Rabu
07 Oktober 2026 | 10 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

De Facto, Pilkada Surabaya Selesai

pdip jatim - adi sutarwijono - bimtek

pdip jatim - adi sutarwijono - bimtekSURABAYA – Tim Pemenangan Risma – Whisnu menegaskan, secara de facto Pilkada Surabaya telah selesai dan tinggal menunggu pelantikan. Pasalnya, selisih perolehan suara yang kelewat besar, yakni 73%, menutup kemungkinan adanya gugatan hasil pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sesuai hasil rekapitulasi KPU Surabaya, Rabu lalu, pasangan Tri Rismaharini – Whisnu Sakti Buana mendapatkan dukungan suara sebanyak 893.087 atau 86,34 %. Sedang pasangan Rasiyo – Lucy Kurniasari meraih dukungan 141.324 suara atau 13,66 %.

“Dengan jarak perolehan suara yang membentang lebar, antara capaian Risma – Whisnu dengan Rasiyo – Lucy, tidak memungkinkan dilakukan gugatan hasil pilkada ke Mahkamah Konstitusi, karena syarat gugatan selisih suara berkisar 0 – 2,5 persen,” kata Sekretaris Tim Pemenangan Risma – Whisnu, Adi Sutarwijono, Jumat (18/12/2015).

Artinya, tambah Adi Sutarwijono, pasangan Risma – Whisnu dipilih rakyat dengan legitimasi yang sangat mutlak.

Karena itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Surabaya ini menyarankan kepada Tim Rasiyo – Lucy untuk legowo menerima hasil Pilwali Surabaya 2015.

Tapi jika tetap ingin menyoal dana kampanye, Tim Risma – Whisnu siap menunggu laporan tersebut di Panwaslu. Terkait masalah dana kampanye ini, pihaknya meminta Panwaslu bersikap profesional.

“Tunggu hasil audit, cermati hasilnya dan berdasarkan hasil itu. Silakan melakukan tindakan yang patut dalam koridor yang disediakan undang – undang dan aturan lain dari pilkada,” terang alumnus FISIP Universitas Airlangga Surabaya ini.

Sementara, terhadap auditor KPU, Tim Risma – Whisnu minta agar pemeriksaan dana kampanye dua pasangan calon segera dirampungkan. “Jika sudah rampung, KPU bisa mempublikasikan dengan resmi kepada publik,” katanya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini menegaskan, dari hasil audit KPU tersebut, publik akan mengetahui, siapa yang bertindak benar dan prosedural. Sebaliknya, imbuh Adi, juga akan diketahui siapa yang sebenarnya mencari sensasi yang tidak perlu untuk menghindar dari fakta kekalahan telak. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...
KRONIK

Pejabat Banyuwangi Jalani Tes Urine dan Tandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba

BANYUWANGI – Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mulai camat hingga kepala Organisasi Perangkat ...
EKSEKUTIF

Sanusi Tegaskan Program Sampah di Malang Tak Boleh Berhenti Jadi Pilot Project

MALANG – Bupati Malang Sanusi menegaskan penanganan sampah tidak boleh berhenti sebagai proyek percontohan atau ...
LEGISLATIF

Gen Z Kutisari Gerakkan Ekonomi Kampung, Anas Karno: Patut Diteladani

SURABAYA – Upaya generasi muda di Kutisari, Surabaya, membangun usaha produktif untuk menggerakkan perekonomian ...
SEMENTARA ITU...

Cak Ji dan Risma Sapa Lansia dan Warga Pra-Sejahtera Peserta Periksa Mata Gratis

SURABAYA – Akses pemeriksaan mata bagi lansia dan warga pra-sejahtera perlu terus dibuka. Sebab, gangguan ...
SEMENTARA ITU...

Dari Tegang hingga Pecah dalam Sorak, Ribuan Warga Kediri Rayakan Kemenangan Timnas

KEDIRI – Malam di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, berubah menjadi lautan sorak. Ribuan warga ...