Jumat
30 Oktober 2026 | 3 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bedah Implementasi Bansos, Mbak Tari Gelar Workshop Peningkatan SDM

pdip-jatim-dprd-jatim-240821-hari-putri-lestari-a

JEMBER – Dalam memberikan ruang dan menyelaraskan polemik bantuan sosial (bansos), anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Hari Putri Lestari, menggelar workshop di Aula KUD Sumber Rejeki, Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jumat (13/7/2023)

Kegiatan yang bertema Peningkatan SDM dalam Membedah Problem Implementasi Bantuan Sosial Masyarakat tersebut dihadiri pihak Dinas Sosial Kabupaten Jember serta koordinator PKH. Workshop ini untuk membuka jelas tata cara dan regulasi yang tepat serta memberi edukasi kepada masyarakat luas dalam mendapatkan bantuan.

“Kami sengaja mengajak tokoh masyarakat agar paham tata cara mendapat bantuan sehingga masyarakat yang memang layak mendapat bantuan segera mendapatkan dengan tata cara yang tepat,” ujar Mbak Tari, sapaan akrab Hari Putri Lestari.

Menurutnya, ada beberapa hal permasalahan mendasar hingga masyarakat yang layak mendapat bantuan tidak tersentuh bantuan pemerintah.

“Permasalahannya, yaitu data biasanya pada nama dan alamat. Jika nama biasanya ketika penulisan input data salah huruf, begitu juga dengan alamat. Jadi, hal itu yang mendasari seseorang tidak mendapat bantuan, padahal mereka layak,” terangnya.

“Kami gandeng tiap kepala desa dan operator agar mereview data, agar hal ini tidak terjadi lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak Dinas Sosial Kabupaten Jember yang diwakili Kabag koordinator pelayanan dan rehabilitasi sosial korban bencana, Mohamad Rizi Fajri Maulana, menuturkan, pihaknya berharap peran serta tokoh masyarakat dalam melakukan sosialisasi dan edukasi.

“Maka dari itu, kami sebagai pihak dinas berharap, tokoh masyarakat atau relawan mengedukasi warga penerima manfaat atau yang belum juga diarahkan kepada pihak kami,” ujarnya.

Selain itu, dia juga berharap peran serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan relawan proaktif dalam hal data dan masyarakat sangat perlu kita bantu.

“Kami pihak dinas sosial nanti akan mereview data juga. Jika sudah tidak layak dapat bantuan, kami akan ajukan untuk dihentikan dari pusat,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Tutik Alisa, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Kencong yang juga ikut workshop mengaku sangat senang dan merasa diberikan pengetahuan baru.

“Akhirnya kami jadi jelas masalahnya, yaitu nama dan alamat dengan yang di Kantor Catatan Sipil harus sama,” katanya. (alfian/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...
SEMENTARA ITU...

Lepas 10 Atlet Sambo Bojonegoro ke Kejurprov Jatim 2026, Pembina Incar Tiket Porprov dan PON

BOJONEGORO – Sebanyak 10 atlet olahraga beladiri Sambo asal Kabupaten Bojonegoro resmi diberangkatkan untuk berlaga ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Sengon Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyalurkan 4.000 liter air bersih kepada warga Desa ...
LEGISLATIF

Paguyuban Langen Beksan Blitar Terkendala Gamelan, Guntur Wahono Dorong Bantuan APBD Jatim

BLITAR – Keterbatasan perangkat gamelan masih menjadi kendala bagi sejumlah paguyuban Langen Beksan di Kabupaten ...
KRONIK

Sonny Salurkan 37 Alsintan pada 36 Kelompok Tani Bondowoso

BONDOWOSO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyerahkan bantuan 37 unit alat dan mesin pertanian ...