Minggu
07 Juni 2026 | 4 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bedah Implementasi Bansos, Mbak Tari Gelar Workshop Peningkatan SDM

pdip-jatim-dprd-jatim-240821-hari-putri-lestari-a

JEMBER – Dalam memberikan ruang dan menyelaraskan polemik bantuan sosial (bansos), anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Hari Putri Lestari, menggelar workshop di Aula KUD Sumber Rejeki, Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jumat (13/7/2023)

Kegiatan yang bertema Peningkatan SDM dalam Membedah Problem Implementasi Bantuan Sosial Masyarakat tersebut dihadiri pihak Dinas Sosial Kabupaten Jember serta koordinator PKH. Workshop ini untuk membuka jelas tata cara dan regulasi yang tepat serta memberi edukasi kepada masyarakat luas dalam mendapatkan bantuan.

“Kami sengaja mengajak tokoh masyarakat agar paham tata cara mendapat bantuan sehingga masyarakat yang memang layak mendapat bantuan segera mendapatkan dengan tata cara yang tepat,” ujar Mbak Tari, sapaan akrab Hari Putri Lestari.

Menurutnya, ada beberapa hal permasalahan mendasar hingga masyarakat yang layak mendapat bantuan tidak tersentuh bantuan pemerintah.

“Permasalahannya, yaitu data biasanya pada nama dan alamat. Jika nama biasanya ketika penulisan input data salah huruf, begitu juga dengan alamat. Jadi, hal itu yang mendasari seseorang tidak mendapat bantuan, padahal mereka layak,” terangnya.

“Kami gandeng tiap kepala desa dan operator agar mereview data, agar hal ini tidak terjadi lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak Dinas Sosial Kabupaten Jember yang diwakili Kabag koordinator pelayanan dan rehabilitasi sosial korban bencana, Mohamad Rizi Fajri Maulana, menuturkan, pihaknya berharap peran serta tokoh masyarakat dalam melakukan sosialisasi dan edukasi.

“Maka dari itu, kami sebagai pihak dinas berharap, tokoh masyarakat atau relawan mengedukasi warga penerima manfaat atau yang belum juga diarahkan kepada pihak kami,” ujarnya.

Selain itu, dia juga berharap peran serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan relawan proaktif dalam hal data dan masyarakat sangat perlu kita bantu.

“Kami pihak dinas sosial nanti akan mereview data juga. Jika sudah tidak layak dapat bantuan, kami akan ajukan untuk dihentikan dari pusat,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Tutik Alisa, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Kencong yang juga ikut workshop mengaku sangat senang dan merasa diberikan pengetahuan baru.

“Akhirnya kami jadi jelas masalahnya, yaitu nama dan alamat dengan yang di Kantor Catatan Sipil harus sama,” katanya. (alfian/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, PDIP Kabupaten Blitar Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Kerja Kerakyatan

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Hari Lahir Bung Karno dengan doa bersama dan tumpengan. ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan

DPC PDI Perjuangan Bondowoso menyalurkan bantuan air bersih dan sembako kepada warga terdampak kekeringan di 13 ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Bimtek Medsos bagi Kader di Tingkat Kecamatan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar bimbingan teknis (bimtek) media sosial (medsos) di ...
LEGISLATIF

Setumpuk Beban Administrasi Pemdes, Diana Sasa Tekankan Pendampingan dan Kesiapan Infrastruktur Digital Desa

MAGETAN – Anggota DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa meminta pemerintah memastikan kesiapan pendampingan dan ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Penguatan Regulasi Disabilitas untuk Menjamin Hak Kelompok Rentan

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan regulasi perlindungan penyandang ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Soroti Banyak Perda Belum Efektif, DPRD Jatim Dorong Evaluasi Menyeluruh

Ketua Bapemperda DPRD Jawa Timur Yordan M. Batara Goa mendorong evaluasi menyeluruh terhadap perda yang telah ...