Kamis
19 Februari 2026 | 11 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Apresiasi Kabinet Baru, Ketua Apkasi: Semakin Indonesia Sentris

pdip-jatim-anas-rakernas-apkasi

SURABAYA – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) mengapresiasi susunan Kabinet Indonesia Maju yang telah diumumkan Presiden Joko Widodo, Rabu (23/10/2019).

Menurut Ketua Apkasi Abdullah Azwar Anas, susunan Kabinet Indonesia Maju bisa memenuhi ekspektasi daerah terutama dalam kaitannya untuk mengakselerasi kemajuan daerah.

”Jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju memberi harapan untuk akselerasi daerah, termasuk pemerataan ekonomi daerah,” kata Anas, kemarin.

Dia menyebutkan, sistem yang telah dibangun Presiden Jokowi untuk mengakselerasi kemajuan daerah selama ini akan semakin tepat dijalankan oleh sosok-sosok menteri yang telah diumumkan pada hari ini.

Apkasi, lanjut Anas, segera menjalin koordinasi dengan sejumlah kementerian untuk merumuskan kolaborasi ke depan agar daerah semakin mendapat tempat dari perspektif Jakarta, seperti yang sudah berjalan selama ini.

“Banyak sosok menteri dari berbagai daerah juga diakomodasi, sehingga perspektif kementerian akan semakin Indonesia-sentris, bukan Jakarta-sentris,” ujarnya.

Dari sisi pemerintah kabupaten, lanjut Anas, Apkasi menyambut hangat kehadiran Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri. Dia menilai, pengalaman sebagai kapolri dengan berbagai tantangan yang kompleks akan sangat membantu Tito dalam menjalankan tugas-tugas di Kemendagri.

”Tugas-tugas pengoordinasian, pembinaan, pengawasan, dan peningkatan kualitas otonomi daerah akan bisa dijalankan Pak Tito. Satu lagi tugas bagaimana mengefisienkan birokrasi sebagaimana diamanatkan Pak Jokowi, Pak Tito punya pengalaman mendorong reformasi di tubuh kepolisian,” ujar Bupati Banyuwangi ini.

Dia menambahkan, seorang Mendagri ke depan tidak hanya butuh kecakapan soal pemerintahan dan pemerintahan daerah, tapi juga cekatan dalam merespons tantangan sosial dan keamanan, misalnya masalah radikalisme yang cukup menghangat beberapa tahun terakhir. Tantangan itu pula yang dihadapi daerah.

”Pak Tito saya kira semua orang sudah tahu bagaimana kompetensinya soal masalah sosial dan keamanan, termasuk upaya deradikalisasi. Ini sangat membantu daerah dalam menciptakan situasi yang kondusif, termasuk menjalankan program deradikalisasi di seluruh pelosok daerah,” papar Anas.

Terkait pelayanan publik yang dijalankan pemerintah kabupaten, Anas juga mengapresiasi penunjukan Tjahjo Kumolo sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Tjahjo yang sebelumnya menjadi Mendagri mampu memfasilitasi berbagai pengembangan inovasi daerah.

”Selama menjadi Mendagri, Pak Tjahjo responsif dengan inovasi daerah. Bahkan, hanya beberapa hari sebelum berakhir tugas sebagai Mendagri, beliau masih intens komunikasi, termasuk terakhir ada rapat antara Apkasi dan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri,” katanya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Ajak Tumbuhkan Kepedulian dan Persaudaraan di Bulan Suci Ramadan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengucapkan selamat menyambut Ramadan 1447 H. Ia pun mengajak seluruh umat ...
KRONIK

Said Abdullah Salurkan Zakat Mal ke Ribuan Jemaah Tarawih di Sumenep

SUMENEP – Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, MH Said Abdullah, menunaikan zakat mal ...
KRONIK

Bupati Ipuk Deklarasi Banyuwangi ASRI, Program Kebersihan Berkelanjutan dan Terintegrasi

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengakselerasi Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan ...
KRONIK

Warga Ngrayun Ponorogo Lapor ke Sasa, Jembatan yang Ambrol didatangi Wakil Bupati

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meninjau langsung jembatan kerek darurat di Dusun Purworejo, Desa ...
KRONIK

Dari Pena ke Pengabdian, Perjalanan Martha Membangun Desa dan Literasi

BONDOWOSO – Di sebuah sudut Desa Penambangan, Kecamatan Curahdami, cerita tentang perubahan tidak selalu dimulai ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Dana Rp5 Juta per RW Bukan untuk Seremoni, Tapi Latih Kemandirian Gen Z

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan program alokasi dana Rp5 juta per bulan untuk setiap Rukun ...