oleh

Bagikan 5 Ribu Takjil, Banteng Kota Madiun Serentak Turun Jalan

-Kabar Cabang-105 kali dibaca

KOTA MADIUN – Ratusan kader dan simpatisan PDI Perjuangan Kota Madiun turun ke jalan membagikan 5 ribu takjil kepada masyarakat, Jumat (7/5/2021). Kegiatan ini dilakukan serentak di seluruh jajaran pengurus mulai DPC hingga PAC yang ada di Kota Pendekar, julukan Kota Madiun.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Anton Kusumo di sela-sela pembagian takjil di depan kantor lama DPC PDI Perjuangan Jalan dr Soetomo mengatakan, kegiatan bagi takjil ini melibatkan unsur DPC, 27 ranting dan 3 PAC.

Ribuan takjil itu sengaja disebar di masing-masing ranting ataupun anak cabang supaya menjangkau segenap lapisan masyarakat, tidak hanya yang melintas di jalan protokol kota saja.

Selain itu, juga untuk menghindari terjadinya kerumunan demi mencegah penyebaran Covid-19.

“Ini bagian dari apa seperti anjuran dari Ibu Megawati Soekarnoputri bahwa kita harus hadir di tengah-tengah rakyat,” jelas Anton.

“Oleh sebab itu, dari setiap kepengurusan ranting maupun PAC bisa bertemu langsung dengan masyarakat sehingga bisa betul dirasakan oleh masyarakatnya di setiap kelurahan maupun kecamatan,” tambah dia.

Dia menambahkan, aksi-aksi sosial seperti ini menjadi sebuah agenda tahunan yang dilaksanakan Banteng Kota Madiun yang terus bergerak dan semakin solid.

“Ini wajib untuk kita laksanakan karena kami punya tugas untuk berbagi susah maupun senang kepada masyarakat, khususnya Kota Madiun. Ini hal-hal yang kecil yang wajib dan akan terus kita laksanakan,” ujarnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya yang juga terjun langsung membagikan takjil kepada masyarakat menuturkan, sebagai salah satu petugas partai dari PDI Perjuangan dirinya sangat mendukung kegiatan ini.

Inda menjelaskan, dalam pembagian takjil serentak di 27 kelurahan ini sengaja dibuat dengan menu yang berbeda-beda di setiap kelurahannya. Tergantung PAC dan ranting masing-masing.

“Kita berikan dana, mereka mengemasnya sendiri dan dibagikan ke di daerahnya mereka masing-masing gitu,” terang Inda Raya.

“Dan ini adalah salah satu agenda dari pusat supaya kita juga bisa ikut hadir dalam memberikan warna tersendiri di bulan Ramadan ini,” tutupnya. (ant/pr)