Selasa
27 Oktober 2026 | 12 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Nganjuk Dorong Petani Efisien Gunakan Pupuk Subsidi, Transisi ke Pupuk Organik

3c971b9316f2b11e9b1c7e8f9b9f17d4_copy_1022x576

NGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan pihak-pihak terkait bidang pertanian duduk bersama mencari solusi perihal keterbatasan kuota pupuk bersubsidi.

Hal itu dilakukan dalam acara Sosialisasi Pengelolaan Pupuk Bersubsidi Tahun 2023 Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kacamatan Sukomoro, Selasa (4/7/2023).

Acara digelar Dinas Pertanian  Nganjuk dihadiri gabungan kelompok tani, distributor dan kios pupuk, penyuluh pertanian, dan anggota DPR RI Komisi IV, Mindo Sianipar.

Bupati Marhaen Djumadi dalam pengarahannya menyampaikan, ada beberapa langkah yang harus dilakukan bersama untuk mengurai berbagai persoalan pertanian di Nganjuk.

“Untuk kebutuhan pupuk bersubsidi, kita jangan bosan-bosan minta tambahan kuota,” katanya.

Berikutnya, lanjut Bupati Marhaen, organisasi atau kelompok-kelompok tani mulai berfikir untuk membuat pupuk cair, melalui koperasi-koperasi tani.

“Silakan bikin pupuk cair atau pupuk padat, dibangun dengan bentuk koperasi. Nanti petani beli ke koperasi. Petani saat ini jangan jadi konsumen, semua harus jadi produsen,” tandasnya.

Lebih lanjut, Kang Marhaen ingin petani Nganjuk nantinya mampu menghasilkan beras sehat. Tentunya, dengan penggunaan pupuk organik.

“Warga Nganjuk nanti harus makan beras sehat asli Nganjuk. Yang penting tadi biaya operasionalnya sedikit, tapi untungnya banyak. Koperasinya harus jalan dan semangatnya harus semangat gotong-royong,” pungkas Bupati Marhaen.

Baca juga: Erma Susanti Dorong Pemerintah Beri Insentif Petani Pengguna Pupuk Organik

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Muslim, mengatakan, pihaknya terus menggenjot sosialisasi pengolahan pupuk organik sebagai solusi keterbatasan pupuk bersubsidi.

Apalagi, pupuk organik terbukti mampu meningkatkan hasil panen 10 hingga 11 ton per hektar.

Muslim menambahkan, sosialisasi serupa akan dilaksanakan bergelombang di sejumlah kecamatan hingga 20 Juli. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...