Rabu
16 September 2026 | 6 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atiqoh Ganjar Silaturahmi ke Pondok Pesantren Tarbiyatus Salafiyah Kabupaten Probolinggo

20240125203239_IMG_3487_copy_832x531

KABUPATEN PROBOLINGGO – Rangkaian kampanye Siti Atiqoh Ganjar Pranowo terus dilakukan di Jawa Timur. Di Kabupaten Probolinggo, Atiqoh bersilaturahmi ke Pondok Pesantren.

Usai talk show dengan emak-emak dan disabilitas, Siti Atikoh Ganjar, mengunjungi Pondok Pesantren Tarbiyatus Salafiyah di Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (25/1/2024).

Dalam kunjungannya, Atikoh disambut hangat oleh pengasuh pondok, KH Khamaludin Fadlan, dan ketua majelis keluarga, KH Misbahul Munir.

Dalam sambutannya, KH Khamaludin Fadlan mengucapkan selamat datang kepada Atikoh. Ia berharap kunjungan Atikoh dapat membawa kemajuan bagi pondok pesantren.

“Kami atas nama pondok, pertama ingin mengucapkan selamat datang kepada Ibu Siti Atikoh Ganjar Pranowo. Kami merasa bangga dan terhormat dapat menerima kunjungan dari jenengan. Semoga silaturahmi kita tidak terputus. Dan dengan kehadiran kita duduk bersama di sini, dapat membawa pondok pesantren kita ke arah yang semakin lebih baik lagi,” kata KH Khamaludin Fadlan.

Atikoh mengatakan bahwa kunjungannya ke pondok pesantren ini bertujuan untuk bersilaturahmi, memohon doa restu, dan menyerap aspirasi. Ia juga menyampaikan bahwa pondok pesantren merupakan salah satu pilar penting dalam pendidikan di Indonesia.

“Kalau kita bicara pendidikan di pesantren, bagi orang tua yang menitipkan anaknya di pondok, kita harus bahagia. Karena pondok adalah kawah candradimuka, karena tidak hanya mendidik dari segi agama saja, tetapi sangat holistik,” kata Atikoh.

Atikoh juga menyampaikan bahwa belajar di pondok pesantren memiliki banyak manfaat, di antaranya , Memiliki empati yang tinggi dan rasa hormat yang tinggi , Belajar bertoleransi dan teamwork termasuk Belajar leadership.

Atikoh berharap agar para santri dapat memanfaatkan ilmu yang mereka dapatkan di pondok pesantren untuk menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

“Jangan lupa untuk selalu berdoa, untuk diri sendiri, keluarga, Pak yai, Bu nyai, bangsa, dan negara,” tutup Atikoh.

Selain silaturahmi, kunjungan Atikoh di Ponpes tersebut juga dilakukan dengan doa atau istgho bersama untuk keselamatan bangsa dan negara. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...