Kamis
06 Agustus 2026 | 4 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Inflasi, Cak Ji Sampaikan Pemkot Siapkan Operasi Pasar

PDIP-Jatim-Armuji-23082022

SURABAYA – Renacana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite akan berdampak terhadap pergerakan indeks harga konsumen (IHK). Kenaikkan harga BBM nomor oktan 90 itu diprediksi bakal mengkerek inflasi komponen inti.

Pada akhirnya inflasi secara keseluruhan akan meningkat lebih pesat dari posisi terakhir sebesar 4,94 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Di Kota Surabaya tercatat mengalami inflasi sebesar 0,58 persen pada bulan Juli 2022. Terdapat kenaikan sebesar 0,12 persen dari bulan sebelumnya, tercatat pada bulan juni inflasi Kota Surabaya sebesar 0,46 Persen. (Data Badan Pusat Statistik Kota Surabaya).

Baca juga: Kusnadi Bagikan Beasiswa PIP di Kota Pasuruan dan Situbondo

Atas hal tersebut, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan memperkuat konsolidasi perangkat daerah untuk berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TIPD).

“Yang mengalami kenaikan cukup signifikan, di antaranya, makanan, minuman dan transportasi. Oleh karena itu kita akan koordinasikan untuk mengambil langkah antisipasi,” kata Armuji, Senin (22/8/2022).

Pengendalian inflasi di Kota Surabaya merupakan penjabaran dari Keputusan Presiden nomor 23 tahun 2017 tentang Tim Pengendalian Inflasi dan Peraturan Menteri Perekonomian nomor 10 tahun 2017 tentang Mekanisme dan Tata Kerja Tim Pengendalian Inflasi Pusat.

Baca juga: Acungi Jempol “Mojogetar 2022”, Untari Dorong Daerah Sepanjang DAS Brantas Gelar Festival Serupa

Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, Pemkot Surabaya melalui Dinas Koperasi Perdagangan dan UKM menggelar operasi pasar. Selain itu, pendataan harian terhadap harga komoditi bahan pokok untuk memantau lonjakan harga yang terjadi di lapangan.

“Kami juga berupaya memangkas rantai distribusi dari produsen ke konsumen. Tidak lupa untuk menjamin ketersediaan komoditi di lapangan agar tidak terjadi penimbunan,” tegas Cak Ji, sapaan akrab Armuji.

Ia juga menerangkan berbagai komoditas yang mendorong terjadinya inflasi, yaitu bawang merah, cabai merah, cabai rawit dan angkutan udara. Sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dalam menjaga stabilitas harga, yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. (*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Panitia Soekarno Cup 2026 Pastikan Persiapan Mencapai Seratus Persen

SURABAYA – Panitia Soekarno Cup 2026 menyatakan kesiapan penuh menjelang pembukaan turnamen yang akan menyajikan ...
KRONIK

Hj. Ansari Tegaskan Dana Haji Tidak Mengendap: Dikelola Transparan dan Berbasis Syariah

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil Jatim XI (Madura), Hj. Ansari, mengajak masyarakat Madura untuk ...
KRONIK

Bupati Lukman: Integritas Itu Fondasi, Kepercayaan Publik Nomor Satu

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menghadirkan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Keberhasilan Pembangunan Blitar Ditentukan Kualitas SDM, Bukan Sekadar Infrastruktur

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan keberhasilan pembangunan daerah tidak semata diukur dari banyaknya ...
KRONIK

Mahasiswa STAI Al Utsmani Dapat KIP 6 Juta Per Semester, Ina: Gunakan untuk Kebutuhan Kuliah

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, menegaskan bahwa Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) ...
LEGISLATIF

Infrastruktur Jadi Prioritas Perubahan APBD 2026, DPRD Jatim Respons Aspirasi Desa

DPRD Jawa Timur dan Pemprov Jatim menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pembangunan infrastruktur sebagai ...