Minggu
01 November 2026 | 6 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Percepat Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Wabup Probolinggo Luncurkan BUS PATAS

pdip-jatim-eksekutif-190323-timbul-prihanjoko

KABUPATEN PROBOLINGGO – Wakil Bupati Probolinggo meluncurkan program bertajuk BUS PATAS untuk melakukan percepatan penanangan kemiskinan ekstrem, stunting dan pendidikan di daerahnya.

Acara dilaksanakan di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (17/3/2023) sore.

BUS PATAS yakni  singkatan dari Satgas Program Bersama Untuk Sinergi Empat Tas. Empat Tas itu sendiri adalah  loyalitas, kualitas, efektifitas dan tuntas.

Program ini untuk memperkuat sinergi antar sektor terhadap pembangunan daerah berfokus pada kemiskinan ekstrem, stunting, dan pendidikan.

Komitmen bersama BUS PATAS ditandatangani oleh Wabup Probolinggo HA Timbul Prihanjoko, Sekdakab Ugas Irwanto beserta seluruh Forkopimda Kabupaten Probolinggo di hadapan ratusan perwakilan dari masing-masing organisasi perangkat daerah.

Wabup Timbul Prihanjoko berharap, program BUS PATAS mampu menciptakan kondisi kerja yang fokus pada prioritas yang diberikan.

“Setidaknya pada 2023 ini, sudah melihat hasilnya. Masalah pendidikan dan kemiskinan tentu tidak mudah, tapi mudah-mudahan dengan percepatan BUS PATAS bisa menyelesaikannya,” harap Wakil Bupati dari PDI Perjuangan ini.

Sekda Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto selaku penggagas program BUS PATAS mengatakan, sudah saatnya seluruh OPD dan lintas sektor di Kabupaten Probolinggo bersatu dan bersinergi.

Sehingga tujuan pembangunan daerah, khususnya pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) dapat tercapai. Sesuai dengan harapan bersama, yakni rakyat sejahtera.

“Dengan kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten (Probolinggo) yang terbatas, kita tidak bisa begitu saja bekerja sendiri, jika hanya soal tekad belaka. Kita harus dengan kekuatan penuh, motivasi yang tinggi, Bismillah akan tercapai,” ujarnya.

Ugas menambahkan, program tersebut diimplementasikan lewat satuan gugus tugas (Satgas) hingga ke tingkat desa. Mengintegrasikan semua data. Kemudian progres pekerjaan yang dilakukan dapat dinilai. Memudahkan dan mencari solusi ketika muncul masalah.

Selain itu, Sekda Kabupaten Probolinggo menjabarkan tiga program yang akan menjadi prioritas Satgas BUS PATAS. Masalah kesehatan meliputi gangguan pertumbuhan (stunting), angka kematian ibu dan bayi. Kedua, isu kesejahteraan sosial yang fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Dan ketiga, masalah pendidikan, dengan fokus pada rata-rata lama sekolah, harapan lama sekolah dan anakputus sekolah,” jelasnya. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...