Rabu
26 Agustus 2026 | 11 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sapa Komite Sekolah, Bupati Fauzi Ingatkan Pendidikan Budi Pekerti

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-19052023

SUMENEP – Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) menggelar silaturrahim dan diskusi bersama komite sekolah se-Kabupaten Sumenep di Pendopo Keraton Sumenep, Jumat (19/5/2023).

Kegiatan yang bertajuk “Sapa Komite Bupati dan DPKS” itu dimeriahkan penampilan dari siswa-siswa SD, seperti musik klenengan, tari kreasi, pantomime, dan nyanyian lagu daerah. Ratusan peserta yang hadir tampak antusias menyaksikan penampilan para siswa SD tersebut.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengatakan penampilan para siswa dengan kesenian tradisional tersebut merupakan komitmen pihaknya untuk melestarikan dan menenamkan rasa cinta budaya sejak dini.

Dengan cinta budaya, tambah Bupati Fauzi, para siswa diharapkan dapat memiliki karakter pribadi dengan budaya lokal.

“Yang tidak boleh diabaikan adalah pendidikan budi pekerti. Siswa harus dilatih bagaimana menghormati orang tua, menghormati guru, dan menghargai sesama. Dengan pendidikan budi pekerti ini, ilmu yang mereka dapatkan insyaa Allah akan bermanfaat,” ujarnya.

Perkembangan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan. Selain siswa bisa mengakses informasi secara mandiri, kecakapan dan kemampuan guru harus mampu menyesuaikan dengan pola dan karakter kurikulum yang baru.

Karena itu, kata Bupati Fauzi, komite sekolah memiliki peran penting sebagai mitra sekolah. Komite sekolah harus menjadi bagian dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Komite sekolah memiliki peranan penting untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Sumenep. Komite sekolah merupakan lembaga pemberi pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di satuan pendidikan,” ujarnya.

“Komite harus menjadi mitra strategis dari sekolah untuk memajukan dan meningatkan mutu pendidikan. Kalau pendidikan sudah maju, IPM naik, maka kesejahteraan akan mudah diwujudkan,” tutur pria yang menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu.

Sementara itu, Ketua DPKS, Mulyadi, mengatakan komite sekolah sebagai lembaga pendukung, baik yang berwujud finansial, pemikiran, maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan, memiliki kontribusi besar untuk pelayanan mutu pendidikan.

“Di Kabupaten Sumenep memiliki lebih dari 1500 sekolah, baik dari tingkat PAUD, SD, dan SMP. Masing-masing lembaga sekolah pasti memiliki komite sekolah. Maka, hal ini butuh diorganisir sehingga nantinya masing-masing kecamatan ada forum komite,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Perkuat Mutu Pendidikan, Banyuwangi Kolaborasi dengan Dunia Usaha

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat kualitas pendidikan melalui kolaborasi ...
KRONIK

Endog-Endogan, Tradisi Maulid Nabi di Desa Kembiritan Banyuwangi

BANYUWANGI – Tradisi Endog-endogan di Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, kembali digelar untuk ...
PEREMPUAN

Susy Cecilia: Kesederhanaan Fatmawati Adalah Spirit Perempuan Indonesia

ADA sesuatu yang sederhana tetapi sangat besar maknanya ketika nama Fatmawati Soekarno kembali disebut. Bukan ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Kukuhkan Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Campurdarat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
KABAR CABANG

Data Desil Tak Sesuai Realita, Warga Lumajang Bisa Lapor ke Kantor DPC atau Gedung DPRD

LUMAJANG – Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang merespon adanya keluhan masyarakat terkait data Desil yang dinilai ...
LEGISLATIF

Puan: DPR Siap Terima Aspirasi Massa Peserta Demo 27 Agustus

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan DPR terbuka menerima aspirasi masyarakat yang akan disampaikan ...