LUMAJANG – Peringatan Bulan Bung Karno, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, Bukasan, S.Pd. MM. menggelar doa bersama di Rumah Aspirasi BKS, Desa Bodang Kecamatan Padang. Selain itu, juga dilaksanakan dialog mengenai Bung Karno sebagai pengingat sejarah perjuangannya.
Bukasan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut untuk mendoakan almarhum Bung Karno, semoga beliau ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Selain itu, kata Bukasan juga sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengenang jasa Proklamator RI, Ir. Soekarno.
“Melalui kegiatan ini, besar harapannya dapat dijadikan sebagai penyemangat untuk mewarisi api semangat perjuangan Bung Karno dengan terus mengabdikan diri kepada masyarakat,” kata Bukasan, kepada kontributor www.pdiperjuangan-jatim.com, Selasa (30/6/2026).
Lebih lanjut, Bukasan menjelaskan bahwa sosok Bung Karno merupakan bapak marhaenisme sekaligus bapak Proklamator RI. Katanya, perjuangan beliau harus dijadikan spirit dalam aksi kita untuk memperjuangkan masyarakat di wilayah kita masing-masing.
“Esensi dari Bulan Bung Karno bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dan ajaran Trisakti kepada para kader serta masyarakat luas. Oleh karena itu, seluruh elemen harus menjunjung tinggi nama, ide, dan gagasan beliau agar tidak boleh mati,” jelasnya.
Melalui momentum tersebut, pihaknya berharap seluruh masyarakat dapat memperkuat soliditas organisasi sekaligus mengakar pada kepentingan masyarakat, selaras dengan cita-cita marhaenisme yang diajarkan oleh Bung Karno.

Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat sekitar tempat kegiatan, komunitas pemuda milenial setempat, serta beberapa struktur PDI Perjuangan dari kecamatan Padang dan kecamatan Gucialit.
Mewakili golongan gen z, Haikal Salwa Ramadhan, menilai Peringatan Bulan Bung Karno dinilai mampu menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk memahami perjalanan bangsa sekaligus memperkuat rasa kebangsaan.
Katanya, kegiatan tersebut memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri bangsa sekaligus ungkapan harapan agar Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, dan kemajuan.
“Kami memandang nilai-nilai perjuangan Bung Karno masih sangat relevan dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di era digital yang menuntut generasi muda untuk tetap memiliki karakter, nasionalisme, dan kepedulian sosial,” katanya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong, keberanian memperjuangkan kepentingan rakyat, serta kecintaan terhadap tanah air merupakan warisan pemikiran Bung Karno yang perlu terus dihidupkan melalui tindakan nyata, bukan hanya dikenang dalam sejarah,” papar Haikal, sapaan akrabnya.(ndy/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









