Senin
19 Oktober 2026 | 9 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Alumni Ponpes Sulit Maju Pilkades, Fraksi Banteng DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Revisi Perda Pemdes

pdip-jatim--pasuruan-kab-250521

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan terus mendorong terbitnya peraturan daerah yang memberikan kemudahan pengurusan administrasi bagi para alumni pondok pesantren yang akan mencalonkan diri sebagai kepala desa.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, Selasa (25/5/2021), mendampingi Panitia Khusus (Pansus) Perubahan Raperda Pemerintah Desa (Pemdes) melakukan konsultasi publik dengan PCNU Kabupaten Pasuruan.

Konsultasi publik ini untuk meminta masukan dan pendapat atas pembahasan raperda yang didalamnya terkait penggunaan ijazah madrasah pondok pesantren untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa.

Menurut AW, panggilan akrabnya, konsultasi publik ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, legislatif dengan para ulama untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Pasuruan. Sehingga keputusan yang disepakati dalam sidang paripurna dewan menghasilkan keputusan yang baik.

“Masukan dan pendapat para alim ulama ini menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan Raperda Pemdes. Raperda ini menyangkut perubahan tentang persyaratan dalam pencalonan kepala desa,” kata AW.

Selama ini, kata AW yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, alumni madrasah ponpes yang mengikuti kontestasi pemilihan kepala desa, harus meminta legalisir ijazah ke Kantor Kemenag. Namun dengan perubahan tersebut, mereka cukup melegalisir pada madrasah tempatnya menempuh pendidikan.

“Raperda ini memberikan kemudahan bagi alumni madrasah ponpes dalam mengikuti Pilkades,” tandas AW.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakin menyambut baik langkah Pansus Raperda Pemdes yang melakukan konsultasi publik sebelum memutuskan hasil pembahasannya. Menurutnya, Kabupaten Pasuruan yang mayoritas beragama muslim, sangat ideal jika menerapkan aturan yang mengakomodir kepentingan alumni santri.

“Kami sangat mendukung perubahan Raperda Pemdes, sehingga para alumni pesantren yang mau ikut calon kepala desa tidak sulit melegalisir ijazahnya,” kata Gus Ipong, panggilan akrabnya. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...
HEADLINE

Gunung Arjuno Terbakar; PDI Perjuangan Kerahkan Ratusan Relawan, Bantu Air Bersih untuk Warga Terdampak

KABUPATEN PASURUAN – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui gerakan PDI Perjuangan Peduli menyiapkan sekitar 20 ...
KRONIK

Sonny Jadi DJ Senam Tempo Disko Kaliboyo, Warga Antusias Tebus Sembako Murah

BANYUWANGI – Suasana Minggu pagi di Kaliboyo, Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berlangsung meriah. Warga ...
KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...