Selasa
03 November 2026 | 8 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Andreas Ajak Komunitas Tionghoa Malang Raya Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Anak Bangsa

pdip-jatim-230504-halalbihalal-kebangsaan-1

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Eddy Susetyo menghadiri kegiatan Halal Bihalal Kebangsaan yang digelar DPD PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) Malang Raya dan PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia).

Andreas mengapresiasi sekaligus bangga dengan penyelengaraan kegiatan halal bihalal yang diinisiasi komunitas Tionghoa di Malang Raya bertempat di Hotel Tychi Kota Malang, pada Minggu (30/4/2023) tersebut.

“Halal Bihalal Kebangsaan dihadiri jajaran Forkopimda dan ratusan perwakilan dari berbagai agama, elemen, komponen dan organisasi masyarakat ini sangat bagus,” ungkap Andreas Eddy Susetyo, dalam keterangan tertulisnya di Malang, kemarin.

“Dan, pasti dapat semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan seluruh anak bangsa di Bumi Arema tercinta,” lanjutnya.

Anggota Komisi XI DPR RI dari Dapil Malang Raya itu menambahkan, kegiatan halal bihalal ini memiliki nilai tersendiri. Sebab kegiatan ini diwarnai dengan Deklarasi Persatuan dan Kerukunan Umat Beragama Berdasarkan Pancasila.

Deklarasi Persatuan dan Kerukunan Umat Beragama Berdasarkan Pancasila dibacakan oleh Ketua DPD PITI Malang Raya dan Ketua PSMTI Malang Kota Dr. dr. H. Sugiharta Tandya Sp.PK., didampingi perwakilan tokoh lintas agama.

“Deklarasi ini sekaligus dapat terus memperteguh semangat menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama dilandasi semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai perwujudan persatuan dan kesatuan bangsa serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Disamping itu, tema yang diangkat dalam kegiatan Halal Bihalal Kebangsaan kali ini sangat tepat dengan kondisi kebangsaan saat ini, yaitu Penegasan Jati Diri Bangsa.

“Sehingga,kita semua sebagai anak bangsa selalu melaksanakan jati diri masyarakat Indonesia yang penuh dengan toleransi beragama dan tidak membedakan agama, suku dan ras. Pedomannya adalah UUD 1945 dan dasar negara Pancasila sebagai perekat dalam seluruh sendi kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara,” imbuh Andreas. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...