Rabu
16 September 2026 | 11 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Longsor Susulan di Lawang, Didik Minta Pemdes Inisiasi Program Tanam Pohon

pdip-jatim-220311-didik-gatot

MALANG – Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto minta Pemerintah Desa (Pemdes) Sumberngepoh segera menginisiasi program penanaman pohon menyusul peristiwa bencana longsor yang terjadi di desa tersebut selama dua hari pada Selasa (8/3/2022) dan Kamis (10/3/2022).

Sesuai laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menurut Didik, terdapat kemungkinan terjadi longsor susulan. Oleh sebab itu, Didik minta agar pihak Pemdes dapat berkoordinasi dengan warga untuk bisa melakukan hal tersebut.

Status pada lahan yang mengalami tanah longsor, lanjut dia, adalah lahan milik warga dan perorangan. Sehingga dalam pengimplementasian program penanaman pohon kelak, diharapkan nantinya ada koordinasi dan kerja sama yang baik antara Pemkab Malang, Pemdes, dan warga.

“Jadi ini tanahnya (tebing) itu milik perseorangan. Kami menyarankan warga untuk menanam pohon lagi. Karena longsoran ini kan juga merugikan petani karena lahannya tertutupi material longsor,” jelas Didik Gatot Subroto di Malang, Jumat (11/3/2022).

Untuk jenis pohon yang akan ditanam, sebut Didik, nantinya adalah pohon dengan akar tunggang. Sehingga akarnya kuat bisa menahan tanah longsor lagi dan erosi tanah.

Wabup yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tersebut memastikan, Pemkab juga akan turut membantu penanaman pohon tersebut. Namun saat ini Pemkab Malang masih fokus untuk menginventarisir kerugian petani yang lahannya tertutup material longsor.

Selain lahan pertanian, peristiwa longsor itu juga berdampak pada saluran irigasi warga. “Saat ini kami perlu lakukan uji dulu. Kami perlu inventarisir kerugian warga dulu yang terjadi akibat longsor dan banjir,” terang Didik.

Selain adanya potensi terjadinya longsor susulan, BPBD Kabupaten Malang juga minta agar masyarakat tetap waspada. Sebab material longsor juga ada yang menutupi beberapa bagian saluran air, sehingga juga dikhawatirkan bakal meluber.

Selain itu, keberadaan cerobong yang berada dekat dengan lokasi terjadinya longsor juga menyita perhatiannya.

Keberadaan cerobong di dekat tebing lokasi longsor menurutnya cukup berbahaya. Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan mendelegasikan Pemerintah Kecamatan Lawang untuk berkoordinasi dengan perusahaan pemilik cerobong itu. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Penyaluran Air, Natasha Devianti Pastikan Bantuan Masuk Wilayah Kekeringan Bojonegoro

BOJONEGORO – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Natasha Devianti, bergerak, mengawal penyaluran air bersih ...
EKSEKUTIF

Rijanto Cek Jalan dan Jembatan di Blitar, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Bermanfaat

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto turun langsung mengecek progres pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah ...
KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...