oleh

Anas Karno Apresiasi Kecepatan Polrestabes Tangani Kasus Penganiayaan Majikan terhadap ART

-Kronik-27 kali dibaca

SURABAYA – Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno mengapresiasi langkah cepat Polrestabes Surabaya dalam memproses hukum kasus penganiayaan dilakukan majikan kepada asisten rumah tangganya (ART). Sebelum masuk ranah hukum, kasus ini menjadi atensi Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya.

“Saya mengapresiasi langkah cepat Polrestabes Surabaya dalam penyelidikan dan penyidikan hingga ada penetapan tersangka pada kasus ini,” kata Anas Karno, Kamis (20/5/2021).

Pria yang juga Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya ini menilai, proses hukum sudah sepatutnya berjalan pada persoalan ini. Anas Karno juga percaya sepenuhnya kepada aparat kepolisian dalam memproses hukum kasus ini.

Anas Karno berharap kasus serupa tidak terjadi lagi, khususnya di Kota Surabaya. Ia meminta kepada warga Surabaya untuk tidak segan-segan melaporkan kepada pihak berwajib manakala ada tindakan kekerasan.  

Polrestabes Surabaya, Rabu (19/5/2021) menetapkan FF sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap EAS yang tak lain adalah ART dari FF.

Berita terkait: Fraksi Banteng Surabaya Terus Memantau Perkembangan Kasus ART Disiksa Majikan

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, kasus penganiayaan dialami EAS mencuat saat dirinya berada di Liponsos Surabaya. Saat EAS berada di tempat tersebut, Anas Karno mengunjunginya bahkan sampai dua kali untuk memastikan kondisi kejiwaan ART ini.

Kepada Anas Karno, EAS menunjukkan bekas luka dan lebam akibat berbagai penyiksaan yang dialami. Termasuk menceritakan bagaimana sang majikan menyuruhnya memakan kotoran kucing. (hs)