Sabtu
31 Oktober 2026 | 9 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Layani Masyarakat Lewat “Makaryo Neng Deso”, Bupati Trenggalek Boyong Seluruh OPD ke Desa

pdip-jatim-230112-gus-ipin-1

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin membuat terobosan baru untuk melayani masyarakat secara prima. Program anyar itu, yakni “Makaryo Neng Deso”.

Terobosan gila di bidang layanan tersebut, dengan membawa semua layanan yang ada ke desa. “Makaryo Neng Deso” dicanangkan Arifin pada Rabu (1/11/2023).

Meski semua layanan diboyong ke desa, bupati muda yang akrab disapa Gus Ipin itu menyatakan tidak mengganggu layanan yang ada. Sebab, hanya sekitar 40% yang diturunkan di desa dan sisanya tetap menjalankan pelayanan kantor seperti biasa.

Menurutnya, apa yang dilakukan ini semata-mata untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Berbagai upaya dan inovasi telah dilakukan untuk melayani masyarakat secara prima, seperti melauncing cafe pelayanan publik tahun 2022 lalu.

Arifin mengatakan, dengan mendekatkan layanan (bekerja di desa) akan lebih aspiratif. Pasalnya bisa melihat dan mendengar langsung kondisi riil yang ada.

Dengan demikian, diharapkan arah kebijakan dan anggaran pemerintah nantinya bisa benar-benar aspiratif masyarakat.

“Makaryo di desa tujuannya mendekatkan pelayanan ke desa. Saya pernah ngantor di desa tapi kapasitasnya tidak sebesar ini. Saya membawa OPD untuk memberikan pelayanan,” kata Arifin, saat di Desa Bogoran, Kecamatan Kampak.

“Tadi bisa kita lihat ada yang mengurus NIB, sertifikasi halal kemudian ini itu, sampai dengan BUMD menyalurkan kredit, kemudian Solar Cell My Pertamina dan sekarang ini evaluasi jalan,” bebernya.

Saat di Karangrejo, sambungnya, dia bersama petani-petani mencari solusi bagaimana menangani masalah hama, kekurangan pupuk dan lainnya.

“Kemudian kita juga mengantar KIS ke rumah warga miskin yang selama ini belum punya KIS. Kita mengantarkan ke rumah door to door,” ungkap bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut.

Selain itu pelayanan dukcapil juga ada. Jadi hampir semua pelayanan yang ada di Kabupaten bisa diakses di tingkat desa.

“Ini nanti akan digelar setiap hari Rabu. Jumat pagi kita evaluasi. Kemudian sonjo pendopo di Kabupaten Trenggalek kembali saya buka, namun waktunya Jumat pagi. Mulai jam 9 sampai menjelang Shalat Jumat,” jelas dia. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...