Rabu
21 Oktober 2026 | 12 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses, Supriyanto Banjir Aspirasi Mulai Lingkungan hingga PKL

IMG-20230414-WA0006_copy_600x338

KOTA PROBOLINGGO – Jeda masa persidangan (reses) tahap II Tahun 2023 dimanfaatkan Legislator Banteng Kota Probolinggo, Supriyanto untuk menyerap aspirasi masyarakat. Sejumlah persoalan ia tampung seperti taman kota hingga persoalan keamanan.

Reses pada Kamis (13/4/2023) digelar di Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan. Puluhan warga, sore itu memadati lokasi yang digelar secara sederhana namun identik dengan warna merah khas PDI Perjuangan.

Kepada warga, Supriyanto menegaskan reses bagian dari tugas pokok dan fungsinya sebagai legislator. Pihaknya pun mempersilahkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi yang menjadi persoalan selama ini.

“Reses bagian dari amanat undang-undang, maka dari itu silahkan bapak ibu sekalian menyampaikan aspirasi yang selama ini menjadi persoalan,” jelasnya.

Beberapa persoalan menjadi perhatian, lingkungan misalnya, seperti halnya disampaikan Saiful warga setempat. Pihaknya mempersoalkan Kota Probolinggo yang sempat dijuluki sebagai kota seribu taman seolah minim perhatian.

“Kota Probolinggo dikenal sebagai kota seribu taman, namun sekarang minim perhatian. Atas hal itu, saya berharap persoalan ini bisa dikawal sehingga taman Kota Probolinggo menjadi lebih hidup,” jelas Saiful.

Sebagai aktivis lingkungan hidup, ia berharap ada perhatian lebih agar kelestarian lingkungan dan alam Kota Probolinggo lebih hidup. Lewat reses, ia berharap menjadi perhatian.

Selain itu, persoalan keamanan juga menjadi perhatian. Sebab, akhir-akhir ini tawuran kerap terjadi di Kota Probolinggo.

Supriyanto pun menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Pihaknya akan membawa aspirasi untuk disampaikan di komisi masing-masing.

“Memang Kota Probolinggo dikenal sebagai seribu taman, oleh karena itu persoalan ini tentu akan kita sampaikan dengan stakeholder terkait,” jelas Supriyanto.

Termasuk persoalan keamanan, pihaknya akan menggelar koordinasi melalui rapat dengar pendapat. Tentunya dengan komisi yang membidangi maupun instansi terkait.

Selain itu, Supriyanto juga dibanjiri aspirasi lainnya. Seperti penataan PKL di Alun-alun Kota Probolinggo yang dinilai belum sepenuhnya memberikan warga untuk akses berdagang.

Usai reses, Supriyanto juga memberikan paket sembako kepada masyarakat. Dengan harapan, bisa sedikit memberikan keringanan menjelang Lebaran. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...