Jumat
10 Juli 2026 | 7 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri bersama PWI Ponorogo Nobar dan Diskusi Film “Silat Tani”

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-10022023

PONOROGO – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ponorogo bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2023 dengan nonton bareng (nobar) dan diskusi film “Silat Tani” di Expotorium UMPO, Kamis (9/2/2023).

Hadir dalam acara tersebut di antaranya, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko; Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita; Dekan FISIP UMPO, Ayub Dwi Anggoro, dan petani milenial, Suliono Adhi Firma.

Selain itu, hadir sebagai narasumber, yakni anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Johan Budi; Komisioner KPI Pusat, Nuning Rodiah; dan Kepala Dispertahankan Ponorogo, Masun.

Bupati Sugiri mengapresiasi PWI Ponorogo yang turut peduli akan kesejahteraan petani. Menurutya, film “Silat Tani” yang fokus di bidang pertanian menghadirkan tantangan tersendiri dalam mensejahterakan petani.

“Selamat Hari Pers Nasional. PWI telah membawa acara yang keren banget. Terima kasih,” ujar Bupati Sugiri.

Tak hanya itu, politisi PDI Perjuangan itu juga memuji film “Silat Tani”. Pihaknya juga sedang mengupayakan berbagai cara bagaimana petani di Ponorogo menjadi sejahtera.

“Bagaimana lahan sawah tidak alih fungsi dan menyusut. Kami lakukan pergerakan lahan sawah tadah hujan, ada sumur dalam setiap radius 20 hektar,” jelasnya.

“Kalau harga jatuh, pupuk sulit gimana? Kita jawab dengan model agrosolusi. Di situ terkoloni menjadi satu. Ada offtaker, petani, pemodal, dan sebagainya. Jadi, ketika nanam awal petani sudah merencanakan masa depan,” lanjutnya.

Maka dari itu, pihaknya mengaku akan melaksanakan model agrosolusi secara konsisten, namun pelan-pelan sehingga bia diduplikasi ke banyak hal.

Sementara itu, Ketua PWI Ponorogo, Siti Noor Ainie, mengaku bangga atas terselenggarakannya acara yang diikuti oleh ratusan pelajar setingkat SMA tersebut.

“Keikutsertaan peserta kali ini sungguh di luar dugaan. Karena persiapan acara ini juga mepet,” ucapnya usai kegiatan.

Film “Silat Tani” yang disutradarai Dandhy Laksono dan Farid Gaban, menceritakan tentang perjuangan petani melawan sistem. Untuk menanggapi film itu, maka diadakan diskusi dengan meghadirkan narasumber baik secara langsung maupun via zoom.

Selain nobar dan diskusi film, juga diadakan Gelar Pasar Pangan Murah dan bazar UMKM di tempat yang sama. Di akhir acara pun dilakukan pengumuman pemenang lomba esai dan video citizen jurnalis tingkat SMA. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bantu 7.380 Siswa Keluarga Prasejahtera, Eri: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 7.380 siswa dari keluarga desil 1 hingga 5 untuk memastikan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Lumajang dan FKUB Perkuat Kolaborasi, Rawat Kerukunan demi Stabilitas Daerah

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Rutin Gelar Dapur Umum Gotong Royong Setiap Tanggal 10

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar rutin menggelar Dapur Umum Gotong Royong setiap tanggal 10 sebagai aksi sosial untuk ...
LEGISLATIF

Eko Herdiyanto Kawal Pembaruan Data Bansos di Kota Malang agar Tepat Sasaran

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Eko Herdiyanto akan mengawal pembaruan data bansos dan mendorong verifikasi ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Madiun Soroti Membengkaknya SiLPA di Tengah Efisiensi Anggaran

MADIUN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menanyakan membengkaknya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) ...
HEADLINE

Terima Grand Collar Timor-Leste, Megawati: Persahabatan Indonesia-Timor-Leste Harus Terus Terjaga Lintas Generasi

Megawati Soekarnoputri menerima penghargaan tertinggi Timor-Leste dan menegaskan Grand Collar menjadi simbol ...