Kamis
25 Juni 2026 | 10 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ajak Lestarikan Nilai-nilai Luhur Pendiri Bangsa, Untari: Kita Bukan Bangsa Ecek-ecek

pdip-jatim-211102-untari-reses-singosari-1

MALANG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak semua kalangan, khususnya kader muda Banteng di Kabupaten Malang, untuk menjaga dan meneruskan spirit persatuan yang pernah dicita-citakan Kertanegara, Raja Kerajaan Singosari.

Menurut Untari, Raja Kertanegara merupakan raja yang pertama kali menggagas dan bercita-cita untuk mempersatukan Bumi Nusantara. Singosari sendiri merupakan salah satu kerajaan terbesar yang didirikan Ken Arok pada abad ke-13 Masehi.

“Kerajaan Singosari ini menjadi sangat penting karena merupakan pondasi berdirinya kerajaan Nusantara sebelum Majapahit,” beber Untari, dalam kegiatan reses di SMPN 1 Singosari, Kabupaten Malang, Senin (1/11/2021).

Dia mengatakan, spirit persatuan dan kesatuan yang diwariskan Kerajaan Singosari inilah, yang menjadi tanggung jawab semua generasi penerus ajaran-ajaran luhur para pendiri bangsa. Hal ini sebagai upaya merawat kesatuan memori kolektif peninggalan para pendahulu.

“Inilah kearifan lokal kebudayaan kita, yang oleh Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri) diinstruksikan kepada kita untuk melestarikan. Untuk apa dilestarikan, agar kita tidak lupa jati diri kita sebagai orang Indonesia,” tegas Untari.

Instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan kepada seluruh jajaran partai untuk melestarikan peninggalan budaya, lanjut dia, merupakan perwujudan dari salah satu poin dari Trisakti Bung Karno berkepribadian dalam kebudayaan.

Berkepribadian dalam kebudayaan itu akan bisa diwujudkan apabila setiap warga negara mengilhami nilai-nilai luhur yang ditinggalkan oleh para leluhur, yang harus dijalankan dalam kehidupan bersosial dan bermasyarakat sehari-hari.

“Kita ini bukan bangsa yang ecek-ecek. Kita bangsa yang besar dengan nenek moyang yang luar biasa. Bukan bangsa tempe, tapi bangsa yang hebat,” terangnya.

Berbagai peninggalan budaya fisik seperti candi dan arca juga peninggalan secara psikis yang berupa tatanan sosial masyarakat inilah yang diharapkan mampu dijaga, dirawat, serta disebarluaskan oleh kader-kader PDI Perjuangan di Kecamatan Singosari.

Menurutnya, kader Banteng harus menjadi garda terdepan dalam meneruskan dan mengimplementasikan peninggalan para leluhur bangsa guna merawat kerukunan, menjaga kebhinekaan, juga menciptakan harmoni sebagai satu kesatuan bangsa Indonesia.

“Berkepribadian dalam bidang kebudayaan, kalau itu kita lakukan bersama-sama, kita bisa menjaga tanah yang kita pijak. Kita tidak akan dijajah oleh bangsa lain tidak akan dimasuki budaya-budaya luar yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa,” tutup Untari. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Dugaan Penyelewengan Retribusi Pasar Bisa Ganggu Target PAD

DPRD Jember mengingatkan dugaan penyelewengan retribusi pasar harus ditelusuri serius karena berpotensi mengganggu ...
KRONIK

BBHAR Jatim Kawal Kasus Pencabulan terhadap Santriwati di Sidoarjo

SIDOARJO – Seorang pengajar di salah satu pesantren di Kabupaten Sidoarjo, inisial UJF, ditahan pihak kepolisian ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Genjot Pelatihan Media Sosial untuk Kader Muda di 14 PAC

DPC PDI Perjuangan Trenggalek menggelar pelatihan media sosial dan digital marketing bagi kader muda dari 14 PAC. ...
KRONIK

Rocky Gerung dan Airlangga Pribadi Bakal Uji Relevansi Marhaenisme di Hadapan Gen Z Magetan

MAGETAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, bakal dikemas berbeda dengan ...
KRONIK

Fraksi PDIP Dorong Andy Firasadi Aktif Advokasi Rakyat usai Dilantik Jadi Anggota DPRD Jatim 

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur akan mendorong Andy Firasadi aktif melakukan advokasi masyarakat usai ...
HEADLINE

Ribuan Perempuan di Gresik Doa Bersama Peringati Haul ke-56 Bung Karno

GRESIK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Haul ke-56 Presiden ...