Minggu
20 September 2026 | 10 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Romy Soekarno Dorong Gen Z Kawal Pemilu 2029 di Tengah Tantangan Digital

pdip jatim 260920 sosialisasi bawaslu di blitar 1

BLITAR – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong generasi Z (Gen Z) memahami pengawasan partisipatif sejak dini sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, tantangan pengawasan pemilu ke depan tidak hanya berlangsung di ruang fisik, tetapi juga semakin kuat di ruang digital.

Hal itu disampaikan Romy saat menjadi pemateri Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum yang digelar Bawaslu RI di Puri Perdana Hotel Kota Blitar, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur A. Warits, Ketua Bawaslu Kota Blitar Roma Hudi Fitrianto beserta jajaran, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Yudi Meira, serta ratusan peserta dari kalangan Gen Z yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa.

Romy mengatakan, materi pengawasan pemilu perlu disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami Gen Z, mengingat sebagian dari mereka akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2029.

“Beberapa materi yang saya sampaikan telah diterima oleh Gen Z, sehingga mereka akan mengetahui bagaimana tindakan preventif yang akan mereka hadapi di tahun 2029, karena di tahun 2029 mereka mentas menjadi pemilih pemula,” ujar Romy.

Menurut Romy, perkembangan teknologi membawa tantangan baru dalam pengawasan pemilu. Selain potensi penyebaran hoaks dan aktivitas buzzer, penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga perlu menjadi perhatian.

Ia juga menyoroti kemungkinan berkembangnya modus politik uang yang tidak lagi menggunakan uang tunai secara langsung.

“Materi yang saya sampaikan yaitu soal Bawaslu di tahun 2029 harus mengawasi bukan hanya fisik, ya teknologi juga. Di mana sekarang ada AI, hoaks, buzzer dan lain-lain. Politik uangnya juga mungkin bukan hanya kertas, bisa memakai voucher dan lain-lain,” jelasnya.

Karena itu, Romy menilai literasi dan kesadaran pemilih menjadi bagian penting dalam pengawasan partisipatif. Ia juga mengajak generasi muda memahami konsep “jiwa merdeka” yang disebutnya sebagai salah satu ajaran Bung Karno.

“Yang pasti saya sedang mempromosikan jiwa Merdeka ini, ajaran Bung Karno, yaitu kita tidak bisa diintimidasi. Karena dengan jiwa merdeka ini negara ini akan selamat dari kultur money politik yang sangat amat berat,” tegas Romy.

Romy mengatakan Gen Z menjadi sasaran penting sosialisasi karena kelompok tersebut memiliki kedekatan dengan perkembangan teknologi dan berbagai platform digital.

“Bicara dengan Gen Z karena mereka mengerti soal AI, teknologi, TikTok, IG, server dan lain sebagainya. Karena Indonesia sekarang sedang ke arah digital. Terlebih pada 2029 nanti Gen Z mencapai 62 persen pemilih,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jawa Timur A. Warits mengatakan pengawasan partisipatif perlu terus dikembangkan di seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk Kota Blitar.

Menurut Warits, perkembangan teknologi digital membuat ruang pengawasan semakin luas. Sementara itu, sumber daya pengawas pemilu memiliki keterbatasan sehingga partisipasi masyarakat dibutuhkan.

“Kami sedang mendorong agar pengawasan partisipatif itu tumbuh berkembang di seluruh wilayah di Jawa Timur termasuk di Kota Blitar. Karena ke depan dengan berkembangnya teknologi digital, Bawaslu perlu dukungan masyarakat untuk menjangkau objek-objek pengawasan,” ujar Warits.

Warits menambahkan, kolaborasi Bawaslu RI dengan Romy Soekarno menjadi bagian dari sinergi Bawaslu RI dan Komisi II DPR RI dalam menyosialisasikan pengawasan penyelenggaraan Pemilu.

Untuk memperkuat pengawasan partisipatif di Jawa Timur, Bawaslu Jatim juga menyiapkan program literasi politik bagi masyarakat.

“Program yang tengah disiapkan Bawaslu Jatim di seluruh Jatim, salah satunya yaitu bakal melatih orang, kita bikin modul sekarang agar supaya bisa memiliki literasi politik yang cukup,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Romy Soekarno Dorong Gen Z Kawal Pemilu 2029 di Tengah Tantangan Digital

BLITAR – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong generasi Z (Gen Z) memahami pengawasan partisipatif sejak ...
KRONIK

Soekarno Run Banyuwangi Spektakuler, Said: Kalau Jateng Punya Borobudur, Jatim Punya Banyuwangi

BANYUWANGI – Ribuan warga Banyuwangi mengikuti Soekarno Run. Mereka tampak bersemangat mengikuti kegiatan yang ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ikut Bersihkan Irigasi, Antisipasi Banjir dan Gagal Panen

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung bersama warga membersihkan saluran ...
KABAR CABANG

Target Menang Pemilu 2029, PDIP Banyuwangi Siapkan 5872 Kader Militan di Tingkat Desa

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi siap menuntaskan seluruh pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) sebagai ...
KRONIK

Dua Event Olahraga Meriahkan Banyuwangi, 3.400 Pelari Siap Ramaikan Soekarno Run

BANYUWANGI – Banyuwangi terus memantapkan diri sebagai salah satu destinasi sport tourism di Indonesia. Akhir pekan ...
SEMENTARA ITU...

8.000 Jamaah Padati Pendopo Blitar, Rijanto Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

BLITAR – Sekitar 8.000 jamaah memadati Pendopo Sasana Adhi Praja Kabupaten Blitar, Sabtu (19/9/2026), untuk ...