Kamis
11 Juni 2026 | 6 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anggaran Tahun 2026 Berkurang, Pemkab Ngawi Prioritaskan Program Pelayanan Masyarakat

IMG-20251121-WA0020_copy_776x552

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat, pasca jumlah anggaran tahun 2026 mendatang turun.

Pendapatan transfer pusat untuk Kabupaten Ngawi tahun 2026 susut hampir Rp300 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2026, Pemkab Ngawi hanya menerima Rp1,6 triliun. APBD yang dicanangkan sebelumnya Rp2,3 T, terkoreksi menjadi Rp2 triliun sekian.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyebut penurunan pendapatan transfer pusat pada tahun anggaran 2026 menjadi tantangan bagi kapasitas fiskal daerah. Namun, Pemkab Ngawi tetap memprioritaskan penggunaan anggaran pada program-program strategis sebagaimana RPJMD 2025-2029.

“Tentu kami akan memfokuskan kegiatan-kegiatan pada skala prioritas pembangunan di Kabupaten Ngawi,” ujar Bupati Ony usai rapat paripurna, Kamis kemarin (20/11/2025).

Bupati Ony merinci, pembangunan dasar, termasuk infrastruktur jalan dan jembatan, tetap menjadi prioritas utama. Ia menargetkan perbaikan infrastruktur ini harus tuntas seratus persen, sehingga tidak ada lagi kendala jalan maupun jembatan yang rusak di Ngawi.

​Selain infrastruktur, pelayanan publik dasar seperti pendidikan dan kesehatan juga diutamakan. Di sektor pendidikan, Pemkab Ngawi masih memiliki pekerjaan rumah (PR) terkait perbaikan bangunan sekolah yang rusak, yang saat ini tersisa sekitar 15 persen dari total keseluruhan.

​”Tahun 2026, sarana dan prasarana sekolah harus selesai. Dari 15 persen yang rusak harus rampung,” tegas Bupati yang juga kader PDI Perjuangan Ngawi ini.

​Di bidang kesehatan, Bupati Ony memastikan penanganan terhadap stunting tidak akan berkurang porsinya, meskipun APBD susut. Pelayanan kesehatan gratis dan implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) juga diupayakan agar tetap optimal.

​”Fasilitasi layanan kesehatan termasuk cek kesehatan gratis, ILP, dan optimalisasi pengurangan stunting tetap akan kami usahakan,” tambahnya.

​Optimalisasi PAD untuk Menutup Defisit
​Menanggapi tantangan penurunan anggaran, Bupati Ony menambahkan bahwa Pemkab Ngawi akan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Optimalisasi ini akan dilakukan melalui evaluasi kebijakan pajak dan retribusi, termasuk penyesuaian tarif yang akan ditetapkan dalam perubahan Perda, serta mendorong peningkatan kontribusi dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

​”Ketika ada pengurangan anggaran, maka PAD juga harus bertambah. Maka kami dorong bidang keuangan harus secara optimal memiliki target riil yang bisa dicapai,” pungkasnya. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...