Sabtu
24 Oktober 2026 | 3 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bambang DH dan Kemenperin Gelar Seminar untuk IKM Fashion

IMG-20230223-WA0025-1068x801_copy_900x507

SIDOARJO – Pola pikir kreatif, inovatif dan mandiri menjadi bekal utama wirausaha baru (WUB) untuk memenangkan pasar.

Hal tersebut dikupas tuntas dalam seminar pengembangan IKM Fashion Sidoarjo, hasil sinergi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan anggota Komisi VII DPR RI, Bambang DH di Fave Hotel Sidoarjo, Kamis (23/2/2023).

“Saya berharap pada peserta seminar ini pada akhirnya menjadi wirausaha yang mandiri dan dapat menjadi pioner untuk maju dan berkembang dalam usahanya,” ujar Pejabat Fungsional Perencana Ahli Madya, Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah dan Aneka, Kemenperin, Dr Ciska Farida Ariany, S.Sit, M.Si. yang bergabung dalam acara tersebut via zoom.

Sementara, Anggota DPR RI Bambang DH mengatakan, kemandirian pelaku usaha bisa diwujudkan dengan terus melakukan inovasi dan kreasi.

“Fashion adalah salah satu sektor yang perkembangan gaya dan trennya berubah cepat. Di sini kreativitas dan inovasi pelaku IKM menjadi salah satu kunci agar tetap bertahan di tengah persaingan,” ujarnya.

Dia berharap, rangkaian kegiatan seminar yang digelar Kemenperin bersama DPR RI di Surabaya dan Sidoarjo sejak awal pekan kemarin memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Tak hanya dapat ilmu, tapi juga bisa saling berbagi pengalaman dan jaringan,” tuturnya.

Sementara dalam sambutannya, Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Sidoarjo, Widiyanto Basuki membenarkan, sektor fashion selalu berubah dan hal ini menjadi tantangan bagi pelakunya.

“Jadi perlu diketahui fashion itu selalu berubah, bisa saja dalam hitungan menit, sehingga dibutuhkan inovasi dan kreativitas yang kuat,” kata Basuki.

Seminar kali ini dihadiri sekitar 120 peserta calon wirausaha baru di Sidoarjo. Ada dua narasumber yang memberikan materi tentang pola pikir yang harus dimiliki para wirausaha.

“Dalam mengembangkan bisnis, para wirausaha harus memperhatikan kualitas, kepuasan konsumen dan efisiensi biaya yang keluar tetapi meningkatkan profit keuntungan,” jelas Nirwana, salah satu narasumber.

Sementara, para peserta mengatakan seminar ini memberikan banyak manfaat dalam menjalankan bisnis.

“Melalui seminar ini banyak manfaat dan pengetahuan baru yang saya dapatkan dalam menjalankan bisnis fashion saya. Harapannya untuk kedepannya kami yang menjalankan bisnis fashion ini dapat berjalan lancar dengan menerapkan pengetahuan yang kami dapatkan hari ini,” ujar Dony salah satu peserta.(ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...
KRONIK

IMM Tagih Solusi Darurat Pendidikan Jember, DPRD Bidik 23 Ribu Anak Tak Sekolah

JEMBER – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelesaikan persoalan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...
KRONIK

Makanan Diantar ke Rumah Lansia Miskin Tiap Pagi, Rantang Kasih Terus Lanjut

BANYUWANGI – Setiap pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Elok Susanti datang mengantarkan makanan ke rumah Sahani (67), ...
EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...
EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...