Selasa
06 Oktober 2026 | 4 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Maharani Soroti Kekerasan Seksual yang Dilakukan Tenaga Medis

pdip-jatim-250131-pm

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kekerasan seksual yang diduga dilakukan tenaga medis, khususnya dokter. Dia minta aparat penegak hukum bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bertindak cepat, transparan, dan tegas dalam menangani kasus tersebut.

“Ini adalah tindakan yang sangat tidak manusiawi, apalagi dilakukan oleh tenaga medis yang seharusnya menjadi pelindung dan pemberi rasa aman bagi pasien. Tidak boleh ada toleransi terhadap praktik kejahatan seksual di fasilitas layanan kesehatan,” tegas Puan dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Jumat (18/4/2025).

Dia menekankan, ruang periksa dokter, khususnya dokter kandungan, harus menjadi tempat aman dan terlindungi, terutama bagi perempuan. Puan minta Kemenkes mengevaluasi mekanisme pengawasan praktik dokter serta sistem perlindungan pasien di seluruh Indonesia.

“Kasus ini adalah alarm keras bagi sistem pengawasan tenaga kesehatan. Pemerintah harus menjamin bahwa setiap warga negara, terutama perempuan, bisa mendapatkan layanan kesehatan yang aman, bermartabat, dan bebas dari pelecehan,” ujar Puan.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini juga mendorong kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan hukuman setimpal jika pelaku terbukti bersalah. “Aparat penegak hukum juga harus menelusuri kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor karena trauma atau tekanan,” tuturnya.

Puan pun mengajak semua elemen bangsa dan seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak lelah dalam memerangi kekerasan seksual yang telah menjadi fenomena gunung es di Indonesia.

“Setiap hari kita mendengar, membaca berita atau informasi, dan mungkin bahkan mengetahui langsung soal kasus kekerasan seksual yang memilukan dan mengiris hati. Kasus kekerasan seksual di Indonesia yang terus menggunung ini menjadi PR kita bersama,” ujar Puan.

Seperti diketahui, masyarakat kembali dibuat geram dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dokter spesialis kandungan berinisial MSF di Garut.

Pencabulan yang diduga dilakukan dokter MSF ini terungkap usai video yang memperlihatkan detik-detik saat MSF melakukan dugaan pencabulan tersebar di media sosial.

MSF diduga melakukan pelecehan seksual saat melakukan praktik pemeriksaan ultrasonografi (USG) kepada korbannya. Dalam kasus ini, sudah ada 2 orang korban yang melapor dan pelaku telah ditangkap polisi.

Dari penelusuran, peristiwa yang viral di media sosial itu terjadi pada tahun 2024. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Kekeringan di Dusun Tempur, Sanusi Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako

MALANG – Kekeringan mulai menyulitkan warga Dusun Tempur, Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Sumur ...
KRONIK

Buka Pekan Literasi SMAN 1, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Bangun Karakter Lewat Membaca

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong generasi muda untuk menjadikan literasi sebagai bagian ...
LEGISLATIF

Martin Hamonangan: Raperda Transportasi Publik Jatim Harus Jamin Keadilan Akses

SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur menilai transportasi publik tidak cukup hanya terhubung antar-moda. Sistem ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Penurunan Stunting Dihitung dari Angka Riil, Bukan Persentase

KEDIRI – Bupati Hanindhito Himawan Pramana meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri tidak sekadar melihat ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Siapkan Raperda Jaminan Pesangon dan Jaminan Sosial untuk Perkuat Perlindungan Buruh

SURABAYA – Komisi E DPRD Jawa Timur menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Jaminan Pesangon dan Jaminan ...
KRONIK

Merah, Alun-Alun, dan Prediksi Widarto

JEMBER – Warna merah menjadi salah satu keyakinan Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, ketika menyaksikan laga ...