Minggu
23 Agustus 2026 | 6 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

De Facto, Pilkada Surabaya Selesai

pdip jatim - adi sutarwijono - bimtek

pdip jatim - adi sutarwijono - bimtekSURABAYA – Tim Pemenangan Risma – Whisnu menegaskan, secara de facto Pilkada Surabaya telah selesai dan tinggal menunggu pelantikan. Pasalnya, selisih perolehan suara yang kelewat besar, yakni 73%, menutup kemungkinan adanya gugatan hasil pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sesuai hasil rekapitulasi KPU Surabaya, Rabu lalu, pasangan Tri Rismaharini – Whisnu Sakti Buana mendapatkan dukungan suara sebanyak 893.087 atau 86,34 %. Sedang pasangan Rasiyo – Lucy Kurniasari meraih dukungan 141.324 suara atau 13,66 %.

“Dengan jarak perolehan suara yang membentang lebar, antara capaian Risma – Whisnu dengan Rasiyo – Lucy, tidak memungkinkan dilakukan gugatan hasil pilkada ke Mahkamah Konstitusi, karena syarat gugatan selisih suara berkisar 0 – 2,5 persen,” kata Sekretaris Tim Pemenangan Risma – Whisnu, Adi Sutarwijono, Jumat (18/12/2015).

Artinya, tambah Adi Sutarwijono, pasangan Risma – Whisnu dipilih rakyat dengan legitimasi yang sangat mutlak.

Karena itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Surabaya ini menyarankan kepada Tim Rasiyo – Lucy untuk legowo menerima hasil Pilwali Surabaya 2015.

Tapi jika tetap ingin menyoal dana kampanye, Tim Risma – Whisnu siap menunggu laporan tersebut di Panwaslu. Terkait masalah dana kampanye ini, pihaknya meminta Panwaslu bersikap profesional.

“Tunggu hasil audit, cermati hasilnya dan berdasarkan hasil itu. Silakan melakukan tindakan yang patut dalam koridor yang disediakan undang – undang dan aturan lain dari pilkada,” terang alumnus FISIP Universitas Airlangga Surabaya ini.

Sementara, terhadap auditor KPU, Tim Risma – Whisnu minta agar pemeriksaan dana kampanye dua pasangan calon segera dirampungkan. “Jika sudah rampung, KPU bisa mempublikasikan dengan resmi kepada publik,” katanya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini menegaskan, dari hasil audit KPU tersebut, publik akan mengetahui, siapa yang bertindak benar dan prosedural. Sebaliknya, imbuh Adi, juga akan diketahui siapa yang sebenarnya mencari sensasi yang tidak perlu untuk menghindar dari fakta kekalahan telak. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

BKN Trenggalek Dikukuhkan, Gen Z Disiapkan Jadi Penggerak Pelestarian Jaranan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengukuhkan kepengurusan Badan Kebudayaan Nasional (BKN) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Pompa Semangat Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Gondang

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Gondang masa bakti 2026-2031 secara resmi terbentuk ...
EKSEKUTIF

Trenggalek Kembangkan Konservasi Penyu Kili-Kili Berbasis Sains, Gandeng Universitas Brawijaya

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggandeng Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk mengembangkan ...
LEGISLATIF

Kanang Bersama PMI Jatim Salurkan Air Bersih untuk Warga Ngawi Terdampak Kekeringan

NGAWI – Kemarau panjang mulai membuat warga di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi kesulitan mendapatkan air bersih. ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pemerintah Segera Intervensi Karhutla Kalimantan yang Makin Parah

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak Pemerintah segera melakukan intervensi untuk mengatasi kebakaran ...
KRONIK

Kecam Kasus Asusila di Pamekasan, Hj. Ansari PDIP Desak Korban Dikawal hingga Pulih

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengecam keras kasus dugaan kekerasan seksual ...