Minggu
01 November 2026 | 1 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

TPA Ngipik Gresik Olah Sampah Jadi Briket, Sukses Diujicoba Untuk Bahan Bakar Produksi Tahu

IMG-20230607-WA0049_copy_900x507

Per 2,5 ton sampah jadi 100 kilogram briket. Berpotensi jadi bahan bakar alternatif pengganti kayu bakar bagi UMKM.

GRESIK – Pengolahan sampah di TPA Ngipik menggunakan mesin Refused Derived Fuel (RDF) akhirnya bisa dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pasalnya, sampah yang sudah diproses dengan RDF berhasil diolah sebagai sumber energi bahan bakar alternatif berupa briket. Dalam waktu satu jam berhasil memproduksi 100 kilogram (kg) briket.

“Briket ini bisa menjadi bahan bakar industri rumahan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat peluncuran mesin RDF di TPA Ngipik.

Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu menyebutkan, mesin RDF dipilih sebagai senjata utama pengolahan sampah di TPA Ngipik. Nantinya juga digunakan di tempat lain yang saat ini masih proses pembangunan.

“Momen hari lingkungan hidup sedunia ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik mampu tampil apik dalam menangani sampah dengan cara diolah secara modern,” ujarnya.

Gus Yani menyebutkan, mesin RDF mampu mengolah 2,5 ton sampah per jam. Dan mampu menghasilkan briket sebanyak 100 kg per jam.

Tidak itu saja, briket yang telah jadi langsung diujicobakan di beberapa UMKM. Contohnya di UMKM yang ada di Menganti.

“Kemarin saya saksikan langsung ke pabrik tahu di Menganti, briket ini sangat berpotensi menggantikan kebutuhan kayu bakar disana. Mesin RDF ini terbukti memberikan dampak positif dalam peningkatan UMKM di Gresik,” imbuhnya.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyatakan jika partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Untuk itu, DLH Gresik telah membagikan 30 container box sampah di beberapa desa dan kelurahan.

Harapannya, ini akan menjadi langkah awal dalam menciptakan disiplin buang sampah pada tempatnya dimulai dari tingkat desa.

“Maka nanti sampah yang sudah dikumpulkan di TPS akan mudah diangkut ke TPA. Sehingga bisa cepat dipilah dan diproses,” pungkasnya.

Diketahui, pada peluncuran mesin RDF ini, dihadiri Kepala DLH Gresik Sri Subaidah, Kepala Dinas PMD Abu Hasan, Kepala Dinas Sosial Ummi Khoiroh, Kepala Dinas Kesehatan Mukhibatul Khusnah, Kepala Diskoperindag Malahatul Fardah.

Berikutnya Camat Gresik, Lurah Kecamatan Kebomas, Manyar, Gresik, para pelaku UMKM sekitar, Vice President PT Petrokimia Gresik, perwakilan PT. Freeport, Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi), dan REI Gresik. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...