Kamis
16 Juli 2026 | 2 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Awasi Pembangunan ICU RS Ngudi Waluyo Senilai Rp 27 M, Ini Catatan Banteng Kabupaten Blitar

pdip-jatim-230809-rs-ngudi-waluyo-1

BLITAR – Komisi III DPRD Kabupaten Blitar melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Ngudi Waluyo untuk melihat langsung proses pembangunan ruang ICU 4 lantai yang sedang digarap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho mengatakan, pembangunan ruang ICU 4 lantai di RS. Ngudi Waluyo merupakan proyek dengan anggaran terbesar yang dikerjakan Pemkab Blitar tahun ini.

“Anggaran yang digunakan adalah 27 miliar. Oleh karena itu kami di Komisi III akan terus memantau pengerjaan proyek ini agar hasil pembangunan benar-benar berkualitas,” kata Aryo Nugroho, Rabu (9/8/2023).

Dari hasil sidak yang dilakukan, politisi PDI Perjuangan itu mempunyai beberapa catatan yang harus diperbaiki pelaksana proyek.

Antara lain adalah kelambanan progres pembangunan yang sampai saat ini masih berjalan 9 persen. Sementara jika ditilik dari target selesai pembangunan yaitu bulan Desember, seharusnya bulan ini sudah mencapai 16 persen pembangunan.

Dengan begitu, pihak pelaksana harus mempercepat progres pembangunan agar tidak molor dari target yang telah ditentukan. Sebab, semakin lamban pembangunan maka akan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat yang juga akan terhambat.

“Jumlah orang yang dipekerjakan juga tergolong sedikit jika dibandingkan dengan besar gedung yang akan dibangun, tadi kami hitung jumlah pekerja hanya sekitar 30 orang saja,” sambung Wakabid Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar ini.

Selain itu, dia juga menemukan adanya struktur beton yang keropos atau ditambal ulang dengan mutu material yang kurang bagus. Beberapa tiang juga terlihat miring sehingga terkesan dibangun dengan asal-asalan.

Terkait dengan hal tersebut, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar ini pun meminta kepada pihak pelaksana untuk memperbaiki kualitas bangunan agar saat rampung nantinya dapat berdiri kokoh dan awet serta aman dipergunakan.

“Lebih lanjut nanti terkait dengan kerusakan akan direkomendasikan ke laboratorium untuk dicek, kalau memang perlu dibongkar harus dibongkar dan diperbaiki. Tapi kalau masih kuat bisa dilanjutkan,” ungkapnya.

Aryo Nugroho menegaskan, pihaknya akan terus memantau proses pembangunan ruang ICU 4 lantai di RS. Ngudi Waluyo dan memonitor kualitas serta progresnya supaya dapat selesai tepat waktu tanpa mengesampingkan kualitas bangunan. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mas Dhito: Sastra Saraswati Sewana Yatra Teguhkan Toleransi dan Persatuan di Candi Tegowangi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menghadiri Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026 di Candi Tegowangi dan ...
LEGISLATIF

Saifudin Minta Pengembangan Pariwisata Kota Batu Tak Mengorbankan Kelestarian Alam

Anggota DPRD Jatim Saifudin Zuhri mendorong pengembangan ekowisata berbasis potensi lokal di Kota Batu dengan tetap ...
KRONIK

Regenerasi Ranting PDI Perjuangan di Surabaya Dipastikan Berjalan Bottom-Up

PDI Perjuangan Surabaya memastikan proses regenerasi pengurus ranting berlangsung secara bottom-up dari tingkat ...
LEGISLATIF

Tabroni Dorong Solusi Menyeluruh Pascakebakaran TPA Pakusari

DPRD Jember mendesak Pemkab segera menyiapkan solusi menyeluruh pascakebakaran TPA Pakusari, mulai percepatan PLTSa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...