Rabu
09 September 2026 | 3 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Layani Masyarakat Lewat “Makaryo Neng Deso”, Bupati Trenggalek Boyong Seluruh OPD ke Desa

pdip-jatim-230112-gus-ipin-1

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin membuat terobosan baru untuk melayani masyarakat secara prima. Program anyar itu, yakni “Makaryo Neng Deso”.

Terobosan gila di bidang layanan tersebut, dengan membawa semua layanan yang ada ke desa. “Makaryo Neng Deso” dicanangkan Arifin pada Rabu (1/11/2023).

Meski semua layanan diboyong ke desa, bupati muda yang akrab disapa Gus Ipin itu menyatakan tidak mengganggu layanan yang ada. Sebab, hanya sekitar 40% yang diturunkan di desa dan sisanya tetap menjalankan pelayanan kantor seperti biasa.

Menurutnya, apa yang dilakukan ini semata-mata untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Berbagai upaya dan inovasi telah dilakukan untuk melayani masyarakat secara prima, seperti melauncing cafe pelayanan publik tahun 2022 lalu.

Arifin mengatakan, dengan mendekatkan layanan (bekerja di desa) akan lebih aspiratif. Pasalnya bisa melihat dan mendengar langsung kondisi riil yang ada.

Dengan demikian, diharapkan arah kebijakan dan anggaran pemerintah nantinya bisa benar-benar aspiratif masyarakat.

“Makaryo di desa tujuannya mendekatkan pelayanan ke desa. Saya pernah ngantor di desa tapi kapasitasnya tidak sebesar ini. Saya membawa OPD untuk memberikan pelayanan,” kata Arifin, saat di Desa Bogoran, Kecamatan Kampak.

“Tadi bisa kita lihat ada yang mengurus NIB, sertifikasi halal kemudian ini itu, sampai dengan BUMD menyalurkan kredit, kemudian Solar Cell My Pertamina dan sekarang ini evaluasi jalan,” bebernya.

Saat di Karangrejo, sambungnya, dia bersama petani-petani mencari solusi bagaimana menangani masalah hama, kekurangan pupuk dan lainnya.

“Kemudian kita juga mengantar KIS ke rumah warga miskin yang selama ini belum punya KIS. Kita mengantarkan ke rumah door to door,” ungkap bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut.

Selain itu pelayanan dukcapil juga ada. Jadi hampir semua pelayanan yang ada di Kabupaten bisa diakses di tingkat desa.

“Ini nanti akan digelar setiap hari Rabu. Jumat pagi kita evaluasi. Kemudian sonjo pendopo di Kabupaten Trenggalek kembali saya buka, namun waktunya Jumat pagi. Mulai jam 9 sampai menjelang Shalat Jumat,” jelas dia. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Aset Rp124 M Kembali ke Pemkot, Eri Siapkan untuk Ekonomi Kerakyatan dan Fasilitas Publik

SURABAYA – Pemkot Surabaya kembali mengamankan aset lahan seluas 96.932 meter persegi di Kelurahan Jeruk, Kecamatan ...
LEGISLATIF

Romy Soekarno Dorong AI Merah Putih untuk Jaga Kedaulatan Data Nasional

JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong pemerintah mengembangkan gagasan “AI Merah Putih” ...
LEGISLATIF

Puan: DPR Siap Dukung Tambahan Anggaran Mitigasi Bencana, Manfaat Harus Lebih Baik

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan DPR siap mendukung penambahan anggaran untuk mitigasi dan ...
KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...