Rabu
16 September 2026 | 4 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto Nyekar Makam Pak Tjip

pdip-jatim-hasto-dan-whisnu-nyekar

pdip-jatim-hasto-dan-whisnu-nyekarSURABAYA – Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto bersama pasangan Cawali-cawawali Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana nyekar ke makam Ir H Soetjipto di Taman Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Sukolilo, Sabtu (21/11) malam.

Ziarah ke makam tokoh PDI Perjuangan yang juga ayah kandung Whisnu Sakti Buana itu, selain menggelar tahlil, juga berdoa menjelang pelaksanaan coblosan Pilwali Surabaya, 9 Desember 2015.

Seluruh pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, anggota DPRD dari Fraksi PDIP, tim pemenangan dan relawan Risma-Whisnu tampak ikut nyekar ke makam mantan Sekjen PDI Perjuangan yang akrab disapa Pak Tjip tersebut. Mereka berangkat dari Posko Pemenangan Risma-Whisnu, di Jalan Kapuas, sekitar pukul 22.00 WIB.

“Nyekar ke makam tokoh, makam ulama atau orang tua kita yang sudah meninggal adalah tradisi yang biasa dilakukan orang Jawa,” terang Hasto, sebelum menuju TPU Keputih.

Hasto yang tiba di Surabaya sekitar pukul 19.00 WIB itu menjelaskan, kedatangannya di Surabaya untuk memberi support dan membakar semangat para kader PDIP yang akan mengikuti Pilwali Surabaya.

“Bagaimanapun, PDIP harus mampu menjaga tradisi kemenangan di setiap pemilu, pileg, maupun pilkada. Khususnya pilkada di Surabaya, yang jadi barometer politik nasional. Memenangkan Pilkada Surabaya bagian dari menjaga tradisi kemenangan itu,” sambung Hasto.

Sementara Whisnu mengatakan, acara nyekar ke makam orangtuanya sebagai wujud bakti anak terhadap orangtuanya yang sudah meninggal. Terlebih lagi, menjelang Pilwali Surabaya.

“Sebagai anak, sebagai kader PDIP, saya memiliki kewajiban berbakti pada orangtua. Bakti anak ke orangtua itu, kan tidak putus meski sudah meninggal,” katanya.

Cawawali yang juga Ketua DPC PDIP Kota Surabaya ini juga mengatakan, mulai Sabtu malam ini Minggu (22/11/2015) adalah momentum penting sepanjang masa kampanye digelar sejak 28 Oktober lalu.

“Kampanye akan selesai pada 5 Desember mendatang. Dan KPU memberi jatah pada kami untuk menggelar kampanye akbar hari Minggu. Tapi kita sepakat tidak mengambil kesempatan kampanye akbar itu,” ujarnya.

Dia menjelaskan, tim Risma-Whisnu sudah sepakat mengubah metode kampanye pengerahan massa, dengan blusukan menyapa warga secara langsung. Saat berdialog dengan warga itulah, pihaknya akan tahu keluhan warga secara langsung.

“Ada komunikasi dua arah di sini. Tapi jika kita menggelar kampanye akbar. Selain terkesan hura-hura, yang kita dapat hanya janji-janji kampanye,” urai Whisnu.

Sebelum nyekar, Hasto menyempatkan diri mengunjungi salah satu taman yang tidak hanya kesohor di Surabaya dan sekitarnya, tapi sampai mancanegara. Yakni Taman Bungkul, taman yang pernah mendapatkan penghargaan internasional “The 2013 Asian Townscape Award” (ATA) kategori Taman Terbaik se-Asia dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Taman ini diresmikan 21 Maret 2007, dan berdandan lebih maksimal tahun 2010, saat Surabaya dipimpin Tri Rismaharini. Di taman hasil karya kepala daerah dari PDIP itu, Hasto dan rombongan juga menikmati sajian kuliner yang tak kalah fenomenal, ‘rawon kalkulator’. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...