optimalkan PAD

SURABAYA — Komisi C DPRD Jawa Timur merekomendasikan tambahan anggaran Rp4,6 miliar untuk 23 organisasi perangkat ...