Sabtu
02 Mei 2026 | 11 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Omicron, Abah Gatot Ingatkan Ini pada Masyarakat

PDIP-Jatim-Gatot-08022022

MOJOKERTO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, H. Gatot Supriyadi, mengingatkan masyarakat untuk tidak meremehkan varian Omicron yang terus mengalami peningkatan di beberapa daerah, seperti Jabodetabek, Bali, DIY dan Bandung raya, yang telah resmi ditetapkan oleh pemerintah untuk menjalankan PPKM Level 3.

Ajakan ini diungkapkan pada momentum reses tahap I yang dilakukan di lingkungan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Senin (7/2/2021).

“Masyarakat sudah harus mulai kembali menjalankan prokes di setiap kegiatannya. Jangan remehkan varian baru ini,” ajak Abah Gatot, sapaan akrabnya.

Politisi yang dikenal aktif melakukan dialog dengan RT dan RW di wilayah Kota Mojokerto itu mengingatkan, varian baru Covid-19 itu merupakan satu penyakit yang erat kaitannya dengan perilaku masyarakat. Jika perilaku masyarakat menurun dan abai pada protokol kesehatan, akan mempercepat penyebarannya.

“Semuanya bergantung pada masyarakat. Kalau masyarakat abai, pasti penyebarannya akan cepat. Itu yang harus diingat,” pungkasnya.

Anggota komisi C DPRD Jatim itu menegaskan, varian Omicron itu memang terkesan lemah jika menular pada orang yang sudah memiliki imunitas, baik karena sudah divaksin atau sudah terinfeksi kemudian sudah divaksin. Maka itu, dia mengimbau agar masyarakat tidak menganggap remeh varian Omicron.

“Supaya Jawa Timur, khususnya Kota Mojokerto, tetap aman dari sebaran ini, maka kita harus gotong royong, kita kerja bersama untuk menjaga wilayah kita dari sebaran Omicron ini,” terangnya.

Langkah untuk mencegahnya, lanjut Abah Gatot, adalah dengan merangkul perangkat RT dan RW di wilayah Kota Mojokerto untuk bekerja sama dalam menjaga wilayahnya masing-masing.

“Karena saya sudah sering kumpul-kumpul dengan perangkat RT/RW, maka sekalian saya ajak agar turut menjaga wilayahnya agar varian tersebut tidak masuk ke wilayah Mojokerto, khususnya Kota Mojokerto,” jelasnya.

Untuk diketahui, dari data yang diperoleh unit media DPD Jatim, ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Iwan Ariawan, mengatakan bahwa vaksin sangat berpengaruh dalam mengurangi risiko terjadinya Covid-19 gejala berat dan meninggal, apalagi pada lansia dan orang dengan komorbid. Iwan melihat kepatuhan protokol kesehatan dan kepatuhan penggunaan aplikasi PeduliLindungi saat ini menurun di masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut, anggota DPRD Kota Mojokerto, Febriana Meldyawati, Lurah Kranggan, RT dan RW se-Kelurahan Kranggan. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Tinjau Pantai Bimo Banyuwangi, Soroti Sampah Pesisir dan Dorong Wisata Fishing Center

BANYUWANGI – Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T. Danaparamita, melakukan kunjungan serap aspirasi ke kawasan pesisir ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Kejar Paket A, B, C untuk Tingkatkan Lama Sekolah di Jatim

Sri Untari dorong program kejar paket A, B, C untuk tingkatkan lama sekolah di Jawa Timur yang masih 13,44 tahun. ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Apresiasi Peran Pesantren Al Ma’arif Udanawu Cetak Generasi Berkarakter

Bupati Blitar Rijanto apresiasi MA Ma’arif Udanawu dan Ponpes Al Ma’arif dalam mencetak generasi berkarakter dan ...
HEADLINE

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026. SURABAYA — ...
KABAR CABANG

Dialog Dengan KPU, DPC Tulungagung Tekankan Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilu Bersih

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menekan pentingnya pendidikan ...
LEGISLATIF

Hardiknas 2026, Untari Tegaskan Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Peka Masalah Sosial

Sri Untari tegaskan pendidikan harus lahirkan generasi peka sosial di Hardiknas 2026, bukan sekadar unggul ...