Minggu
19 April 2026 | 11 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Menang Tebal di Pemilu 2024, Begini Pesan Sri Rahayu untuk Para Saksi

pdip-jatim-221212-ppsd-tulungagung-1

TULUNGAGUNG – Ketua Bidang Kesehatan dan Anak DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu menegaskan bahwa saksi adalah milik partai bukan milik perorangan.

Sehingga, hasil dari menjalankan tugas sebagai seorang saksi harus kembali kepada partai bukan kepada perorangan.

“Perlu diingat lagi, saksi ini adalah milik partai bukan milik perorangan,” kata Sri Rahayu saat memberikan arahan pada kegiatan Pelatihan Pelatih Saksi Daerah (PPSD) yang digelar DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Sabtu (10/12/2022) malam.

Anggota Komisi V DPR RI yang akrab disapa Yayuk ini menambahkan, saksi yang bertugas di kecamatan harus betul-betul mendapatkan pelatihan, karena proses perhitungan suara di tingkat kecamatan membutuhkan waktu lama.

Baca juga: 2 Hari Ikuti PPSD, PAC Kauman Siap Tindaklanjuti Rekomendasi BSPN Tulungagung

Selain itu, kader yang ditugaskan menjadi saksi harus menjalankan tugas dengan baik, tidak hanya datang, duduk dan diam saja tapi harus benar-benar menjalankan tugas sebagai saksi.

“Saksi merupakan salah satu faktor penting di dalam proses pemilu 2024 khususnya dalam perhitungan suara,” ucapnya.

Karena pentingnya fungsi saksi, maka menjadi salah satu alasan Ketua Umum PDI Perjuangan untuk melembagakan saksi menjadi sebuah badan Partai, yakni Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN).

Dengan dilembagakan, diharapkan saksi partai sifatnya menjadi permanen sehingga saksi yang ditugaskan akan semakin matang dalam setiap proses Pemilu.

“Ketua umum menilai saksi ini adalah garda kedua pemenangan partai setelah struktural dan Kader Partai. Saya berharap semua saksi bisa menjalankan tugas dengan baik, karena betapa pentingnya fungsi saksi dalam mengamankan suara partai,” harap Yayuk.

Pada Pemilu 2024 mendatang, lanjut Yayuk, pertanyaannya bukan mau menang atau tidak. Tapi memang harus menang dan yang dibutuhkan adalah menang tebal.

Sebagai pengurus DPP, Yayuk minta agar semua saksi selalu disiplin dalam menjalankan tugas. Dirinya melarang seorang saksi datang terlambat, artinya surat tugas datang dulu baru orangnya menyusul.

“Hal pertama yang harus diperhatikan saksi adalah disiplin, disiplin waktu, disiplin kerja, dan disiplin dalam rangka melihat proses pemilihan. Jangan menunggu, saksi harus aktif,” tegasnya

Yayuk kembali menegaskan, bahwa peran dari saksi sangat penting, sehingga kader yang bertugas menjadi saksi harus selalu menjaga kesehatan. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...