Kamis
04 Juni 2026 | 1 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Abah Edy Sampaikan Lima Misi Paslon SAE dalam Meningkatkan Pelayanan Masyarakat Sidoarjo

IMG-20241101-WA0015_copy_619x402

SIDOARJO – calon Wakil Bupati Sidoarjo dari Pasangan Calon SAE, H. Edi Widodo tampak bersemangat saat menyampaikan visi misinya dalam debat kandidat ke-II yang digelar KPU Sidoarjo di Hotel Aston, Sidoarjo, Kamis, (31/10/2024) Malam.

Menurut Abah Edi, yang diusung oleh PDI Perjuangan Peningkatan pelayanan masyarakat dan solusi atas permasalahan yang ada di Sidoarjo tidak terlepas dari lima misi yang digagas. Yakni, Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, transparan, akuntabel, berbasis elektronik, dan bebas Korupsi.

Visi misi itu disampaikan Abah Edi mengawali kegiatan debat Kandidat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo jelang pemilu kepala daerah yang bakal dilaksanakan pada November 2024 mendatang.

Berikut visi-misi yang disampaikan Abah Edi sebagaimana tema yang diusung dalam debat kandidat ke-II ini yakni peningkatkan pelayanan masyarakat dan solusi atas permasalahan daerah.

Maka sesuai misi lima, pasangan calon SAE yakni Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, transparan, akuntabel, berbasis elektronik, dan bebas Korupsi.

“Dengan cara apa? Yakni dengan memberikan ruang yang luas bagi partisipasi masyarakat dalam proses perumusan hingga evaluasi kebijakan,” tegas Abah Edi.

Lebih lanjut, Paslon SAE tidak akan berteori, dan berbasa basi. Menurutnya, Kabupaten Sidoarjo hanya kalah anggaran dengan kota Surabaya. Namun, Paslon SAE meyakini jika kita Surabaya melakukan pelayanan dengan cepat dan mudah, maka Sidoarjo pun juga bisa.

Begitu pun jika Surabaya terbebas dari korupsi, maka Sidoajro pun juga pasti bisa.

“Kita hanya perlu membuktikan. Kabupaten Sidoarjo tidak cukup hanya dengan pemikiran out of the box. Tapi harus without the box. Kita ini berkembang menjadi daerah dan kultur Industri dengan sumbangan lebih dari 50 persen. Maka pelayanan publik tidak boleh kaleng kaleng,” tambahnya.

Untuk merealisasikan itu, Paslon SAE mewacanakan pelayanan berbasis 724. Yakni tujuh hari 24 jam non stop. Sehingga warga masyarakat Sidoarjo tidak perlu melakukan cuti jika hanya sekedar mengurus KTP.

“Kuncinya ada di digitalisasi. Dengan semangat ini otomatis spirit bagi birokrasi dan ASN, inovasi segala bidang berbasis digital,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Abah Edi, Kabupaten Sidoarjo tidak butuh sekedar konsep dan janji-janji. Sebab, yang terpenting bagi warga Sidoarjo adalah dorongan kecintaan terhadap warga. Sehingga segala pelayanan masyarakat bisa teratasi tanpa menyulitkan masyarakat.

“Jika anda ingin Sidoarjo bangkit Bermartabat, pilihlah kami H. Achmad Amir Aslichin – Hm Edi Widodo (SAE),” tandasnya. (hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...