Minggu
30 Agustus 2026 | 6 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Acungi Jempol “Mojogetar 2022”, Untari Dorong Daerah Sepanjang DAS Brantas Gelar Festival Serupa

pdip-jatim-220820-sub-mojogetar-1

MOJOKERTO – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Povinsi Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengapresiasi Festival Mojogetar 2022 yang digelar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Mojokerto, Sabtu (20/8/2022).

Acungan jempol dia berikan, karena even olahraga ini juga dimarakkan bermacam atraksi kesenian daerah setempat. Para pekerja seni budaya ini merupakan binaan Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan Kota Mojokerto.

Tak ayal, festival diikuti 251 peserta lomba dayung dari 10 kota/kabupaten se-Jawa Timur itu berjalan sangat meriah. (Baca juga: Buka Festival Mojogetar 2022, Kusnadi Ajak Pemuda Jatim Hidupkan Olahraga Dayung)

Apalagi, masyarakat memadati lokasi acara di pelataran Bandar Majapahi yang merupakan lapangan bekas pabrik gula, di Jalan Hayam Wuruk, Kota Mojokerto.

Tak hanya menyaksikan lomba dayung di Sungai Brantas, ataupun melihat pagelaran budaya, mereka juga terlihat memborong barang dagangan UMKM yang membuka lapak.

“Ini even yang sangat langka dan luar biasa. Jarang sekali orang yang menyadari, bahwa olahraga dan seni merupakan suatu kesatuan yang tak terpisahkan, khususnya dayung,” jelas Untari, usai acara pembukaan Festival Mojogetar 2022.

Dalam kesempatan tersebut, legislator yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini mengisahkan bagaimana kondisi perairan suatu daerah dapat mempengaruhi peradaban.

“Dahulu kala, di daerah sepanjang aliran Sungai Brantas, jalur daratnya masih sempit, akses transportasinya mengutamakan jalur perairan. Sehingga, dari perairanlah, mereka memenuhi hajat hidupnya,” paparnya.

Untari berharap agar 17 kota/kabupaten di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, bisa menggelar acara serupa.

“Saya berharap semangat ini dapat menular ke seluruh kota/kabupaten yang dilalui aliran Sungai Brantas. Sebab total ada 18 daerah yang dilaluinya. Karena festival semacam ini dapat melahirkan atlet, juga merawat kebudayaan, dan sekaligus menghidupkan perekonomian masyarakat,” tutur perempuan yang juga Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) itu.

Sementara itu, Sekretaris PODSI Kota Mojokerto yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti menjelaskan, acara tersebut merupakan hasil gotong royong masyarakat sekitar.

“Kita gelar acara ini bersama sebagai wujud gotong royong pegiat olahraga, pecinta seni, juga masyarakat di sini,” ujarnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...
LEGISLATIF

Pokmas Tak Lagi Berlaku, Yuzar Rasyid Tetap Kawal Aspirasi Warga Kemasan Soal Rombong

Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid tetap mengawal aspirasi warga Kemasan soal bantuan rombong meski program ...
KRONIK

Gencar Perbaiki Rumah Warga Miskin, Banyuwangi Diganjar Bonus Insentif Pusat

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan ...
SEMENTARA ITU...

Filosofi Tombak Korowelang di Jamasan Pusaka Trenggalek: Pemimpin Harus Ngopeni Rakyat dan Memberi Piwulang

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, puluhan pusaka dijamasi. Ketua DPRD Doding Rahmadi mengungkap filosofi Tombak ...
KRONIK

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, ...