Selasa
13 Januari 2026 | 4 : 45

Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan, Eri Cahyadi Lakukan Ini

pdip-jatim-210918-keruk-saluran

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kian intensif mengantisipasi banjir jelang musim hujan. Antisipasi yang sudah dimulai beberapa bulan lalu, saat ini dalam tahap pengerukan endapan seluruh saluran dan kebut penyelesaian pembangunan bozem di wilayah Tandes.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan, seluruh saluran di bawah pedestrian sudah dikeruk dan yang sebagian rusak sudah diperbaiki.

“Kemudian DKRTH (Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau) juga sudah membersihkan gorong-gorong yang ada di pinggir jalan. Dedaunan yang masuk saluran sudah dibersihkan semuanya,” kata Eri, Jumat (18/9/2021).

Pihaknya juga tidak berhenti membangun saluran crossing di berbagai tempat. Tujuannya adalah menyambung saluran yang satu dengan yang lain, agar terkoneksi dan aliran air bisa lancar.

Politisi banteng tersebut juga mengungkapkan, bahwa aset Pemkot di daerah Tandes yang digunakan untuk bozem sudah jadi.

“Nah, bozem itu sekarang sudah jadi. Bozem ini penting untuk menampung air, sehingga harapan kita tidak ada lagi genangan di daerah tersebut,” jelasnya.

Tidak berhenti di situ, Eri Cahyadi bersama jajaran Dinas PU Bina Marga dan Pematusan terus mecari daerah yang masih berpotensi ada genangan air saat hujan, dan letak saluran air yang belum terkoneksi.

“Jadi, menyelesaikan genangan itu tidak bisa hanya dilakukan di satu titik tertentu, karena pasti berhubungan dengan daerah lainnya, sehingga daerah lain itu juga kita perbaiki. Makanya, perbaikan itu tidak bisa dilakukan hanya pada satu daerah genangan air saja,” ujar Eri.

Untuk itu, fokusnya saat ini ada di wilayah Surabaya Barat dan Surabaya Selatan. Di kedua tempat tersebut masih dilakukan pengerukan, pelebaran saluran, dan membuat saluran crossing.

“Mudah-mudahan nanti pada saat musim hujan bisa selesai semuanya. Kami juga terus memanfaatkan rumah pompa untuk mencegah genangan di Surabaya, beberapa perbaikan juga terus dilakukan supaya nanti bisa maksimal,” bebernya.

Kader PDI Perjuangan ini juga memastikan bahwa anggaran perbaikan mengurangi genangan air di Surabaya tidak masuk dalam refocusing. Sebab, anggaran yang mengalami refocusing adalah dana untuk kegiatan yang tidak menyentuh masyarakat.

“Kita bangun-bangun baru itu tahun 2022, karena kita tidak ingin kalau kita refocusing akhirnya berdampak pada masyarakat, seperti banjir ini. Jadi, itu tidak dikurangi,” tegas Eri. (yols/pr)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Soal Pilkada, Widarto: PDI Perjuangan Berkomitmen Jaga Kedaulatan Rakyat!

JEMBER – “Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berkomitmen menjaga kedaulatan rakyat!”. Demikian pernyataan Ketua ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan Laporan Kepada Rakyat

MAGETAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan menyampaikan “Laporan Kepada Rakyat Tahun 2025” sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

Dirikan Rumah Budaya, Rindu Rikat: Wujud Kontribusi PDIP dalam Pengembangan Seni Budaya Daerah

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kota Kediri berusaha mewujudkan komitmen memajukan seni dan budaya lokal sebagai bagian ...
KRONIK

Kalender Event 2026 Digelar di 27 Kecamatan, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menetapkan 110 kegiatan dalam Kalender Event 2026. ...
HEADLINE

Rakernas I Ditutup Megawati, 38 Ketua DPD PDIP Peroleh Tas Siaga Bencana dan Bibit Pohon

JAKARTA – Ketua Bidang Ekonomi Kreatif DPP PDI Perjuangan M. Prananda Prabowo, serta Ketua DPP yang juga Ketua DPR ...
KOLOM

Buku-Buku di Arena Partai Politik

Oleh Eri Irawan, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. JAKARTA – Jorge Luis Borges, sastrawan Amerika Latin ...