Jumat
24 April 2026 | 5 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anak Bangsa Diadu Domba Demi Menang Pemilu, Megawati: Saya Tidak Terima!

pdip-jatim-megawati-pembekalan-caleg-dpr

JAKARTA – Maraknya perundungan, ujaran kebencian dan hoaks di media sosial pada tahun politik menjadi sorotan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Presiden ke-5 RI ini tidak terima jika persatuan anak bangsa dikorbankan hanya demi kepentingan pragmatis memenangkan pemilu.

“Kenapa sih republik ini dibuat seperti ini? Sebuah negara yang dibangun dan bangsa yang dibangun dengan susah payah, sepertinya sekarang mau dipisah-pisahkan, diadu domba dengan segala cara. Ya tentu saya tidak bisa menerima,” tandas Megawati saat memberikan pembekalan kepada caleg PDI Perjuangan Angkatan III di kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Dia mengingatkan maraknya ujaran kebencian, perundungan dan hoaks hanya akan merusak bangsa. Megawati pun menanyakan apa keuntungannya.

“Apa keuntungan kita buat republik ini? Hanya mau cari menang? Kalau selalu didengung-dengungkan, Luber (langsung umum bebas rahasia) dan Jurdil (jujur dan adil), mana,” katanya.

Dia menuturkan, membangun demokrasi harus dengan cara-cara positif. Bukan dengan perundungan, menyebar kebohongan dan kebencian.

“Apakah ini kita berdemokrasi? No, no! Ini kan orang di-bully tanpa kehormatan. Bayangkan. Kayak apa sih rasanya? Apa kalian itu ndak punya, katakan kalau orangtua kan punya anak istri keluarga, kayak apa ya sakitnya, coba bayangkan,” ujar Megawati.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, di acara yang dihadiri sekitar 120 caleg itu, Megawati memberikan arahan kepada mereka terkait aspek ideologi Pancasila yang menjadi nilai-nilai partai selama ini.

Caleg juga diberikan pendidikan sejarah kemerdekaan bangsa, hingga strategi pemenangan pemilu berdasarkan gotong royong.

“Kemudian (kampanye) door to door dan juga komunikasi politik yang efektif untuk mensosialisasikan keberhasilan Pak Jokowi dan juga visi misi Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin,” jelas Hasto.

Dia menyebutkan, sekolah caleg yang digelar hari ini adalah gelombang ketiga atau yang terakhir dan diikuti sekitar 120 peserta. Sebelumnya, PDI Perjuangan sudah dua kali menggelar sekolah caleg yang diikuti 450 peserta.

“Jadi dari total 570 caleg DPR RI, semua sudah diberikan pendidikan lewat sekolah partai,” terang Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Lamongan Perkuat Komitmen Penurunan Stunting Melalui Program Genting

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan langkah konkret dalam mencetak generasi emas yang bebas ...
KRONIK

Ratusan Kasus Narkoba Menghantui Lumajang, Desa Tunjungrejo Perkuat Ketahanan Lewat Penyuluhan Hukum

LUMAJANG – Memajukan desa tak sekadar membangun infrastruktur. Juga bagaimana pembangunan sumber daya manusia (SDM) ...
KABAR CABANG

Ficky Septalinda: Sinergi Tiga Pilar Partai, Strategi Mencapai Kemenangan Kontestasi Politik

BANYUWANGI – Menjaga soliditas dan kekompakan tiga pilar Partai menjadi strategi dan kunci utama PDI Perjuangan ...
KRONIK

Erma Inisiasi Program Nelayan Ramah Lingkungan di Pantai Sidem Tulungagung

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menginisiasi program nelayan tanah ...
LEGISLATIF

Fery Sudarsono Serahkan 10 Ribu Bibit Buah, Dorong Kemandirian Pangan Warga Madiun

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono membagikan 10 ribu bibit tanaman produktif kepada masyarakat di ...
KRONIK

Antisipasi Kemarau Ekstrem, Pemkab Ngawi Petakan Sawah Rentan Terdampak dan Percepat Tandur 

NGAWI – Sejumlah langkah antipasi dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam menghadapi ancaman kemarau ekstrem ...