Rabu
21 Oktober 2026 | 5 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Angel Ingin Ikuti Jejak Megawati, KD Sudah Lama Ngefans PDIP

pdip-jatim-angel-karamoy

JAKARTA – PDI Perjuangan terus membekali para bakal caleg artis yang maju dalam pemilihan Legislitif 2019. Melalui tangan artis berkualitas, Indonesia yang memiliki berkepribadian di bidang budaya bisa terwujudkan.

“Bung Karno mengatakan Indonesia berkepribadian dalam kebudayaan, yakni kebudayaan kita. Bukan kebudayaan Amerika, bukan kebudayaan Eropa, bukan India, kebudayaan Arab, bukan kebudayaan China. Tapi Indonesia sebagai Taman Sarinya Kebudayaan-kebudayaan besar dunia yang dibumikan dalam kepribadian bangsa Indonesia,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Selasa (31/7/2018).

Di antara artis yang bergabung adalah Angel Karamoy dan Krisdayanti. Angel Karamoy mengaku memilih partai berlambang banteng sebagai kendaraannya karena mengagumi sosok Bung Karno  dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Saya kagum dengan sosok Bung Karno. Semua orang juga kagum, karena Bung Karno adalah bapak bangsa. Pokoknya luar biasa Beliau,” ungkap Angel.

Selain itu, PDIP dipimpin oleh seorang perempuan. Sehingga terinspirasi mengikuti jejaknya.

“Saya wanita dan saya bangga. Ada lho seorang wanita yang jadi ketum, bahkan Beliau (Megawati) adalah Presiden RI kelima. Jadi saya harus ikutin jejaknya nih, saya harus bagaimana nih bisa tahu, beliau bisa sukses gimana caranya,” kata Angel.

Menurut Angel, PDIP adalah partai yang bukan hanya memberikan kesempatan luas kepada perempuan untuk berpolitik, tetapi sudah membuktikannya.

Selain Bung Karno dan Megawati, kata dia, alasannya bergabung dengan PDI Perjuangan karena partai nasionalis ini mencapreskan kembali Jokowi.

“Saya sangat setuju PDI Perjuangan mengusung Jokowi untuk jadi presiden,” ujar perempuan kelahiran Manado 31 tahun silam ini.

Sementara itu, Krisdayanti atau disapa KD mengungkapkan, lewat PDIP ia ingin mewujudkan salah satu cita-cita Trisakti Bung Karno, yakni Indonesia yang berkepribadian di bidang budaya.

“Jadi perpindahan saya sebenarnya tidak meninggalkan dunia keartisan saya. Tapi saya bergerak dari dunia seni menjadi politik yang berkebudayaan. Karena saya mendapatkan tugas dan amanah untuk menggelorakan rasa cinta akan budaya nasional,” ungkap Krisdayanti.

Soal pilihan jatuh ke PDIP, hal itu karena latar belakang keluarganya yang nasionalis. Terlebih sang kakek pernah duduk sebagai anggota legislatif dari partai nasionalis untuk wilayah Malang.

“Juga dalam diri saya dan dorongan dari suami yang walaupun dia orang asing. Tapi kami berdua itu ngefans sama PDI Perjuangan dari dulu,” ujar perempuan kelahiran Batu 43 tahun silam ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...